Terobosan Baru! Abbott Dan Novo Nordisk Hadirkan Extensior: Solusi Semaglutide Yang Lebih Terjangkau Untuk Melawan Wabah Diabetes Di India

Table of Contents
Terobosan Baru! Abbott Dan Novo Nordisk Hadirkan Extensior: Solusi Semaglutide Yang Lebih Terjangkau Untuk Melawan Wabah Diabetes Di India

INFOLABMED.COM - Abbott, salah satu perusahaan kesehatan global terkemuka, pada hari Jumat mengumumkan kolaborasi strategisnya dengan Novo Nordisk India.

Kemitraan ini bertujuan meluncurkan Extensior, sebuah merek kedua dari obat semaglutide, di pasar India.

Langkah inovatif ini diharapkan dapat memperluas akses terhadap terapi GLP-1 yang vital bagi jutaan penderita diabetes di seluruh negeri.

Extensior: Solusi Semaglutide yang Ditunggu

Kedua perusahaan secara resmi menyatakan bahwa Abbott akan bertanggung jawab penuh atas komersialisasi dan distribusi Extensior di India.

Sementara itu, Novo Nordisk akan berperan sebagai pemasok molekul semaglutide, yang secara global dikenal luas dengan nama merek Ozempic.

Semaglutide telah mendapatkan persetujuan sebagai terapi tambahan bagi diet dan olahraga untuk orang dewasa dengan diabetes tipe 2.

Obat ini dikenal efektif dalam menurunkan kadar HbA1c, membantu program penurunan berat badan, serta secara signifikan mengurangi risiko masalah kardiovaskular dan ginjal.

Keamanan dan efikasinya telah terbukti melalui lebih dari 44 uji klinis yang komprehensif dan lebih dari 10 studi dunia nyata.

Secara global, semaglutide telah digunakan oleh pasien selama lebih dari 49 juta tahun, mencakup berbagai produk semaglutide yang tersedia.

Extensior akan tersedia dalam perangkat pena FlexTouch yang praktis dan mudah digunakan.

Pasien akan dapat memilih dosis yang sesuai, yaitu 0,25 mg, 0,5 mg, dan 1 mg.

Harga dan Ketersediaan: Harapan Baru untuk Aksesibilitas

Meskipun Abbott belum secara resmi mengungkapkan harga Extensior di India, sumber terpercaya mengindikasikan bahwa harganya akan lebih terjangkau dibandingkan Ozempic.

Perkiraan ini mempertimbangkan masuknya obat generik berharga lebih rendah seiring dengan berakhirnya paten semaglutide pada Maret 2026.

Saat ini, biaya bulanan semaglutide (Ozempic) di India berkisar antara Rs10.000 hingga Rs12.000.

Potensi harga yang lebih rendah dari Extensior dapat menjadi game-changer dalam meningkatkan aksesibilitas pengobatan penting ini.

Visi Abbott dan Novo Nordisk untuk Penanganan Diabetes

Kartik Rajendran, Managing Director Abbott, menyatakan bahwa peluncuran semaglutide ini merupakan penambahan yang logis dalam upaya perusahaan membangun ekosistem diabetes yang menyeluruh.

Ekosistem ini mencakup berbagai aspek mulai dari diagnostik, nutrisi, hingga pemantauan glukosa berkelanjutan.

Di sisi lain, Vikrant Shrotriya, Kepala Novo Nordisk India, menyoroti bahwa kemitraan ini akan meningkatkan ketersediaan molekul yang telah “mengubah cara penanganan diabetes tipe 2.”

Ia juga menekankan kecanggihan manufaktur DNA rekombinan di balik produksi semaglutide.

Tantangan Diabetes di India: Urgensi Intervensi

Waktu peluncuran Extensior ini sangatlah krusial, mengingat situasi diabetes di India yang semakin mengkhawatirkan.

Proyeksi menunjukkan prevalensi diabetes di India diperkirakan akan melonjak hingga 150 juta kasus pada tahun 2050.

Angka ini tentu akan semakin membebani sistem kesehatan yang sudah kewalahan.

India juga menghabiskan lebih dari 9,8 miliar dolar AS setiap tahun untuk perawatan terkait diabetes.

Angka ini diproyeksikan akan meningkat tajam seiring dengan bertambahnya komplikasi penyakit.

Ironisnya, 43 persen penderita diabetes masih belum terdiagnosis, yang membatasi peluang untuk intervensi dini yang efektif.

Prevalensi dan Dampak Sosial

Data nasional menunjukkan bahwa saat ini 101 juta warga India hidup dengan diabetes.

Selain itu, 136 juta orang lainnya diklasifikasikan sebagai pra-diabetes.

Satu dari tujuh orang dewasa dengan diabetes tipe 2 secara global adalah warga India.

Negara ini juga memiliki prevalensi diabetes tertinggi kedua di seluruh dunia.

Bukan hanya itu, India menduduki peringkat ketiga dalam prevalensi obesitas global.

Manajemen Penyakit dan Risiko Komplikasi

Manajemen penyakit tetap menjadi tantangan besar di India.

Sebanyak 77 persen penderita diabetes di India tidak berada di bawah kontrol glikemik yang optimal.

Kondisi ini secara signifikan meningkatkan risiko komplikasi serius.

Komplikasi tersebut meliputi kejadian kardiovaskular dan kematian dini.

Bahkan, satu tahun kontrol glikemik yang buruk dapat meningkatkan risiko infark miokard sebesar 67 persen.

Risiko gagal jantung juga meningkat sebesar 64 persen, dan stroke sebesar 51 persen.

Krisis Obesitas: Pemicu Utama Diabetes

Krisis obesitas di India sangat erat kaitannya dengan lonjakan kasus diabetes.

Sekitar 254 juta warga India hidup dengan obesitas umum.

Tingkat kelebihan berat badan dan obesitas telah meningkat dua kali lipat dalam 15 tahun terakhir.

Sekitar 70% penderita diabetes juga mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

Kombinasi ini meningkatkan risiko kematian hingga tujuh kali lipat.

Dengan peluncuran Extensior, Abbott dan Novo Nordisk berharap dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam perjuangan India melawan diabetes dan komplikasinya.

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment