Mott Cell: Morfologi Khas "Buah Anggur" pada Plasma Cell, Kenali Makna Klinisnya
INFOLABMED.COM - Dalam pemeriksaan mikroskopis sediaan apus darah, sumsum tulang, atau jaringan, seorang analis atau patolog kadang menjumpai sel plasma dengan penampakan yang sangat khas: sitoplasma yang dipenuhi oleh bola-bola bulat seperti buah anggur. Sel unik ini dikenal dengan nama Mott cell .
Mott cell adalah varian morfologis dari sel plasma yang memiliki inklusi spherical (bola) di dalam sitoplasmanya . Bentuknya yang mencolok sering disebut sebagai "morular cell" (dari bahasa Latin morus yang berarti buah murbei) atau "grape cell" (sel buah anggur) karena kemiripannya dengan buah anggur atau murbei . Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Mott cell, mulai dari sejarah penemuan, morfologi, patofisiologi, hingga signifikansi klinisnya.
Sejarah dan Terminologi
Istilah Mott cell diambil dari nama seorang ahli bedah Inggris, F. W. Mott, yang pada tahun 1901 mengidentifikasi sel-sel ini di otak monyet yang terinfeksi trypanosomiasis (penyakit tidur Afrika) . Ia awalnya menyebutnya "morular cell" karena kemiripannya dengan buah murbei, dan ia menyadari bahwa sel-sel ini adalah sel plasma yang menandakan adanya inflamasi kronis .
Menariknya, Mott bukanlah orang pertama yang mendeskripsikan gambaran ini. Kemungkinan besar, William Russell telah mendeskripsikannya lebih dulu pada tahun 1890, namun ia tidak mengenali sifat sel maupun signifikansi inklusi yang ia lihat .
Morfologi Mott Cell
Gambaran Mikroskopis
Pada pewarnaan Romanowsky seperti May-Grünwald-Giemsa (MGG) atau pewarnaan Liu, Mott cell menunjukkan gambaran yang sangat khas:
- Bentuk sel: Sel plasma dewasa dengan inti eksentrik (tersisih ke tepi) .
- Inti: Bulat atau oval, dengan kromatin kasar yang tersusun seperti "roda pedati" (clock-face nucleus), khas sel plasma .
- Sitoplasma: Bagian sitoplasma yang luas dipenuhi oleh banyak inklusi bulat dengan ukuran bervariasi .
- Warna inklusi: Bervariasi tergantung pewarnaan dan kondisi fiksasi. Dapat berwarna biru-ungu hingga merah muda .
- Variasi morfologi: Pada beberapa kasus, inklusi dapat larut selama proses fiksasi dan pewarnaan, meninggalkan vakuola tak berwarna di dalam sitoplasma .
Gambaran "Buah Anggur"
Penampakan sitoplasma yang dipenuhi bola-bola inilah yang memberikan gambaran sangat khas seperti gerombolan buah anggur. Setiap "buah anggur" kecil tersebut sebenarnya adalah struktur yang disebut Russell bodies .
Patofisiologi: Apa Itu Russell Bodies?
Inklusi di dalam Mott cell dikenal sebagai Russell bodies. Struktur ini terbentuk dari akumulasi imunoglobulin (antibodi) yang tidak dapat disekresikan dengan normal oleh sel plasma .
Proses Pembentukan:
- Produksi Imunoglobulin Abnormal: Sel plasma memproduksi imunoglobulin dalam jumlah besar, namun terjadi kesalahan dalam proses sintesis sehingga protein yang dihasilkan bersifat "salah" atau tidak sempurna .
- Retensi di Retikulum Endoplasma: Protein abnormal ini tidak dapat disekresikan keluar sel dan tidak dapat didegradasi dengan sempurna. Akibatnya, protein tersebut tertahan dan terakumulasi di dalam sisterna retikulum endoplasma .
- Pembentukan Vesikel: Sisterna retikulum endoplasma yang membesar berisi protein yang terkondensasi ini membentuk struktur vesikel bulat yang terlihat sebagai Russell bodies di bawah mikroskop .
Dengan kata lain, Mott cell adalah sel plasma yang mengalami "gangguan pencernaan seluler" karena ketidakmampuannya mengeluarkan produk antibodi yang rusak .
Karakteristik Imunofenotip
Penelitian menunjukkan bahwa Mott cell memiliki karakteristik ekspresi penanda sel tertentu. Pada model murine, Mott cell diketahui mengekspresikan B220, CD5, CD43, dan CD11b .
Pembentukan Mott cell juga dikaitkan dengan lokus genetik tertentu, yaitu microsatellite marker D4Mit70 dan D4Mit48 (disebut Mott-1) yang berdekatan dengan lokus lmh-1 yang berhubungan dengan hipergammaglobulinemia .
Kondisi Klinis Terkait Mott Cell
Mott cell dapat ditemukan dalam berbagai kondisi, baik jinak (reaktif) maupun ganas:
1. Kondisi Reaktif/Inflamasi
- Infeksi kronis: Terutama trypanosomiasis (penyakit tidur Afrika) .
- Infeksi Helicobacter pylori: Pada gastritis kronis dan kanker lambung .
- Plasmasitosis reaktif: Peningkatan sel plasma reaktif akibat inflamasi kronis .
2. Keganaan Hematologis
- Multiple myeloma: Mott cell dapat ditemukan pada pasien multiple myeloma, sebagai varian morfologis sel myeloma .
- Limfoma sel B besar (Large B-cell lymphoma)
- Limfoma Burkitt
- Limfoma limfoplasmablastik
3. Kondisi Sindromik
- Sindrom Wiskott-Aldrich
- Neurofibromatosis von Recklinghausen
Signifikansi Klinis: Prognostik pada Kanker Lambung
Penelitian terbaru tahun 2024 mengungkapkan temuan menarik tentang Mott cell pada kanker lambung (gastric cancer) . Studi yang dilakukan oleh Kobayashi dkk. menemukan bahwa:
- Keberadaan Mott cell pada mukosa lambung neoplastik dikaitkan dengan stadium lebih dini (T dan N grade lebih rendah) .
- Keberadaan Mott cell berkorelasi positif dengan infeksi Helicobacter pylori .
- Keberadaan Mott cell berbanding terbalik dengan ekspresi CD44 dan EGFR (penanda yang terkait dengan progresivitas tumor) .
- Yang paling penting, keberadaan Mott cell pada kanker lambung lanjut dikaitkan dengan prognosis yang baik dan merupakan prediktor prognosis independen yang menguntungkan .
Temuan ini menunjukkan bahwa Mott cell mungkin memiliki peran penting dalam karsinogenesis yang terkait infeksi H. pylori dan dapat menjadi penanda prognosis yang berguna .
Pewarnaan Khusus untuk Identifikasi
Beberapa pewarnaan khusus dapat digunakan untuk mengonfirmasi atau membedakan Mott cell:
| Pewarnaan | Hasil |
|---|---|
| May-Grünwald-Giemsa (MGG) | Menampakkan Russell bodies dengan baik (biru-ungu hingga merah muda) |
| Periodic Acid-Schiff (PAS) | Dapat mewarnai inklusi (sering positif) |
| PTAH (Phosphotungstic acid-hematoxylin) | Mayoritas terwarnai kuning |
| Toluidin blue pH 8 | Tidak metakromatik |
Diagnosis Banding
Penting untuk membedakan Mott cell dari struktur serupa:
| Kondisi | Perbedaan |
|---|---|
| Limfoma Burkitt | Limfosit imatur dengan inklusi sering seperti untaian mutiara di sekitar inti, berbeda dengan Mott cell yang selnya matang dan inklusi di seluruh sitoplasma . |
| Globule leukocytes | Berbeda dengan pewarnaan PTAH dan toluidin blue . |
| Sel plasma dengan Russell bodies | Sebenarnya istilahnya tumpang tindih; Russell bodies adalah inklusi itu sendiri, sedangkan Mott cell adalah sel plasma yang mengandung banyak Russell bodies . |
Studi Kasus: Multiple Myeloma dengan Mott Cell
Sebuah laporan kasus tahun 2021 mendeskripsikan seorang pasien multiple myeloma dengan gambaran "foamy Mott cells" yang tidak biasa . Pasien datang dengan nyeri tulang dan lesi litik pada CT scan. Biopsi sumsum tulang menunjukkan multiple myeloma dengan sel-sel yang memiliki sitoplasma "berbusa" akibat banyaknya Russell bodies .
Kasus ini menunjukkan bahwa hematopatolog perlu waspada terhadap varian morfologis myeloma ini, serta kemampuan karakteristik klonal (seperti tipe rantai ringan) untuk berfluktuasi setelah pengobatan .
Kesimpulan
Mott cell adalah varian morfologis sel plasma yang sangat khas dengan sitoplasma dipenuhi inklusi bola (Russell bodies) menyerupai buah anggur atau murbei. Inklusi ini terbentuk akibat akumulasi imunoglobulin yang tidak dapat disekresikan secara normal oleh sel.
Mott cell dapat ditemukan dalam berbagai kondisi:
- Reaktif: Infeksi kronis (trypanosomiasis, H. pylori)
- Ganas: Multiple myeloma, limfoma sel B
- Sindromik: Wiskott-Aldrich, neurofibromatosis
Temuan terbaru menunjukkan bahwa keberadaan Mott cell pada kanker lambung justru merupakan penanda prognosis yang baik, membuka wawasan baru tentang peran sel plasma dalam mikroenvironment tumor.
Bagi tenaga laboratorium, mengenali Mott cell sangat penting karena dapat memberikan petunjuk diagnostik yang berharga. Dengan morfologi yang sangat khas, sel ini jarang terlewatkan oleh pengamat yang teliti, namun interpretasi klinisnya harus selalu dikaitkan dengan kondisi pasien secara keseluruhan.
Tetap ikuti perkembangan terbaru seputar hematologi dan dunia laboratorium medis hanya di Infolabmed. Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui chanel Telegram [Link : https://t.me/infolabmedcom], Facebook [Link : https://www.facebook.com/infolabmed/], Twitter/X [Link : https://x.com/infolabmed]. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA https://link.dana.id/minta?full_url=https://qr.dana.id/v1/281012012020092524655592.
Post a Comment