Terungkap! Rahasia Umur Panjang Ada Di Darah Anda: Studi Terbaru Tunjukkan Prediksi Lewat Rna

Table of Contents
Terungkap! Rahasia Umur Panjang Ada Di Darah Anda: Studi Terbaru Tunjukkan Prediksi Lewat Rna

INFOLABMED.COM - Sebuah penelitian inovatif yang diterbitkan dalam jurnal *Aging Cell* baru-baru ini mengungkap kaitan menarik antara tingkat RNA non-coding kecil tertentu dalam darah dan potensi harapan hidup seseorang.

Molekul RNA yang berfungsi mengatur ekspresi gen ini, diduga kuat memiliki peran krusial dalam menentukan berapa lama kita bisa hidup.

Penelitian Mendalam Ungkap Prediktor Umur Panjang

Para peneliti melakukan evaluasi terhadap 828 jenis RNA non-coding kecil yang berbeda dari sampel darah.

Sampel-sampel tersebut diperoleh dari 1.271 lansia yang tinggal di komunitas, dengan usia 71 tahun ke atas, yang telah menjadi peserta dalam sebuah studi berkelanjutan.

Dengan memanfaatkan kecanggihan *machine learning*, tim peneliti berhasil mengembangkan sebuah model prediksi.

Model ini dirancang khusus untuk memprediksi kelangsungan hidup individu dalam kurun waktu 2, 5, dan 10 tahun ke depan.

Prediksi tersebut didasarkan pada tingkat RNA non-coding kecil di awal studi, usia peserta, serta berbagai variabel klinis penting lainnya.

Variabel-variabel komprehensif ini mencakup data demografi, kebiasaan gaya hidup, kondisi suasana hati, tingkat fungsi fisik, hasil tes laboratorium klinis standar, kadar lipid dan metabolit, serta riwayat kondisi medis yang telah ada.

PiRNA: Kunci Misterius Menuju Kehidupan yang Lebih Panjang

Menariknya, model prediksi ini menunjukkan tingkat akurasi yang luar biasa, terutama dalam memperkirakan kelangsungan hidup selama dua tahun pertama.

Salah satu temuan paling mengejutkan melibatkan sekelompok molekul RNA non-coding kecil yang dikenal sebagai piRNA.

Menurut Dr. Virginia Byers Kraus, MD, PhD, co-corresponding author dari Duke Molecular Physiology Institute, para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa piRNA memainkan peran vital dalam melindungi DNA pada sel-sel reproduksi.

Namun, perannya di bagian tubuh lainnya hingga saat ini masih merupakan sebuah misteri yang belum sepenuhnya terpecahkan.

Dalam kerangka studi ini, sembilan jenis piRNA berhasil diidentifikasi secara spesifik.

Yang menarik, kesembilan piRNA ini semuanya ditemukan dalam kadar yang lebih rendah pada individu yang memiliki umur lebih panjang.

Penemuan ini secara signifikan menempatkan piRNA sebagai target terapeutik yang sangat potensial untuk upaya memperpanjang usia.

Masa Depan Pengobatan dan Harapan Hidup yang Lebih Baik

"Hasil penelitian ini memberikan pandangan bahwa tes darah sederhana yang mengukur kadar piRNA suatu hari nanti dapat sangat membantu dokter dalam memahami kesehatan dan proses penuaan dengan lebih mendalam," jelas Dr. Byers Kraus.

Ia melanjutkan, "Lebih dari itu, temuan ini bahkan berpotensi untuk menjadi panduan dalam pengembangan perawatan baru yang inovatif, yang bertujuan membantu individu menjalani hidup lebih lama dan, yang terpenting, lebih sehat."

Imaduddin Badrawi, S.Tr.AK
Imaduddin Badrawi, S.Tr.AK Founder infolabmed.com, bankdarah.com, buku pertama "Pedoman Teknik Pemeriksaan Laboratorium Klinik Untuk Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik". Content writer di atlm-edu.id, indonewstoday.com, eksemplar.com dan kumparan.com/catatan-atlm. Untuk kerjasama bisa melalui e mail : imadanalis@gmail.com. Media sosial : https://lynk.id/imaduddinbadrawi.

Post a Comment