C-C-C vs S-S-S: Trik Mudah Bedakan Plasma dan Serum untuk Tenaga Medis
INFOLABMED.COM - Bagi tenaga laboratorium, mahasiswa kedokteran, atau profesi kesehatan, membedakan plasma dan serum adalah hal mendasar.
Namun, tidak jarang kita sedikit bingung atau lupa: yang mana mengandung faktor pembekuan? Untuk tes apa saja masing-masing digunakan? Jangan khawatir, ada easy memory hook for Plasma and Serum yang sangat mudah diingat: Plasma → C-C-C dan Serum → S-S-S. Mari kita uraikan.
Plasma → Ingat "C-C-C"
Gunakan tiga kata kunci berawalan "C" untuk mengingat ciri-ciri Plasma:
- CLOTTING factor Present: Plasma adalah bagian cair darah yang diambil sebelum darah membeku. Oleh karena itu, semua faktor pembekuan (clotting factors) masih utuh di dalamnya.
- play with CLOT: Karena mengandung faktor pembekuan, plasma sangat "akrab" dengan proses pembekuan (clotting).
- COAGULATION tests: Plasma digunakan untuk pemeriksaan yang berkaitan dengan sistem pembekuan darah, seperti PT, aPTT, D-Dimer, dan Fibrinogen.
👉 Kesimpulan Hook: "Plasma plays with clotting" (Plasma bermain dengan pembekuan).
Serum → Ingat "S-S-S"
Gunakan tiga kata kunci berawalan "S" untuk mengingat ciri-ciri Serum:
- STRIPPED of clotting factors: Serum adalah bagian cair darah yang diambil setelah darah membeku. Proses pembekuan menghabiskan/menggunakan faktor-faktor pembekuan, sehingga serum "terlucuti" atau tanpa faktor pembekuan.
- SPARED from clotting: Serum terpisah (terselamatkan) dari proses pembekuan. Ia adalah cairan yang tersisa setelah clot (bekuan darah) terbentuk.
- SEROLOGICAL & BIOCHEMICAL test: Karena tidak mengandung faktor pembekuan yang dapat mengganggu, serum adalah sampel pilihan untuk sebagian besar tes kimia klinis (seperti kadar gula, kolesterol, enzim hati) dan tes serologi (seperti pemeriksaan antibody).
👉 Kesimpulan Hook: "Serum is separated after clot" (Serum dipisahkan setelah bekuan).
Perbedaan Praktis yang Perlu Diingat
- Antikoagulan: Pengambilan sampel plasma membutuhkan tabung berantikoagulan (seperti EDTA, Citrat, Heparin) untuk mencegah pembekuan. Serum TIDAK membutuhkan antikoagulan; darah dibiarkan membeku secara alami.
- Penampakan: Plasma bisa keruh atau kekuningan karena masih mengandung fibrinogen dan protein lain. Serum umumnya lebih jernih.
- Volume: Volume plasma yang didapat dari satu tabung biasanya lebih banyak dibanding serum dari volume darah yang sama, karena tidak ada komponen yang terpakai untuk membentuk bekuan padat.
Dapatkan informasi laboratorium dan trik praktis lainnya dengan Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui chanel Telegram di sini, Facebook di sini, dan Twitter/X di sini. Dukung perkembangan konten edukasi kami dengan memberikan donasi terbaikmu via DANA.
Post a Comment