Peringatan Mendesak! Kematian Tragis Bayi Akibat Listeria Dari Susu Mentah: Risiko Tersembunyi Untuk Ibu Hamil Dan Si Kecil

Table of Contents
Peringatan Mendesak! Kematian Tragis Bayi Akibat Listeria Dari Susu Mentah: Risiko Tersembunyi Untuk Ibu Hamil Dan Si Kecil

INFOLABMED.COM - Otoritas kesehatan di New Mexico telah mengeluarkan peringatan keras terhadap konsumsi produk susu mentah.

Hal ini menyusul insiden tragis kematian seorang bayi baru lahir di negara bagian tersebut akibat infeksi listeria.

Diduga kuat, infeksi ini didapat ketika ibu sang bayi mengonsumsi susu mentah selama masa kehamilannya.

Departemen Kesehatan New Mexico (NMDOH) dalam rilis persnya mengungkapkan keyakinan bahwa sang ibu mengonsumsi susu yang tidak dipasteurisasi.

Konsumsi tersebut kemungkinan besar menjadi pemicu infeksi listeria yang fatal.

Risiko Tak Terlihat: Mengapa Susu Mentah Berbahaya?

Meskipun sumber pasti listeria yang menyebabkan kematian bayi tidak dapat dipastikan, rilis tersebut menggarisbawahi sesuatu yang krusial.

“Kematian tragis ini menyoroti risiko serius yang ditimbulkan oleh produk susu mentah,” kata NMDOH.

Risiko ini terutama mengancam ibu hamil, anak kecil, warga lansia di New Mexico, dan siapa pun dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Dr. Chad Smelser, wakil ahli epidemiologi negara bagian untuk Departemen Kesehatan New Mexico, secara tegas menyatakan saran.

Ia mengimbau agar wanita hamil hanya mengonsumsi susu yang sudah dipasteurisasi.

Tindakan pencegahan ini sangat penting untuk “mencegah penyakit dan kematian pada bayi baru lahir.”

Pasteurisasi adalah proses pemanasan susu mentah guna membunuh kuman berbahaya.

Listeria dan Patogen Lain yang Mengintai

Listeria merupakan salah satu dari banyak kuman penyebab penyakit yang bisa ditemukan dalam susu yang belum dipasteurisasi.

Bakteri ini dalam susu yang belum diolah dapat menyebabkan keguguran, lahir mati, kelahiran prematur, atau infeksi fatal pada bayi baru lahir.

Selain itu, listeria juga berpotensi menyebabkan infeksi serius dan kematian pada individu dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu, menurut departemen kesehatan.

Konsumen susu mentah juga berisiko terpapar berbagai patogen lain yang berbahaya.

Ini termasuk flu burung, brucella, tuberkulosis, salmonella, campylobacter, cryptosporidium, dan E. coli, seperti yang dijelaskan dalam rilis departemen kesehatan.

Kontroversi dan Popularitas Susu Mentah

Pejabat kesehatan federal telah lama memperingatkan masyarakat agar tidak mengonsumsi susu mentah karena risiko kesehatan yang signifikan.

Bahkan, penjualan susu mentah antar negara bagian telah dilarang sejak tahun 1987.

Namun, popularitas susu mentah justru mengalami peningkatan pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelum bergabung dengan pemerintahan Trump kedua, Robert F. Kennedy Jr. yang kini menjabat sebagai Menteri Kesehatan, pernah menyatakan dirinya sebagai penggemar susu yang tidak dipasteurisasi.

Sejak menjadi Menteri Kesehatan, Kennedy sebagian besar telah menghindari isu ini.

Ini terjadi meskipun ada dorongan kuat dari para advokat susu mentah untuk mengubah kebijakan federal.

Kampanye baru pemerintahan Trump untuk mempromosikan konsumsi susu utuh (whole milk) tidak secara spesifik menyebutkan susu mentah.

Kendati demikian, beberapa pendukung susu mentah merasa terdorong oleh langkah ini dan perkembangan lain dari Washington.

Pada bulan September, laporan “Make America Healthy Again” dari pemerintah menawarkan pedoman kesehatan baru di bawah kepemimpinan Kennedy.

Laporan tersebut mencakup rencana untuk menghapus hambatan bagi peternak susu skala kecil yang menjual susu mereka sendiri.

Pada saat itu, Nestle menggambarkannya sebagai “kemenangan besar” bagi perusahaan yang menjual produk susu utuh atau susu mentah.

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment