Waspada! Kasus Campak Dari Luar Negeri Muncul Lagi, Petugas Bandara Jadi Prioritas Vaksinasi
INFOLABMED.COM - Hong Kong kembali mencatat satu kasus impor penyakit campak.
Pasien tersebut adalah seorang pramugari berusia 31 tahun yang memiliki riwayat kesehatan baik sebelumnya.
Kondisi pasien saat ini dilaporkan ringan dan stabil, serta masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Berdasarkan investigasi awal oleh Pusat Perlindungan Kesehatan (CHP), kasus ini tidak memiliki riwayat kontak dengan kasus campak lokal atau impor yang pernah tercatat sebelumnya di Hong Kong.
Selain itu, kasus ini juga tidak terkait dengan kelompok kasus campak yang sebelumnya terdeteksi di bandara.
Penyelidikan epidemiologi oleh CHP menunjukkan bahwa pasien sempat melakukan perjalanan ke Vietnam bersama keluarga dan teman-teman selama masa inkubasi penyakitnya.
Mengingat Vietnam saat ini sedang mengalami wabah campak yang signifikan, dan pasien tidak memiliki riwayat kontak dengan penderita campak di Hong Kong, kasus ini dikategorikan sebagai kasus impor.
Informasi dari pasien mengonfirmasi bahwa ia telah menerima vaksin campak sebelumnya.
Dia tidak melakukan kontak dengan personel pemeliharaan pesawat terbang mana pun, dan lokasi kerjanya tidak tumpang tindih dengan kasus bandara lainnya.
Selama masa penularan, pasien tidak bertugas di pesawat dan tidak melakukan kontak dengan penumpang maupun rekan kerjanya.
Terdapat satu kontak serumah dengan pasien, yang turut melakukan perjalanan ke Vietnam bersama 10 kerabat dan teman lainnya.
Pasien wanita ini mulai mengalami gejala demam dan nyeri otot sejak tanggal 19 bulan ini.
Setelah muncul ruam, ia mencari pengobatan di klinik swasta sebelum akhirnya dirujuk ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit North Lantau.
Selanjutnya, ia ditempatkan di Rumah Sakit Queen Mary untuk isolasi dan perawatan.
Sampel klinis yang diambil dari pasien terbukti positif dalam tes asam nukleat virus campak.
Saat ini, sebanyak 27 orang yang berada di klinik swasta yang sama dalam periode waktu yang bersamaan dengan pasien telah diidentifikasi sebagai kontak erat.
Belum ada dari mereka yang menunjukkan gejala penyakit.
CHP telah memulai program vaksinasi campak gratis bagi karyawan bandara yang memenuhi syarat mulai hari ini.
Hingga pukul 6 sore, sekitar 75 karyawan bandara telah menerima vaksinasi.
Jika dihitung bersama dengan vaksinasi yang telah diberikan minggu lalu kepada kontak kerja dari kelompok kasus campak di bandara, total kumulatif karyawan bandara yang telah divaksinasi mencapai lebih dari 430 orang.
FAQ (Tanya Jawab Seputar Campak Impor)
1. Apa itu kasus campak impor?
Kasus campak impor adalah kasus di mana seseorang terinfeksi virus campak di luar wilayah negara atau daerah tertentu, dan kemudian melakukan perjalanan ke wilayah tersebut sambil membawa virusnya.
2. Mengapa vaksinasi untuk staf bandara penting?
Staf bandara memiliki mobilitas tinggi dan berpotensi terpapar penyakit dari berbagai sumber internasional. Vaksinasi bagi mereka penting untuk mencegah penyebaran penyakit menular seperti campak di lingkungan bandara yang ramai.
3. Apa saja gejala awal campak?
Gejala awal campak umumnya meliputi demam tinggi, batuk, pilek, mata merah dan berair, serta munculnya ruam khas yang menyebar dari wajah ke seluruh tubuh beberapa hari kemudian.
4. Siapa yang berisiko tinggi terinfeksi campak?
Orang yang paling berisiko adalah mereka yang belum divaksinasi campak, terutama anak-anak kecil, serta individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
5. Apa yang harus dilakukan jika dicurigai terpapar campak?
Jika Anda merasa terpapar campak atau mengalami gejala campak, segera isolasi diri dan cari pertolongan medis profesional untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.
Post a Comment