Flower Cells: Sel Limfosit Unik dengan Inti Berbunga, Penanda Khas Leukemia Sel T Dewasa
INFOLABMED.COM – Dalam dunia hematologi, terdapat beberapa sel abnormal yang memiliki morfologi sangat khas sehingga menjadi penanda diagnostik yang kuat. Salah satunya adalah flower cells atau "sel bunga"—limfosit atipikal dengan bentuk inti yang unik menyerupai kelopak bunga atau petal yang sedang mekar. Kemunculan sel-sel ini dalam sediaan apus darah tepi bukanlah temuan yang bisa diabaikan; mereka adalah penanda utama dari Adult T-cell Leukemia/Lymphoma (ATLL) , kanker darah agresif yang disebabkan oleh infeksi virus HTLV-1.
Keunikan flower cells terletak pada morfologi intinya yang multilobus—terbagi menjadi beberapa lobus atau tonjolan yang tersusun seperti kelopak bunga . Bentuk ini sangat khas dan jarang ditemukan pada kelainan hematologi lainnya. Jika seorang analis laboratorium menemukan sel-sel ini, kewaspadaan terhadap kemungkinan ATLL harus segera ditegakkan .
Artikel ini akan membahas secara komprehensif tentang flower cells: dari definisi, morfologi mikroskopis, penyakit terkait, hingga signifikansi klinisnya dalam diagnosis laboratorium.
Sekilas tentang Adult T-cell Leukemia/Lymphoma (ATLL)
Sebelum memahami flower cells, kita perlu mengenal penyakit yang terkait dengannya. ATLL adalah neoplasma sel T matang yang disebabkan oleh infeksi Human T-cell Lymphotropic Virus type 1 (HTLV-1) , virus retrovirus endemik di wilayah seperti Jepang selatan, Karibia, Afrika Tengah, dan Amerika Selatan .
Penyakit ini memiliki beberapa bentuk klinis dengan prognosis yang berbeda: akut (paling agresif, dengan median survival <12 bulan), limfoma, kronis, dan smoldering . Gejala umum meliputi limfadenopati generalisata (pembesaran kelenjar getah bening menyeluruh), hepatosplenomegali (pembesaran hati dan limpa), lesi kulit, dan hiperkalsemia .
Kunci diagnosis ATLL adalah kombinasi temuan klinis, morfologi "flower cells" , imunofenotip CD4+ CD25+, serta serologi atau analisis DNA untuk HTLV-1 .
Morfologi Flower Cells: Seperti Bunga di Bawah Mikroskop
Gambaran Mikroskopis
Flower cells adalah limfosit atipikal berukuran sedang hingga besar. Ciri diagnostik utamanya adalah inti sel yang multilobus—terbagi menjadi beberapa lobus atau tonjolan yang tersusun mengelilingi pusat inti, menyerupai kelopak bunga yang sedang mekar . Dalam literatur, bentuk ini juga digambarkan sebagai "petal-shaped nuclei" atau "clover leaf-like" .
Pada pewarnaan Romanowsky (seperti Giemsa atau Wright), kromatin inti tampak padat dan hiperkromatik (warna gelap). Sitoplasmanya basofilik (kebiruan) dengan jumlah yang bervariasi.
Ilustrasi Konseptual
Bayangkan sebuah lingkaran (inti sel). Di sekeliling lingkaran ini, terdapat 3-5 tonjolan yang menyembul keluar seperti kelopak mahkota bunga. Inilah gambaran khas flower cells—inti yang tidak bulat sempurna, melainkan "terbagi" menjadi beberapa segmen yang masih menyatu di pusat.
Video Pembelajaran (Rekomendasi)
Mengingat pentingnya visualisasi morfologi sel, disarankan bagi analis laboratorium untuk mencari referensi gambar dari sumber terpercaya seperti ASH Image Bank, di mana flower cells ditampilkan dengan pewarnaan Leishman perbesaran 1000x . Materi ini akan sangat membantu dalam pelatihan identifikasi sel abnormal.
Signifikansi Klinis: Tidak Selalu Ganas?
Meskipun flower cells sangat khas untuk ATLL, penting untuk dicatat bahwa kemunculannya tidak secara otomatis menandakan keganasan aktif. Berdasarkan tinjauan literatur oleh Nature Reviews Disease Primers, sel-sel ini juga dapat ditemukan pada pembawa HTLV-1 asimtomatik dan pasien dengan HAM/TSP (HTLV-1-Associated Myelopathy/Tropical Spastic Paraparesis), yaitu penyakit neurodegeneratif yang juga disebabkan oleh HTLV-1 .
Dengan kata lain, flower cells mencerminkan adanya infeksi HTLV-1, tetapi tidak selalu berarti pasien menderita leukemia/limfoma akut. Konteks klinis—jumlah sel abnormal, adanya gejala sistemik, serta pemeriksaan penunjang lainnya—sangat penting untuk menentukan diagnosis yang tepat.
Flower Cells vs. Sel Abnormal Lainnya
Diagnosis banding ATLL dengan penyakit sel T matang lainnya sangat penting karena perbedaan terapi dan prognosis. Beberapa entitas yang perlu disingkirkan antara lain :
- T-cell Prolymphocytic Leukemia (T-PLL): Juga menunjukkan limfositosis tinggi, namun sel-selnya memiliki nukleolus yang menonjol, bukan inti multilobus seperti flower cells.
- Sézary Syndrome (SS): Sel Sézary memiliki inti yang berkonvolusi ("cerebriform" atau seperti otak), berbeda dengan bentuk petal yang lebih teratur pada flower cells.
- Lymphomas Sel T perifer lainnya.
Patogenesis Terkini: Peran CD30
Penelitian terbaru yang dipublikasikan pada tahun 2025 mengungkapkan bahwa ada hubungan patobiologis antara CD30 (Tumor Necrosis Factor Receptor Superfamily 8) dan generasi limfosit abnormal pada ATLL . Penemuan ini penting karena CD30 dapat ditarget dengan Brentuximab Vedotin (BV) , yaitu antibodi anti-CD30 yang dikonjugasi dengan toksin tubulin. Pemahaman tentang peran CD30 ini membuka peluang untuk strategi pengobatan dan pencegahan ATLL yang lebih efektif di masa depan .
Penutup
Flower cells adalah contoh sempurna tentang bagaimana morfologi sel yang unik dapat menjadi "kartu identitas" bagi suatu penyakit. Kemunculan sel-sel dengan inti berbunga di sediaan apus darah tepi adalah alarm bagi tenaga laboratorium untuk mewaspadai kemungkinan infeksi HTLV-1 dan malignancy ATLL. Meskipun demikian, interpretasi harus dilakukan secara holistik dengan mempertimbangkan gambaran klinis dan pemeriksaan penunjang lainnya, karena sel-sel ini juga dapat muncul pada individu yang terinfeksi HTLV-1 tanpa gejala. Dengan kemajuan pemahaman tentang patogenesis molekuler, termasuk peran CD30, pengelolaan pasien dengan flower cells dan ATLL diharapkan akan terus membaik.
Tetap ikuti perkembangan terbaru seputar dunia hematologi dan laboratorium medis hanya di Infolabmed. Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui chanel Telegram [Link : https://t.me/infolabmedcom], Facebook [Link : https://www.facebook.com/infolabmed/], Twitter/X [Link : https://x.com/infolabmed]. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA https://link.dana.id/minta?full_url=https://qr.dana.id/v1/281012012020092524655592.
Post a Comment