Wabah Meningitis B Canterbury: Puncak Telah Terlewati, Kewaspadaan Tetap Prioritas Utama!

Table of Contents
Wabah Meningitis B Canterbury: Puncak Telah Terlewati, Kewaspadaan Tetap Prioritas Utama!

INFOLABMED.COM - Kabar melegakan datang dari Inggris, di mana puncak wabah meningitis yang mematikan dan diyakini berawal dari sebuah klub malam di Canterbury, kini telah terlewati.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) secara resmi mengumumkan perkembangan signifikan ini.

Secara total, sebanyak 29 kasus meningitis, baik yang terkonfirmasi maupun yang dicurigai, telah dikaitkan dengan wabah di Kent tersebut.

Tragisnya, insiden ini telah merenggut nyawa dua orang.

Puncak Wabah Terlewati, Namun Pemantauan Ketat Terus Berlangsung

Trish Mannes, Wakil Direktur Regional UKHSA untuk wilayah Tenggara, dengan tegas menyatakan kepada BBC Radio Kent bahwa “puncak ini telah berlalu, sepenuhnya”.

Meskipun demikian, kewaspadaan tinggi tetap ditekankan olehnya.

“Kami masih mungkin melihat kasus-kasus terus berdatangan, kami perlu terus memantau hal tersebut,” kata Mannes.

Ia menambahkan, “Kami perlu benar-benar memahami apa yang terjadi sedikit lebih banyak sebelum kami bisa terlalu optimis mengenai hal ini.”

Jumlah kasus terkonfirmasi oleh UKHSA menunjukkan penurunan pada Minggu lalu, dari 23 menjadi 20 setelah pengujian lebih lanjut.

Kasus yang dicurigai juga berkurang dari 11 menjadi sembilan.

Pihak berwenang menyatakan pada Senin bahwa tidak ada perubahan pada angka-angka tersebut.

Upaya Pencegahan dan Vaksinasi Massal

Sebagai bagian dari respons UKHSA terhadap wabah, empat klinik yang menawarkan antibiotik dan vaksin bagi individu yang memenuhi syarat telah dibuka kembali pada Senin.

Menurut NHS, lebih dari 9.300 orang telah menerima suntikan vaksin pencegahan.

Selain itu, 12.700 orang telah diberikan antibiotik sebagai langkah preventif.

Klinik-klinik tersebut berlokasi strategis di beberapa titik penting.

  • Pusat Olahraga Universitas Kent

  • Rumah Sakit Kent and Canterbury di Canterbury

  • Klinik Vicarage Lane di Ashford

  • Pusat Kesehatan Faversham

Mannes menyatakan bahwa operasional pusat-pusat vaksinasi ini “sedang ditinjau setiap hari”.

UKHSA “berharap” jumlah orang yang datang untuk mendapatkan perlindungan akan “cukup untuk menahan penyebaran dari insiden khusus ini,” jelas Mannes kepada BBC.

Ia juga mengonfirmasi bahwa sejauh ini, pihak berwenang “hanya melihat kasus-kasus dari peristiwa awal” di klub malam Club Chemistry, yang hingga kini masih ditutup.

Mahasiswa Universitas Kent yang memenuhi syarat dan telah kembali ke rumah setelah semester musim semi berakhir pada Jumat, dapat mengakses layanan vaksinasi dan antibiotik melalui dokter umum setempat mereka, demikian informasi dari UKHSA.

Dua Nyawa Melayang Akibat Meningitis B

Pada Minggu, Menteri Kesehatan Wes Streeting memuji “upaya Herculean” dari semua pihak yang bekerja “untuk merawat mereka yang terdampak dan menjaga keselamatan masyarakat”.

Dua individu yang meninggal dunia dalam wabah ini adalah Juliette Kenny, seorang siswi berusia 18 tahun dari Faversham.

Korban kedua adalah seorang mahasiswa Universitas Kent berusia 21 tahun yang identitasnya tidak disebutkan.

Strain yang terkait dengan wabah ini telah diidentifikasi sebagai Meningitis B (MenB).

Vaksinasi rutin terhadap strain ini baru mulai diluncurkan pada tahun 2015.

Artinya, generasi mahasiswa saat ini dan individu lain yang berusia akhir belasan tahun mungkin belum memiliki perlindungan yang memadai.

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment