Revolusi Kesehatan Wanita: Pm Modi Luncurkan Kampanye Vaksin Hpv Nasional Untuk Cegah Kanker Serviks!
INFOLABMED.COM - Perdana Menteri Narendra Modi telah secara resmi meluncurkan kampanye vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) berskala nasional yang sangat penting.
Inisiatif ini secara khusus menargetkan anak perempuan berusia 14 tahun di seluruh penjuru negeri.
Peluncuran bersejarah ini berlangsung pada tanggal 28 Februari, bertempat di Ajmer, Rajasthan.
PM Modi menyampaikan, "Hari ini, saya mendapat kehormatan untuk meluncurkan kampanye vaksin HPV dari Ajmer.
"Kampanye ini akan menjadikan para gadis di negara ini kuat."
Melalui unggahan di platform X (sebelumnya Twitter), beliau juga menegaskan misi utama.
"Inisiatif ini bertujuan untuk mencegah kanker serviks," tulisnya.
Vaksin HPV: Perisai Pelindung untuk Masa Depan
Selama periode kampanye yang ambisius ini, vaksin Gardasil 4 dosis tunggal akan diberikan kepada para peserta.
Gardasil 4 merupakan vaksin HPV kuadrivalen yang dirancang untuk memberikan perlindungan komprehensif.
Vaksin ini efektif melawan tipe HPV 16 dan 18, yang merupakan penyebab utama kanker serviks.
Selain itu, Gardasil 4 juga melindungi dari tipe 6 dan 11, yang terkait dengan kondisi lain.
Program ini memiliki target yang signifikan, yaitu sekitar 1,15 crore anak perempuan berusia 14 tahun setiap tahunnya.
Jangkauan kampanye ini meliputi seluruh Negara Bagian dan Wilayah Persatuan di India.
Kabar baiknya, vaksinasi ini akan diberikan secara gratis.
Pelayanan gratis ini tersedia di fasilitas kesehatan pemerintah yang telah ditunjuk.
Kampanye ini akan berjalan dalam mode misi selama periode tiga bulan yang intensif.
Selama waktu tersebut, anak perempuan yang memenuhi syarat dapat menerima vaksin setiap hari di fasilitas yang ditentukan.
Setelah periode awal tiga bulan, vaksin akan terus tersedia pada hari-hari imunisasi rutin.
Pusat-pusat vaksinasi tersebar luas.
Ini termasuk Ayushman Arogya Mandirs (Puskesmas), Pusat Kesehatan Masyarakat (Community Health Centres).
Juga Rumah Sakit Tingkat Sub-Distrik dan Distrik, serta Rumah Sakit dan Perguruan Tinggi Kedokteran Pemerintah.
Setiap sesi vaksinasi akan diawasi secara ketat oleh Petugas Medis yang terlatih.
Mereka akan didukung oleh tim layanan kesehatan terampil.
Untuk memastikan keamanan, semua lokasi akan memiliki Titik Rantai Dingin (Cold Chain Points/CCP) yang berfungsi dengan baik.
Fasilitas ini juga akan terhubung dengan fasilitas kesehatan pemerintah yang beroperasi 24/7.
Koneksi ini penting untuk memastikan dukungan medis segera dan penanganan setiap Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) langka.
Vaksinasi bersifat sukarela.
Persetujuan tertulis dari orang tua atau wali akan diperoleh sebelum pemberian vaksin.
Dengan peluncuran program ini, India kini bergabung dengan lebih dari 160 negara lain.
Negara-negara ini sebelumnya telah memperkenalkan vaksinasi HPV.
Kanker Serviks dan Hubungannya dengan HPV: Sebuah Penjelasan
Human Papillomavirus (HPV) adalah infeksi menular seksual (IMS) yang sangat umum.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa hampir semua orang yang aktif secara seksual akan terinfeksi pada suatu titik dalam hidup mereka.
Seringkali, infeksi ini tidak menunjukkan gejala.
Biasanya, infeksi ini akan sembuh dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan.
Namun, dalam beberapa kasus, infeksi HPV dapat berkembang dan menyebabkan kanker.
Hampir 80% kasus kanker serviks umumnya disebabkan oleh HPV risiko tinggi.
Secara khusus, tipe 16 dan 18 adalah pemicu utamanya.
WHO menekankan bahwa kanker yang disebabkan oleh HPV dapat dicegah melalui vaksinasi.
Mengapa Usia 14 Tahun Menjadi Krusial untuk Vaksinasi HPV?
Vaksin HPV memberikan manfaat pencegahan tertinggi saat diberikan sebelum individu terpapar virus.
Memvaksinasi anak perempuan pada usia 14 tahun memastikan perlindungan optimal sebelum potensi infeksi terjadi.
Langkah ini mengarah pada kekebalan jangka panjang yang kuat.
Hal ini juga secara signifikan mengurangi risiko kanker serviks di masa depan.
Studi global dan India yang telah ditinjau oleh otoritas kesehatan menunjukkan.
Studi tersebut mengonfirmasi perlindungan yang kuat dan tahan lama.
Efek ini diperoleh ketika vaksin diberikan pada kelompok usia ini.
Post a Comment