Memahami Prinsip Sistem Kultur Darah Otomatis (Bactec & Bact/alert) Dalam Mikrobiologi Klinik
INFOLABMED.COM Sistem kultur darah otomatis telah merevolusi diagnosis infeksi aliran darah di mikrobiologi klinik.
Teknologi ini memberikan kecepatan dan efisiensi yang krusial untuk penanganan pasien.
Infeksi aliran darah, sering disebut bakteremia atau fungemia, merupakan kondisi medis yang serius dan berpotensi mengancam jiwa.
Diagnosis cepat sangat penting untuk memulai terapi antibiotik yang tepat waktu dan efektif.
Sistem otomatis seperti BACTEC dan BacT/ALERT dirancang untuk mendeteksi pertumbuhan mikroorganisme secara dini.
Deteksi ini dilakukan langsung dari sampel darah pasien yang dimasukkan ke dalam botol kultur khusus.
Pentingnya Kultur Darah dalam Mikrobiologi Klinik
Kultur darah adalah metode standar emas untuk mendeteksi keberadaan mikroorganisme dalam aliran darah.
Kehadiran mikroorganisme di aliran darah dapat menyebabkan sepsis, suatu respons imun yang berlebihan dan berbahaya.
Sepsis dapat berkembang menjadi syok septik dan kegagalan organ multisistem, seringkali berakibat fatal.
Identifikasi patogen penyebab dan uji sensitivitas antibiotik sangat penting untuk panduan pengobatan.
Metode kultur konvensional memerlukan waktu inkubasi yang lama dan pengamatan manual yang intensif.
Keterlambatan diagnosis dapat memperburuk prognosis pasien secara signifikan.
Prinsip Umum Sistem Kultur Darah Otomatis
Prinsip utama sistem kultur darah otomatis berpusat pada deteksi produk metabolisme mikroorganisme.
Mikroba yang tumbuh dalam medium kultur akan menghasilkan gas, terutama karbon dioksida (CO2), sebagai produk sampingan.
Peningkatan kadar CO2 mengindikasikan adanya aktivitas metabolisme bakteri atau jamur.
Botol kultur khusus mengandung medium nutrisi yang kaya untuk mendukung pertumbuhan berbagai jenis mikroba.
Setiap botol juga dilengkapi dengan sensor kimia yang sensitif terhadap perubahan komposisi gas atau pH.
Instrumen otomatis akan secara terus-menerus memantau botol-botol ini untuk mendeteksi sinyal pertumbuhan.
Ketika sinyal positif terdeteksi, sistem akan memberikan peringatan kepada teknisi laboratorium.
Sistem BACTEC (BD BACTEC™)
Prinsip Deteksi Fluoresensi
Sistem BACTEC, yang diproduksi oleh Becton, Dickinson and Company (BD), menggunakan prinsip deteksi fluoresensi.
Botol kultur BACTEC memiliki sensor pada bagian bawah yang mengandung pewarna fluoresen.
Pewarna ini sangat sensitif terhadap perubahan kadar CO2 dalam medium kultur.
Ketika mikroorganisme tumbuh, mereka melepaskan CO2 ke dalam medium.
CO2 terlarut akan bereaksi dengan air membentuk asam karbonat, menurunkan pH medium.
Penurunan pH ini menyebabkan perubahan pada pewarna fluoresen.
Instrumen BACTEC secara berkala mengukur tingkat fluoresensi dari setiap botol.
Peningkatan intensitas fluoresensi di atas ambang batas tertentu menandakan adanya pertumbuhan mikroba.
Sistem akan menandai botol tersebut sebagai positif dan memberikan sinyal visual atau alarm.
Jenis Botol BACTEC
BACTEC Plus Aerobic/Anaerobic: Digunakan untuk kultur bakteri aerobik dan anaerobik.
BACTEC PEDS Plus™: Dirancang khusus untuk sampel pediatrik dengan volume darah yang lebih kecil.
BACTEC Myco/F Lytic: Digunakan untuk mendeteksi mikobakteri dan jamur.
Sistem BacT/ALERT (bioMérieux BacT/ALERT®)
Prinsip Deteksi Kolorimetri
Sistem BacT/ALERT, dari bioMérieux, menggunakan prinsip deteksi kolorimetri.
Botol kultur BacT/ALERT memiliki sensor kimia di bagian bawah yang mengandung indikator pH.
Indikator ini akan mengalami perubahan warna ketika pH medium kultur berubah.
Mirip dengan BACTEC, pertumbuhan mikroorganisme menghasilkan CO2 yang menurunkan pH.
Penurunan pH ini menyebabkan perubahan warna pada sensor.
Instrumen BacT/ALERT secara terus-menerus memonitor perubahan warna sensor pada setiap botol.
Pergeseran warna yang terdeteksi, dari hijau ke kuning, menandakan adanya pertumbuhan mikroba.
Sistem kemudian mengidentifikasi botol sebagai positif dan memberikan notifikasi.
Jenis Botol BacT/ALERT
BacT/ALERT FA Plus/FN Plus: Untuk kultur bakteri aerobik dan anaerobik umum.
BacT/ALERT PF Plus: Dirancang untuk kultur pediatrik dan cairan tubuh steril lainnya.
BacT/ALERT MP: Digunakan untuk mendeteksi mikobakteri.
BacT/ALERT 3D Dual-T: Untuk kultur jamur.
Manfaat Sistem Otomatis dalam Mikrobiologi Klinik
Sistem kultur darah otomatis menawarkan banyak keuntungan dibandingkan metode manual.
Waktu deteksi positif (TTP) jauh lebih singkat, memungkinkan diagnosis lebih cepat.
Deteksi dini sangat krusial untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas akibat infeksi aliran darah.
Automatisasi mengurangi kebutuhan akan pengamatan manual yang memakan waktu dan rentan kesalahan.
Sistem ini juga meningkatkan sensitivitas deteksi mikroorganisme dalam volume darah yang kecil.
Integrasi dengan sistem informasi laboratorium (LIS) memfasilitasi pelaporan hasil yang cepat dan akurat.
Informasi yang cepat membantu dokter membuat keputusan terapi antibiotik empiris yang lebih tepat.
Penggunaan sistem otomatis juga mendukung program pengelolaan antimikroba atau antibiotik stewardship.
Hal ini berkontribusi pada penggunaan antibiotik yang bijak dan mengurangi risiko resistensi.
Secara keseluruhan, sistem BACTEC dan BacT/ALERT merupakan alat yang tak tergantikan dalam praktik mikrobiologi klinik modern.
Mereka berperan fundamental dalam meningkatkan kecepatan diagnosis, efisiensi kerja laboratorium, dan hasil klinis pasien secara signifikan.
Post a Comment