Mengenali Ciri-ciri Scabies Pada Manusia: Panduan Lengkap
INFOLABMED.COM - Scabies adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau kecil bernama Sarcoptes scabiei.
Tungau ini menggali terowongan di bawah lapisan kulit manusia.
Hal ini menyebabkan rasa gatal yang luar biasa.
Ciri-Ciri Utama Scabies pada Manusia
Ciri ciri scabies pada manusia yang paling menonjol adalah rasa gatal.
Gatal ini biasanya terasa sangat intens.
Intensitas gatal seringkali memburuk di malam hari.
Bahkan, gatal bisa sangat mengganggu tidur penderitanya.
Selain gatal, munculnya ruam juga merupakan ciri khas.
Ruam ini bisa bervariasi bentuknya.
Ruam umum terlihat seperti benjolan kecil berwarna merah.
Bisa juga tampak sebagai lepuh kecil.
Terkadang, terlihat garis-garis halus dan berkelok di bawah kulit.
Garis-garis ini adalah terowongan yang dibuat oleh tungau.
Ruam seringkali muncul berkelompok.
Menggaruk area yang gatal dapat memperparah iritasi kulit.
Menggaruk juga bisa menyebabkan luka, pendarahan, atau infeksi sekunder.
Area Tubuh yang Sering Terkena Scabies
Ada beberapa area tubuh yang lebih rentan terkena scabies.
Area ini biasanya lebih hangat dan memiliki kulit yang lebih tipis.
Pada orang dewasa, area yang paling sering terkena meliputi:
- Sela-sela jari tangan.
- Pergelangan tangan.
- Siku.
- Ketiak.
- Area pinggang.
- Puting susu (pada wanita).
- Area genital (pada pria dan wanita).
Pada bayi dan anak kecil, pola penyebarannya bisa sedikit berbeda.
Mereka juga bisa terkena di area:
- Telapak tangan.
- Telapak kaki.
- Wajah.
- Kulit kepala.
Penting untuk dicatat bahwa tungau scabies tidak hidup di kepala manusia, kecuali pada kasus infeksi berat atau orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Membedakan Scabies dengan Kondisi Kulit Lain
Ciri ciri scabies pada manusia terkadang bisa disalahartikan dengan kondisi kulit lain.
Misalnya, eksim atau gigitan serangga.
Namun, ada beberapa perbedaan penting.
Gatal pada scabies sangat spesifik terasa lebih parah di malam hari.
Selain itu, penemuan terowongan kecil atau ruam yang khas di area tertentu bisa menjadi petunjuk kuat.
Eksim cenderung menyebabkan kulit kering, pecah-pecah, dan kemerahan di area yang lebih luas.
Sementara gigitan serangga biasanya berupa benjolan gatal terisolasi.
Diagnosis pasti sebaiknya dilakukan oleh tenaga medis.
Dokter dapat memeriksa kulit di bawah mikroskop untuk mencari tungau, telur, atau kotorannya.
Penularan Scabies
Scabies sangat menular.
Penularan utamanya terjadi melalui kontak kulit langsung yang lama.
Kontak ini bisa terjadi saat berjabat tangan, berpelukan, atau tidur seranjang dengan orang yang terinfeksi.
Penularan juga bisa terjadi melalui barang-barang yang terkontaminasi.
Barang-barang tersebut meliputi pakaian, handuk, atau sprei yang digunakan oleh penderita.
Oleh karena itu, kebersihan diri dan lingkungan sangat penting.
Pencegahan Scabies
Mencegah scabies melibatkan menjaga kebersihan diri.
Hindari kontak kulit langsung dengan penderita scabies yang tidak diobati.
Jika ada anggota keluarga yang terinfeksi, segera periksakan diri.
Cuci semua pakaian, sprei, dan handuk yang digunakan oleh penderita.
Gunakan air panas dan deterjen untuk mencuci.
Barang-barang yang tidak bisa dicuci sebaiknya dibungkus rapat dengan plastik selama minimal 72 jam.
Hal ini dapat membunuh tungau yang mungkin masih hidup.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan ke dokter jika Anda mencurigai adanya scabies.
Gejala awal yang mengkhawatirkan perlu segera ditangani.
Penanganan dini penting untuk mencegah penyebaran infeksi.
Dokter akan memberikan resep obat-obatan khusus.
Obat ini biasanya berupa krim atau losion yang dioleskan ke seluruh tubuh.
Pengobatan yang tepat akan membasmi tungau dan meredakan gejala.
Memahami ciri ciri scabies pada manusia adalah langkah awal yang krusial untuk deteksi dini dan penanganan yang efektif, sehingga mencegah penularan lebih lanjut serta komplikasi yang mungkin timbul akibat garukan berlebihan.
FAQ (Tanya Jawab) Seputar Scabies
Apakah Scabies Bisa Sembuh Total?
Ya, scabies bisa sembuh total dengan pengobatan yang tepat.
Obat oles (krim atau losion) yang diresepkan oleh dokter sangat efektif dalam membasmi tungau penyebab scabies.
Penting untuk mengikuti petunjuk dokter mengenai cara penggunaan dan durasi pengobatan.
Biasanya, pengobatan perlu diulang setelah beberapa hari.
Berapa Lama Gejala Scabies Hilang Setelah Pengobatan?
Rasa gatal pada scabies bisa tetap ada selama beberapa minggu setelah tungau berhasil dibasmi.
Ini karena tubuh masih bereaksi terhadap sisa-sisa tungau atau gigitannya.
Namun, intensitas gatal seharusnya berkurang secara signifikan.
Ruam kulit biasanya akan membaik dalam waktu yang lebih singkat.
Jika gatal tidak kunjung mereda atau muncul gejala baru, sebaiknya periksakan kembali ke dokter.
Apakah Hewan Peliharaan Bisa Menularkan Scabies ke Manusia?
Hewan peliharaan seperti kucing dan anjing dapat terinfeksi oleh jenis tungau scabies yang berbeda dari yang menginfeksi manusia (yang disebut notoedric mange pada hewan).
Meskipun jarang, sangat mungkin terjadi penularan silang antara hewan dan manusia.
Jika hewan peliharaan menunjukkan gejala gatal atau masalah kulit yang parah, sebaiknya segera periksakan ke dokter hewan.
Hal ini juga untuk mencegah penularan ke anggota keluarga lainnya.
Post a Comment