Golongan Darah Bioplate: Metode Sederhana dan Efisien untuk Uji Golongan Darah ABO dan Rhesus
INFOLABMED.COM - Dalam dunia laboratorium klinik dan bank darah, penentuan golongan darah merupakan prosedur vital yang harus akurat. Salah satu metode yang banyak digunakan karena kesederhanaan dan keandalannya adalah Golongan Darah Bioplate.
Metode ini menjadi pilihan untuk uji rutin golongan darah ABO dan Rhesus (D) di banyak fasilitas kesehatan. Artikel ini akan mengupas bagaimana metode ini bekerja.
Apa Itu Golongan Darah Bioplate?
Golongan Darah Bioplate adalah metode slide test atau tile method yang dilakukan di atas sebuah pelat keramik atau plastik berpermukaan putih yang memiliki bagian-bagian (well) tertentu. Metode ini menggunakan prinsip reaksi aglutinasi antara antigen pada sel darah merah pasien dengan antibodi spesifik yang terdapat dalam reagen standar.
Komponen dan Prinsip Dasar
Prinsipnya didasarkan pada dua uji:
- Uju Maju (Forward Grouping): Mengidentifikasi antigen pada sel darah merah pasien.
- Uju Balik (Reverse Grouping): Mengidentifikasi antibodi yang ada dalam serum/plasma pasien. Pada Bioplate, fokus sering kali pada forward grouping untuk ABO dan Rhesus, menggunakan reagen anti-A, anti-B, dan anti-D.
Alat dan Bahan yang Diperlukan:
- Bioplate: Pelat dengan permukaan licin, biasanya memiliki lingkaran atau area yang sudah diberi label.
- Reagen Antisera: Anti-A, Anti-B, dan Anti-D.
- Sampel: Suspensi sel darah merah pasien (biasanya dalam larutan saline).
- Stik pengaduk (stik lidi atau aplikator khusus).
Langkah-Langkah Pemeriksaan Golongan Darah Bioplate
1. Persiapan Sampel Darah pasien diambil dan dibuat suspensi sel darah merah sekitar 2-5% dalam larutan fisiologis (NaCl 0,9%).
2. Pemberian Reagen Pada tiga area terpisah di Bioplate yang sudah diberi label, diteteskan masing-masing satu tetes reagen:
- Satu tetes Anti-A
- Satu tetes Anti-B
- Satu tetes Anti-D
3. Penambahan Sampel Pada setiap tetes reagen tersebut, ditambahkan satu tetes suspensi sel darah merah pasien.
4. Pencampuran dan Pengamatan
- Setiap campuran (sel darah merah + reagen) diaduk secara terpisah menggunakan ujung stik pengaduk yang berbeda untuk setiap area, hingga membentuk lapisan campuran berdiameter sekitar 1-2 cm.
- Pelat kemudian dipegang dan diputar dengan gerakan memutar secara hati-hati selama 1-2 menit.
- Hasil dibaca secara makroskopis (dengan mata telanjang).
Interpretasi Hasil: Membaca Reaksi Aglutinasi
- Positif (+): Terjadi aglutinasi, yaitu terbentuknya butiran-butiran merah (gumpalan sel darah merah) yang jelas di dalam campuran cairan. Menandakan adanya reaksi antara antigen sel dan antibodi reagen.
- Negatif (-): Tidak terjadi aglutinasi. Campuran tetap tampak homogen dan merata seperti suspensi merah halus.
Contoh Interpretasi:
Area Reagen | Hasil Reaksi | Interpretasi |
Anti-A | Aglutinasi (+) | Sel memiliki antigen A |
Anti-B | Tidak Aglutinasi (-) | Sel tidak memiliki antigen B |
Anti-D | Aglutinasi (+) | Sel memiliki antigen D (Rh+) |
Kesimpulan Golongan Darah: A Positif (A+) |
Keunggulan Metode Bioplate
- Sederhana dan Cepat: Tidak memerlukan alat yang rumit, hasil dapat diperoleh dalam beberapa menit.
- Mudah Dibaca: Reaksi aglutinasi makroskopis umumnya jelas terlihat.
- Biaya Relatif Murah: Peralatan dasar tidak mahal.
- Cocok untuk Pemeriksaan Rutin dan Volume Sedang.
Keterbatasan dan Hal yang Perlu Diperhatikan
- Subjektivitas: Membutuhkan teknisi yang berpengalaman untuk membedakan aglutinasi lemah (weak reaction) dari negatif.
- Risiko Pengeringan: Jika pengamatan terlalu lama, sampel dapat mengering dan menyerupai aglutinasi.
- Tidak Otomatis: Tidak cocok untuk volume sangat tinggi seperti di bank darah besar.
- Pentingnya Kontrol: Harus dilakukan kontrol kualitas reagen dan teknik yang baik.
Kesimpulan
Golongan Darah Bioplate merupakan metode manual yang telah teruji dan tetap relevan untuk penentuan golongan darah ABO dan Rhesus di berbagai setting pelayanan kesehatan. Meski tampak sederhana, akurasinya sangat bergantung pada teknik pelaksanaan dan kejelian pembacaan oleh teknisi yang kompeten. Metode ini menjadi fondasi penting sebelum prosedur transfusi darah, pemeriksaan antenatal, atau tindakan medis lainnya yang memerlukan informasi golongan darah yang akurat.
Ingin tahu lebih banyak tentang metode pemeriksaan laboratorium lainnya? Ikuti dan dapatkan informasinya melalui Telegram, Facebook, dan Twitter/X. Bantu kami terus berbagi ilmu dengan memberikan Donasi via DANA.
Post a Comment