Mengejutkan! Multivitamin Harian Disebut Mampu Memperlambat Penuaan Biologis, Tapi Ada Tapinya...

Table of Contents
Mengejutkan! Multivitamin Harian Disebut Mampu Memperlambat Penuaan Biologis, Tapi Ada Tapinya...

INFOLABMED.COM - Konsumsi multivitamin setiap hari selama dua tahun secara mengejutkan ternyata berpotensi memperlambat beberapa penanda penuaan biologis.

Meskipun efeknya tergolong kecil, temuan ini membuka diskusi baru tentang peran suplemen dalam proses penuaan tubuh kita.

Perlu diketahui, usia kronologis mengacu pada berapa lama seseorang telah hidup di dunia ini.

Sementara itu, usia biologis merefleksikan kondisi sebenarnya dari tubuh kita secara internal.

Estimasi usia biologis seringkali didasarkan pada perubahan pola metilasi DNA.

Metilasi DNA adalah modifikasi pada DNA yang terus terakumulasi seiring bertambahnya usia, dan memengaruhi cara kerja gen.

Salah satu teori utama adalah bahwa dengan memperlambat laju penuaan biologis, kita mungkin bisa mencegah atau setidaknya meringankan penyakit yang berkaitan dengan usia.

Ini berarti harapan untuk memiliki lebih banyak tahun hidup sehat menjadi lebih besar.

Studi Multivitamin dan Penuaan Biologis

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di AS, dengan dukungan dana sebagian dari produsen kembang gula Mars, menunjukkan potensi multivitamin harian.

Studi tersebut mengindikasikan bahwa multivitamin bisa membantu memperlambat beberapa penanda penuaan biologis.

Namun, para peneliti sendiri mengakui bahwa implikasi kesehatan yang sebenarnya dari temuan ini masih belum sepenuhnya jelas.

“Pada akhirnya, sangat penting untuk menentukan relevansi klinis dari temuan kami,” tulis para penulis studi tersebut.

Dr. Howard Sesso, seorang ahli epidemiologi dari departemen kedokteran Mass General Brigham dan penulis senior penelitian ini, menjelaskan bahwa temuan tersebut bukanlah rekomendasi.

Ia menegaskan bahwa temuan ini tidak berarti semua orang dewasa yang lebih tua harus serta-merta mulai mengonsumsi multivitamin.

“Tidak ada risiko yang diketahui dalam mengonsumsi multivitamin dalam dua uji klinis besar kami ini,” kata Dr. Sesso.

Ia juga menambahkan, “Pada saat yang sama, kami tidak tahu pasti siapa yang mendapat manfaat, dan bagaimana.”

Meskipun sebuah studi besar yang diterbitkan tahun lalu menemukan bahwa multivitamin harian tidak membantu orang hidup lebih lama dan bahkan mungkin meningkatkan risiko kematian dini, Dr. Sesso dan rekan-rekannya memiliki pandangan lain.

Mereka menyatakan bahwa pekerjaan sebelumnya menunjukkan multivitamin harian dikaitkan dengan peningkatan fungsi kognitif, serta pengurangan risiko kanker paru-paru dan katarak.

Dalam jurnal Nature Medicine, Sesso dan timnya melaporkan bagaimana 958 partisipan sehat dibagi menjadi empat kelompok.

Para partisipan memiliki usia rata-rata sekitar 70 tahun.

Kelompok-kelompok ini ditugaskan untuk mengonsumsi ekstrak kakao dan multivitamin setiap hari, atau ekstrak kakao harian dan plasebo multivitamin.

Kelompok lainnya mengonsumsi plasebo ekstrak kakao harian dan multivitamin, atau dua plasebo setiap hari.

Para peneliti mengambil sampel darah dari partisipan pada awal uji coba, serta setelah satu dan dua tahun.

Sampel-sampel ini kemudian dianalisis untuk melihat perubahan pada lima ukuran metilasi DNA yang berbeda, atau yang dikenal sebagai “jam epigenetik.”

Hasil Mengejutkan: Multivitamin dan Perlambatan Penuaan

Setelah mempertimbangkan usia, jenis kelamin, dan pengukuran awal partisipan, para peneliti menemukan hal yang menarik.

Dibandingkan dengan mereka yang diberi plasebo, partisipan yang mengonsumsi multivitamin setiap hari menunjukkan perlambatan penuaan biologis pada dua dari lima jam epigenetik.

Khususnya, jam-jam epigenetik tersebut adalah yang digunakan untuk memperkirakan risiko kematian.

Secara keseluruhan, para peneliti menyatakan bahwa perlambatan tersebut setara dengan sekitar empat bulan lebih sedikit penuaan biologis selama periode dua tahun.

Tim tersebut juga menambahkan bahwa efeknya tampaknya lebih besar bagi individu yang memiliki penuaan biologis lebih cepat di awal penelitian.

Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa ini mungkin disebabkan oleh partisipan tersebut yang memiliki defisit gizi yang lebih besar sejak awal.

“Status gizi mungkin sebagian menjelaskan hasilnya, tetapi jam epigenetik ini mungkin mencerminkan faktor risiko terkait usia lainnya,” ujar Dr. Sesso.

Para peneliti juga mencatat bahwa ekstrak kakao tidak memperlambat penuaan biologis pada jam epigenetik mana pun.

Ekstrak kakao juga tidak berinteraksi dengan multivitamin.

Mereka menambahkan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi apakah hasil sederhana yang terlihat untuk multivitamin ini benar-benar berkaitan dengan manfaat klinis yang berarti.

Pentingnya Gaya Hidup Sehat & Pandangan Ahli Lain

Dalam sebuah artikel pendamping, para ahli dari Columbia University Mailman School of Public Health di New York setuju dengan temuan tersebut.

Mereka juga menekankan bahwa efek yang ditemukan dalam studi ini sangat kecil.

Dr. Marco Di Antonio, seorang ahli penuaan biologis di Imperial College London yang tidak terlibat dalam penelitian ini, juga menyatakan.

Ia menyebut bahwa hubungan antara jam epigenetik ini dan aspek praktis penuaan masih belum jelas.

“Saya tidak berpikir bahwa orang harus mulai mengonsumsi multivitamin setiap hari [secara mutlak],” katanya.

Namun, Dr. Di Antonio melanjutkan, “Hasil ini menunjukkan bahwa memiliki diet dan gaya hidup sehat akan berdampak pada usia biologis Anda, karena perubahan langsung dalam diet dapat memengaruhi jam-jam tersebut.”

“Mengonsumsi multivitamin setiap hari akan sia-sia jika tidak disertai dengan gaya hidup sehat,” tambahnya.

Menurutnya, kebiasaan buruk juga akan memiliki dampak negatif pada penuaan yang tidak akan bisa diatasi oleh multivitamin.

Dr. Pilar Guallar Castillón, seorang profesor di Autonomous University of Madrid, menambahkan bahwa uji klinis terkait dengan studi tersebut tidak menemukan efek.

Ia mengatakan tidak ada efek konsumsi multivitamin pada penyebab utama kematian dan morbiditas.

“Saran pribadi saya adalah berhenti mengonsumsi multivitamin, baik dalam bentuk pil atau gummy,” tegasnya.

“Makanlah diet sehat dan bervariasi yang kaya buah dan sayuran [sumber alami utama vitamin dan mineral], dan jangan buang-buang uang Anda untuk suplemen gizi.

Terdapat kepentingan komersial yang besar dalam konsumsi suplemen dan kurangnya bukti klinis,” pungkasnya.

FAQ (Tanya Jawab)

Apakah multivitamin benar-benar dapat memperlambat penuaan biologis?

Studi terbaru menunjukkan bahwa multivitamin harian mungkin memperlambat beberapa penanda penuaan biologis, seperti yang terlihat pada perubahan metilasi DNA, hingga sekitar empat bulan selama dua tahun. Namun, efeknya dianggap kecil dan relevansi klinisnya masih dalam pertanyaan.

Apa perbedaan antara usia kronologis dan usia biologis?

Usia kronologis adalah berapa lama Anda telah hidup berdasarkan tanggal lahir Anda. Usia biologis mencerminkan kondisi fungsional tubuh Anda, yang dapat dipengaruhi oleh gaya hidup, genetika, dan faktor lingkungan lainnya, dan diukur melalui penanda seperti metilasi DNA.

Apakah saya harus mulai mengonsumsi multivitamin setiap hari setelah membaca studi ini?

Tidak ada rekomendasi mutlak. Dr. Howard Sesso, penulis studi, menyatakan bahwa tidak semua orang dewasa perlu mengonsumsi multivitamin. Para ahli lain menekankan bahwa gaya hidup sehat dengan diet seimbang, kaya buah dan sayuran, jauh lebih penting dan tidak dapat digantikan oleh suplemen.

Apakah ada risiko dalam mengonsumsi multivitamin?

Menurut Dr. Sesso, tidak ada risiko yang diketahui dalam mengonsumsi multivitamin dalam uji klinis besar yang mereka lakukan. Namun, penting untuk selalu berkonsultasi dengan profesional kesehatan sebelum memulai suplemen apa pun, terutama jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat lain.

Apakah ekstrak kakao memiliki efek anti-penuaan?

Dalam penelitian ini, ekstrak kakao tidak menunjukkan kemampuan untuk memperlambat penuaan biologis pada jam epigenetik mana pun, dan juga tidak berinteraksi dengan efek multivitamin.

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment