Waspada! Efek Samping Omeprazole Jangka Panjang Yang Tak Banyak Orang Tahu: Dokter Ungkap Bahayanya!
INFOLABMED.COM - Dr. Amir Khan, seorang dokter residen ITV sekaligus dokter umum NHS yang terkemuka, baru-baru ini mengeluarkan peringatan penting.
Peringatan tersebut ditujukan kepada siapa pun yang menggunakan omeprazole, obat yang diresepkan secara luas, terkait aturan penggunaannya.
Obat ini umum diberikan kepada individu yang mengalami kelebihan asam lambung.
Kondisi kelebihan asam lambung dapat memicu berbagai masalah kesehatan.
Masalah tersebut termasuk mulas, refluks asam, dan tukak lambung, di antara kondisi lainnya.
Omeprazole sendiri termasuk dalam golongan obat yang dikenal sebagai penghambat pompa proton atau PPI (proton pump inhibitors).
Cara kerjanya adalah meredakan gejala dan memberikan waktu bagi jaringan pencernaan yang rusak untuk pulih.
Peredaan gejala secara menyeluruh mungkin memerlukan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu penggunaan yang konsisten.
Durasi ini bergantung pada kondisi yang sedang diobati.
Penggunaan omeprazole jangka panjang umumnya dianggap aman untuk kondisi kesehatan tertentu jika diresepkan oleh dokter.
Namun, ada potensi risiko yang terkait dengan penggunaan berkelanjutan.
Terutama karena obat ini dapat mengurangi kadar asam lambung dalam tubuh selama periode yang panjang.
Melalui akun Instagram pribadinya, tempat ia secara rutin berbagi konten kesehatan informatif dan edukatif, Dr. Amir Khan baru-baru ini memperingatkan 788.000 pengikutnya.
Peringatan tersebut membahas bahaya penggunaan obat-obatan yang berkepanjangan.
Dalam keterangan unggahannya, ia menulis: “Semua obat dapat memiliki efek samping yang mungkin terjadi.
Berikut adalah beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan apa yang harus dilakukan.”
Dalam video yang menyertainya, yang pertama kali diunggah akhir tahun lalu namun nasihatnya masih relevan hingga saat ini, ia menjelaskan:
“Banyak orang mengonsumsi obat-obatan, dan bagi sebagian besar, obat-obatan tersebut sangat bermanfaat.
Namun terkadang, obat-obatan itu dapat menimbulkan efek samping yang mungkin tidak Anda duga.
Jadi, saya akan membagikan tiga efek samping umum dan, yang lebih penting, apa yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya.
Namun selalu ingat, jangan berhenti minum obat secara tiba-tiba.
Selalu bicarakan dengan dokter umum atau apoteker Anda jika Anda memiliki kekhawatiran.”
Apa Itu Omeprazole dan Mengapa Penting untuk Berhati-hati?
Dr. Khan melanjutkan:
“Yang pertama adalah PPI, proton pump inhibitors, seperti omeprazole atau lansoprazole.
Orang menggunakannya untuk refluks asam, mulas, dan gejala semacam itu.
Obat-obatan ini sangat baik untuk menenangkan asam lambung.”
“Namun penggunaan jangka panjang dapat berarti tubuh Anda menyerap lebih sedikit vitamin B12, magnesium, dan kalsium.
Hal ini dapat membuat beberapa orang merasa lelah atau berisiko mengalami tulang yang lebih lemah.
Anda tidak perlu panik, tetapi jika Anda sudah mengonsumsinya cukup lama, mungkin ada baiknya memeriksa kadar vitamin Anda.
Pastikan juga pola makan Anda kaya akan sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, dan produk susu.
Terkadang Anda bisa mengurangi dosis jika gejala Anda terkontrol dengan baik, selalu sambil berbicara dengan dokter umum Anda.
Anda mungkin juga bisa menggunakannya sesekali daripada terus-menerus.
Selalu bicarakan dengan dokter umum Anda terlebih dahulu.”
Risiko Jangka Panjang Penggunaan Omeprazole yang Harus Anda Ketahui
Mengonsumsi omeprazole dalam jangka waktu yang panjang dapat mengganggu cara tubuh Anda menyerap nutrisi penting.
Ini berpotensi mengakibatkan kekurangan vitamin B12.
Kekurangan ini dapat menyebabkan masalah saraf, kabut mental (mental fog), dan kepala terasa ringan.
Defisiensi Nutrisi Vital
Obat ini juga dapat menguras kadar magnesium, suatu kondisi yang disebut hipomagnesemia.
Hipomagnesemia bisa membuat Anda merasa lelah.
Anda mungkin juga mengalami kejang otot, detak jantung tidak teratur, atau dalam kasus yang parah, kejang-kejang.
Ada juga bahaya mengembangkan defisiensi zat besi dan kalsium.
Kekurangan ini dapat berdampak negatif pada kesehatan tulang dan berbagai fungsi tubuh.
Peningkatan Risiko Infeksi
Penggunaan omeprazole jangka panjang juga dapat meningkatkan kerentanan terhadap infeksi.
Penurunan kadar asam lambung, yang biasanya membantu menghilangkan bakteri berbahaya, dapat meningkatkan kemungkinan tertular infeksi Clostridioides difficile (C.diff).
Infeksi ini merupakan kondisi usus parah yang menyebabkan diare ekstrem.
Penelitian menunjukkan potensi peningkatan risiko pneumonia jangka pendek.
Meskipun demikian, bukti jangka panjang untuk kondisi ini masih belum konklusif.
Dampak pada Kesehatan Tulang
Fraktur tulang menjadi kekhawatiran lain yang muncul.
Penggunaan jangka panjang, terutama selama setahun atau lebih dengan dosis tinggi, telah dikaitkan dengan peningkatan risiko fraktur di pinggul, pergelangan tangan, atau tulang belakang.
Hal ini kemungkinan besar diakibatkan oleh berkurangnya penyerapan kalsium.
Komplikasi Ginjal dan Pertumbuhan Polip
Selain itu, terdapat peningkatan risiko komplikasi ginjal.
Penggunaan jangka panjang telah dikaitkan dengan probabilitas yang lebih tinggi untuk mengembangkan penyakit ginjal kronis (CKD).
Lebih lanjut, pertumbuhan di perut seperti polip kelenjar fundus, yang merupakan formasi benigna pada lapisan lambung, dapat berkembang dengan penggunaan yang berkepanjangan.
Saran Dokter untuk Pengguna Omeprazole Jangka Panjang
Penting untuk diingat bahwa setiap keputusan terkait pengobatan harus selalu melalui konsultasi dengan profesional medis.
Jangan pernah mengubah dosis atau menghentikan obat tanpa saran dari dokter atau apoteker Anda.
Kesehatan adalah prioritas, dan pemahaman yang tepat tentang obat-obatan yang kita konsumsi adalah kuncinya.
Post a Comment