TAT dalam Perspektif ISO 15189: Standar Waktu Penyelesaian yang Wajib Dipahami Laboratorium

Table of Contents

TAT dalam Perspektif ISO 15189: Standar Waktu Penyelesaian yang Wajib Dipahami Laboratorium

INFOLABMED.COM – Dalam dunia laboratorium medis, kecepatan dan ketepatan waktu penyampaian hasil pemeriksaan adalah faktor yang tidak kalah penting dibandingkan akurasi hasil itu sendiri. Inilah yang dikenal dengan istilah Turnaround Time (TAT) . Para ahli menyatakan bahwa ketepatan, akurasi, dan TAT yang cepat sangat penting dalam layanan laboratorium darurat .

Namun, apa sebenarnya definisi TAT dalam perspektif standar internasional ISO 15189? Bagaimana laboratorium mengukur, memantau, dan meningkatkan TAT sesuai dengan persyaratan akreditasi? Artikel ini akan membahas TAT dalam perspektif ISO 15189 secara lengkap sebagai panduan bagi laboratorium yang ingin meningkatkan mutu layanannya.

Apa Itu Turnaround Time (TAT)?

Secara umum, TAT adalah total waktu yang dibutuhkan sejak permintaan pemeriksaan diajukan hingga hasil akhir dilaporkan kepada klinisi. ISO 15189 memberikan definisi yang lebih teknis: TAT adalah interval waktu yang berlalu antara dua titik yang ditentukan dalam proses pre-examination, examination, dan post-examination .

Definisi ini penting karena menyoroti bahwa TAT tidak hanya mencakup waktu saat sampel berada di dalam laboratorium (intralaboratory), tetapi juga waktu di luar laboratorium (extralaboratory). Menurut para ahli, "sebagian besar kesalahan terjadi pada fase pre-pre-analitik oleh personel layanan kesehatan yang tidak berada di bawah kendali laboratorium" .

Lundberg, seorang pakar laboratorium, membagi proses pemeriksaan laboratorium menjadi 9 tahap yang dikenal sebagai "brain-to-brain loop" atau "Total Testing Process (TTP)", yaitu: permintaan, pengambilan sampel, identifikasi, transportasi, persiapan, analisis, pelaporan, interpretasi hasil, dan tindakan .

TAT dalam Standar ISO 15189

ISO 15189:2022, sebagai standar internasional untuk mutu dan kompetensi laboratorium medis, secara eksplisit memasukkan TAT sebagai salah satu persyaratan utama. Standar ini mengelompokkan proses laboratorium ke dalam beberapa klausul yang terkait langsung dengan TAT .

Klausul ISO 15189:2022Aspek yang Memengaruhi TATPenjelasan
Klausul 7.1 – Proses Pre-examinationPengambilan sampel, transportasi, persiapanWaktu sejak permintaan hingga sampel siap dianalisis
Klausul 7.2 – Proses ExaminationValidasi metode, pelaksanaan tesWaktu analisis sampel di alat
Klausul 7.3 – Proses Post-examinationReview hasil, verifikasi, pelaporanWaktu sejak hasil keluar hingga dilaporkan ke klinisi
Klausul 7.4 – Hasil Tidak SesuaiPenanganan sampel ditolak/blokDapat memperpanjang TAT karena perlu pengulangan
Klausul 8.8.2 – Indikator MutuPemantauan TAT secara berkelanjutanTermasuk menetapkan target persentase (misal 80% laporan histopatologi <7 hari)

WHO (World Health Organization) melalui platform LQSI juga menekankan bahwa laboratorium harus mengidentifikasi parameter kritis dan mulai memantaunya. TAT adalah salah satu indikator mutu (Quality Indicator) yang wajib dimonitor sebagai bagian dari klausul 4.14.7 dalam ISO 15189:2012 (dan klausul terkait dalam edisi terbaru) .

Jenis-Jenis TAT dalam Laboratorium

Dalam praktiknya, TAT dibagi menjadi beberapa jenis yang perlu dipahami untuk monitoring yang efektif:

1. Extralaboratory TAT

Mencakup waktu sejak dokter memerintahkan pemeriksaan hingga sampel tiba di laboratorium . Fase ini sering menjadi penyumbang TAT terbesar karena melibatkan faktor di luar kendali langsung laboratorium, seperti transportasi sampel dari ruang rawat atau dari fasilitas kesehatan luar.

2. Intralaboratory TAT

Meliputi waktu sejak sampel diterima laboratorium hingga hasil dikeluarkan . Fase ini sepenuhnya berada dalam kendali laboratorium dan menjadi fokus utama perbaikan mutu.

3. Clinically Significant TAT

Menurut Lab Insights, "TAT penting karena berdampak pada kesehatan pasien. Para profesional laboratorium harus berfokus pada TAT yang berdampak secara klinis, yang mempertimbangkan hubungan temporal sampel dalam keseluruhan perawatan dan pengobatan pasien" .

Pendekatan ini menekankan bahwa prioritas TAT harus disesuaikan dengan kebutuhan klinis: pasien sepsis memerlukan hasil sesegera mungkin, sementara pemeriksaan PAP smear rutin dapat ditoleransi waktu penyelesaian yang lebih lama .

Cara Memantau TAT Sesuai ISO 15189

Tidak cukup hanya mengukur TAT; laboratorium harus memantau dan mengevaluasinya secara sistematis. Berikut langkah-langkah yang direkomendasikan:

1. Menentukan Titik Mulai dan Akhir (Start-End Point)

Setiap laboratorium harus mendefinisikan dengan jelas titik awal dan akhir pengukuran TAT sesuai dengan konteks lokal. Pengukuran harus konsisten dan terdokumentasi .

2. Memilih Metrik yang Tepat

Distribusi TAT cenderung tidak normal (non-Gaussian). "Median dan ukuran data ekor (seperti persentase di luar batas waktu atau persentil tertentu) adalah ukuran yang lebih disukai. Persentil ke-90 semakin umum digunakan dalam literatur" .

3. Menetapkan Target Klinis

Menurut NHS Lothian, "proporsi semua laporan akhir untuk sitologi diagnostik yang dilaporkan dalam 7 hari harus mencapai 80%, dan 90% dari semua kasus dilaporkan dalam 10 hari" . Target ini harus ditetapkan melalui konsultasi dengan klinisi .

4. Monitoring dan Pelaporan Berkala

Untuk laboratorium PA/Histopatologi, data menunjukkan bahwa rata-rata TAT untuk satu spesimen bedah adalah 11,10 hari, dengan rincian: resepsi 23,8%, pemrosesan histologi 34,1%, pelaporan residen 18,1%, pelaporan konsultan 10,0%, transkripsi 11,2%, dan verifikasi 2,7% .

5. Mengimplementasikan Otomatisasi

Sebuah penelitian pada tahun 2023 menunjukkan bahwa penerapan verifikasi otomatis (auto-verification) menurunkan TAT dari 112,44 menit (manual) menjadi 68,03 menit (otomatis), atau penurunan lebih dari 44 menit .

Manfaat Monitoring TAT

Penerapan monitoring TAT yang baik memberikan berbagai manfaat signifikan:

  1. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan (Klinisi dan Pasien): "Banyak klinisi menggunakan TAT untuk menilai kualitas laboratorium. Meskipun TAT yang memadai tidak menarik perhatian pengguna, keterlambatan TAT dapat segera menyebabkan keluhan dari pengguna" .

  2. Mendukung Diagnosis dan Pengobatan Tepat Waktu: "Hasil laboratorium sangat penting untuk disampaikan dalam waktu sesingkat mungkin untuk diagnosis cepat dan penanganan pasien" .

  3. Identifikasi Hambatan Proses ("Bottleneck"): Monitoring TAT membantu laboratorium mengidentifikasi tahap mana yang menyebabkan keterlambatan.

  4. Memenuhi Persyaratan Akreditasi: Bukti monitoring TAT diperlukan untuk akreditasi ISO 15189.

Implementasi Nyata: Studi Kasus

Salah satu contoh keberhasilan implementasi sistem manajemen mutu (termasuk monitoring TAT) adalah Bugando Medical Centre di Tanzania. Setelah menerapkan ISO 15189, laboratorium ini mengalami peningkatan kinerja yang signifikan:

  • Tingkat pencapaian target TAT mencapai 92% (1.644 dari 1.786 sampel)
  • Sampel yang ditolak menurun dari 7,2% menjadi 1,2%
  • Kinerja EQA (Evaluasi Mutu Eksternal) meningkat drastis di semua departemen

Kesimpulan

TAT dalam perspektif ISO 15189 bukan sekadar angka, melainkan representasi nyata dari kualitas dan keandalan laboratorium dalam mendukung pelayanan pasien. Mulai dari definisi teknisnya sebagai interval waktu dalam total testing process, hingga implementasinya sebagai indikator mutu yang wajib dimonitor, TAT memegang peranan sentral dalam manajemen laboratorium modern.

Laboratorium yang mengabaikan TAT berisiko memberikan diagnosis yang terlambat, meningkatkan angka komplain, bahkan mengancam keselamatan pasien. Sebaliknya, laboratorium yang memonitor dan meningkatkan TAT secara sistematis akan membangun kepercayaan, meningkatkan efisiensi, dan mencapai standar akreditasi internasional.

Ingatlah selalu bahwa TAT yang baik adalah TAT yang "Tepat Waktu, Akurat, dan Terpercaya" untuk setiap pasien yang menanti harapan kesembuhan.

Tetap ikuti perkembangan terbaru seputar dunia laboratorium medis dan manajemen mutu hanya di Infolabmed. Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui chanel Telegram [Link : https://t.me/infolabmedcom], Facebook [Link : https://www.facebook.com/infolabmed/], Twitter/X [Link : https://x.com/infolabmed]. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA https://link.dana.id/minta?full_url=https://qr.dana.id/v1/281012012020092524655592.

Rachma Amalia Maharani
Rachma Amalia Maharani Halo saya lulusan Teknologi Laboratorium Medik yang memiliki ketertarikan besar pada dunia kesehatan dan laboratorium klinik. Berpengalaman dalam praktik laboratorium selama masa studi dan magang, terbiasa bekerja secara teliti, disiplin, dan bertanggung jawab. Saya juga aktif mengembangkan diri melalui pembelajaran mandiri. I am looking for opportunities to contribute further to the health industry to be able to apply the knowledge and interests that I have. Let's connect on Linkedin in my Portfolio https://rachma-mlt.framer.website/

Post a Comment