Hb Elektroforesis: Pemeriksaan Kunci untuk Deteksi Kelainan Hemoglobin Sejak Dini
Table of Contents
INFOLABMED.COM - Hb elektroforesis adalah pemeriksaan laboratorium yang digunakan untuk memisahkan dan mengidentifikasi berbagai jenis hemoglobin dalam darah berdasarkan muatan listriknya.
Pemeriksaan ini sangat penting untuk mendeteksi hemoglobin abnormal yang menjadi penyebab hemoglobinopati seperti talasemia dan anemia sel sabit.
Baca juga: Pemeriksaan Asam Urat Urine 24 Jam: Evaluasi Produksi dan Ekskresi Asam Urat Tubuh
Apa Itu Hb Elektroforesis?
Hemoglobin normal dewasa terutama terdiri dari HbA, dengan sedikit HbA2 dan HbF. Pada kelainan genetik tertentu, komposisi ini berubah sehingga muncul hemoglobin abnormal seperti HbS, HbC, atau peningkatan HbA2 dan HbF. Elektroforesis memungkinkan identifikasi pola tersebut.
Kapan Pemeriksaan Ini Diperlukan?
Pemeriksaan dianjurkan pada:
- Anemia kronis yang tidak jelas penyebabnya
- Riwayat keluarga talasemia atau hemoglobinopati
- Skrining pranikah dan prenatal
- Bayi dengan anemia berat atau ikterus berkepanjangan
- Pasien dengan hasil darah mikro-sitik yang tidak responsif terhadap zat besi
Interpretasi Hasil Hb Elektroforesis
- HbA dominan: normal dewasa
- HbA2 meningkat: talasemia beta trait
- HbF meningkat: talasemia mayor atau gangguan maturasi eritrosit
- HbS: anemia sel sabit
- HbC/HbE: varian hemoglobin struktural
Keunggulan Pemeriksaan
- Spesifik untuk identifikasi jenis hemoglobin
- Membantu diagnosis pasti hemoglobinopati
- Penting untuk konseling genetik dan perencanaan keluarga
- Dapat digunakan pada bayi dan dewasa
Keterbatasan
- Tidak mendeteksi semua mutasi genetik kecil
- Interpretasi perlu dikombinasikan dengan pemeriksaan darah lengkap dan indeks eritrosit
.png)
Post a Comment