Ancaman Ganda: Survivor Kanker Muda Berisiko Lebih Tinggi Kena Kanker Lagi, Studi Alberta Ungkap Fakta Mengejutkan

Table of Contents
Ancaman Ganda: Survivor Kanker Muda Berisiko Lebih Tinggi Kena Kanker Lagi, Studi Alberta Ungkap Fakta Mengejutkan

INFOLABMED.COM - Penyintas kanker yang pernah berjuang melawan penyakit di usia remaja dan dewasa muda ternyata menghadapi tantangan kesehatan yang signifikan di masa depan.

Mereka berisiko dua kali lipat lebih tinggi untuk terkena berbagai jenis kanker di kemudian hari, seperti yang diungkapkan oleh sebuah studi komprehensif dari Alberta, Kanada.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal medis terkemuka, CMAJ (Canadian Medical Association Journal), memberikan wawasan mendalam mengenai dampak jangka panjang dari diagnosis dan pengobatan kanker pada kelompok usia ini.

Kanker primer baru, atau neoplasma primer, yang berkembang setelah riwayat kanker sebelumnya, merupakan efek samping yang diketahui dari penyakit dan pengobatan kanker sebelumnya.

Hal ini seringkali disebabkan oleh efek samping dari terapi yang dijalani, seperti radioterapi, kemoterapi, dan terapi hormonal.

Dr. Miranda Fidler-Benaoudia, seorang ahli epidemiologi kanker di University of Calgary Cumming School of Medicine dan Cancer Care Alberta, menyoroti implikasi dari temuan ini.

Beliau menyatakan, "Ketika dikombinasikan dengan tingkat kelangsungan hidup yang relatif tinggi di rentang usia ini, sekitar 86%, terdapat populasi survivor kanker muda yang terus bertambah yang akan terkena dampak buruk dari diagnosis kanker dan pengobatannya, bahkan puluhan tahun kemudian."

Studi Alberta Adolescent and Young Adult Cancer Survivor Study merupakan bagian penting dari penelitian ini.

Studi tersebut melibatkan semua individu di Alberta yang berusia antara 15 hingga 39 tahun, yang didiagnosis dengan kanker pertama mereka antara tahun 1983 hingga 2017.

Selama periode studi 34 tahun ini, para peneliti secara cermat menganalisis risiko pengembangan kanker di masa depan.

Tujuannya adalah untuk lebih memahami dampak diagnosis kanker pada demografi ini dan risiko penyakit serta kematian di kemudian hari.

Data dari 24.459 individu yang berpartisipasi dalam studi ini dianalisis.

Dengan median tindak lanjut selama 7,4 tahun, ditemukan bahwa 1.442 orang, atau sekitar 6% dari total partisipan, mengembangkan setidaknya satu kanker susulan (sekunder).

Jenis kanker yang paling sering menjadi pemicu kanker susulan adalah limfoma dan kanker payudara.

Sementara itu, jenis kanker baru yang paling umum muncul adalah kanker payudara, kanker kolorektal, dan kanker paru-paru.

Ketiga jenis kanker ini mencakup 43% dari semua neoplasma primer susulan yang teridentifikasi.

Para penulis studi menekankan kerentanan spesifik dari kelompok survivor tertentu.

Mereka menulis, "Meskipun individu dengan hampir semua jenis kanker remaja dan dewasa muda yang diselidiki memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan neoplasma primer susulan, survivor limfoma Hodgkin dan kanker payudara diidentifikasi sebagai populasi yang sangat rentan."

Selanjutnya, mereka menambahkan, "Hampir sepertiga dari neoplasma primer susulan yang terjadi setelah kelangsungan hidup 5 tahun didiagnosis pada kelompok survivor ini."

Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya dan mencerminkan efek samping jangka panjang yang telah diketahui dari radioterapi, kemoterapi, dan terapi hormonal.

Selain faktor pengobatan, para peneliti juga mencatat bahwa faktor genetik dapat memainkan peran penting.

Oleh karena itu, konseling genetik dan edukasi mengenai gaya hidup sehat menjadi komponen krusial dalam perawatan survivor kanker.

Data yang lebih mengejutkan menunjukkan bahwa 30 tahun setelah diagnosis awal, satu dari setiap enam survivor kanker remaja dan dewasa muda akan mengalami kanker baru.

Karena kanker-kanker ini berkembang pada survivor jauh lebih awal dibandingkan dengan populasi umum, para penulis menyarankan agar skrining dini dapat memberikan manfaat yang signifikan.

Para penulis studi menyatakan, "Temuan kami menunjukkan bahwa pengawasan kanker yang lebih awal pada populasi ini mungkin diperlukan, yang sejalan dengan berbagai pedoman survivorship yang merekomendasikan pengawasan kanker payudara dan kolorektal yang lebih dini untuk survivor kanker yang berisiko."

Tingkat kanker pada remaja dan dewasa muda di Kanada sendiri telah meningkat sebesar 1,3% per tahun.

Jika dikombinasikan dengan tingkat kelangsungan hidup yang relatif tinggi, hal ini berarti ada peningkatan jumlah survivor kanker muda yang berisiko mengembangkan kanker lain.

Studi ini memberikan penekanan kuat pada kebutuhan mendesak untuk solusi inovatif.

Para penulis menyimpulkan, "Mengingat bahwa neoplasma primer susulan merupakan kontributor utama terhadap morbiditas dan mortalitas prematur, temuan ini menggarisbawahi perlunya solusi inovatif untuk mencegah, mendeteksi, dan mengobati neoplasma primer susulan di antara survivor kanker remaja dan dewasa muda."

Tanya Jawab (FAQ) Seputar Kanker Sekunder pada Survivor Muda

1. Apa itu neoplasma primer susulan?

Neoplasma primer susulan merujuk pada diagnosis kanker baru yang muncul pada seseorang yang sebelumnya pernah didiagnosis dan diobati untuk kanker lain. Ini bukan kambuhnya kanker lama, melainkan perkembangan penyakit baru.

2. Mengapa survivor kanker muda lebih berisiko terkena kanker lagi?

Risiko ini umumnya berkaitan dengan efek samping jangka panjang dari pengobatan kanker sebelumnya, seperti radioterapi, kemoterapi, dan terapi hormonal. Faktor genetik juga bisa berperan.

3. Kanker apa saja yang paling sering menjadi pemicu kanker susulan pada survivor muda?

Studi menunjukkan bahwa survivor limfoma dan kanker payudara memiliki risiko lebih tinggi untuk mengembangkan kanker susulan. Kanker payudara, kolorektal, dan paru-paru adalah jenis kanker baru yang paling umum muncul setelahnya.

4. Apa saran para peneliti untuk pencegahan dan deteksi kanker susulan?

Para peneliti menyarankan pengawasan kesehatan (skrining) yang lebih dini dan rutin bagi para survivor kanker muda. Selain itu, edukasi mengenai gaya hidup sehat dan konseling genetik juga penting.

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment