Effect of Using the Wrong Collection Tube: Dampak Fatal pada Hasil Lab dan Diagnosis

Table of Contents


INFOLABMED.COM - Tahap pra-analitik, khususnya pengambilan sampel darah, merupakan fondasi akurasi hasil laboratorium. Salah satu kesalahan kritis dalam tahap ini adalah using the wrong collection tube (menggunakan tabung pengumpul yang salah). 

Efeknya tidak sepele; kesalahan ini dapat menyebabkan perubahan nilai hasil tes, misdiagnosis, hingga terapi yang tidak tepat bagi pasien.

Mengapa Jenis Tabung Sangat Krusial?

Setiap tabung vakum berwarna mengandung bahan tambahan (additive) atau antikoagulan yang berbeda, yang dirancang khusus untuk jenis pemeriksaan tertentu. Using the wrong collection tube akan mencampur darah dengan bahan kimia yang tidak sesuai, menyebabkan interaksi yang mengubah komposisi atau sifat sampel darah.

Dampak pada Berbagai Jenis Pemeriksaan:

1. Darah Lengkap / Hematologi (Tabung Ungu - EDTA)

  • Jika Salah: Menggunakan tabung heparin (hijau) atau sitrat (biru) untuk pemeriksaan CBC.
  • Effect on Lab Results:
    • Heparin: Dapat menyebabkan pseudothrombocytopenia (trombosit terlihat rendah palsu) dan perubahan morfologi sel darah putih di apusan darah.
    • Sitrat: Mengencerkan sampel (rasio darah:sitrat 9:1), sehingga semua nilai (Hb, leukosit, trombosit) akan lebih rendah palsu jika tidak dikoreksi.

2. Kimia Klinis & Elektrolit (Tabung Merah/Hijau)

  • Jika Salah: Menggunakan tabung EDTA (ungu) untuk pemeriksaan kimia.
  • Effect on Lab Results:
    • Kalium (K+) akan MELONJAK PALSU sangat tinggi karena EDTA berbentuk kalium salt (K2EDTA atau K3EDTA) yang larut dalam plasma.
    • Kalsium (Ca2+) akan MENURUN PALSU drastis karena EDTA mengikat ion kalsium.
    • Enzim seperti ALP, CK, dan AST dapat terinaktivasi, hasilnya lebih rendah.
    • Zink dan besi juga dapat terikat.

3. Koagulasi (Tabung Biru - Natrium Sitrat)

  • Jika Salah: Menggunakan tabung EDTA atau heparin.
  • Effect on Lab Results:
    • EDTA: Akan memanjangkan waktu pembekuan (PT/APTT) secara palsu karena mengikat kalsium secara berlebihan, meniru kondisi gangguan pembekuan berat.
    • Heparin: Akan secara dramatis memanjangkan APTT karena heparin adalah antikoagulan kerja langsung. Hasilnya dapat disalahartikan sebagai koagulopati atau terapi heparin berlebih.

4. ESR / Laju Endap Darah (Tabung Hitam - Natrium Sitrat)

  • Jika Salah: Menggunakan tabung EDTA.
  • Effect on Lab Results: Nilai ESR akan lebih rendah dari yang sebenarnya karena perbedaan kemampuan pembentukan rouleaux sel darah merah.

5. Glukosa (Tabung Abu-abu - Fluoride/Oxalate)

  • Jika Salah: Menggunakan tabung tanpa inhibitor glikolisis (seperti tabung merah).
  • Effect on Lab Results: Kadar glukosa akan turun sekitar 5-10% per jam pada suhu ruang karena metabolisme oleh sel darah. Tabung abu-abu mencegah penurunan palsu ini.

Konsekuensi Klinis yang Serius

Effect of using the wrong collection tube dapat berujung pada:

  • Diagnosis yang Keliru: Misalnya, hiperkalemia palsu dapat disangka sebagai gagal ginjal akut.
  • Terapi yang Tidak Perlu atau Berbahaya: Misalnya, pemberian kalium pengikat resin atau insulin untuk hiperkalemia yang sebenarnya tidak ada.
  • Tertundanya Diagnosis yang Benar: Pasien harus melalui pengambilan darah ulang, menambah stres, biaya, dan menunda penanganan.
  • Risiko pada Pasien Kritis: Keputusan transfusi atau terapi darurat dapat didasarkan pada informasi yang salah.

Pencegahan: Titik Kritis Pra-Analitik

Pencegahan mutlak diperlukan melalui:

  1. Edukasi Berkelanjutan bagi semua petugas pengambil sampel darah.
  2. Sistem Pemeriksaan Ganda (double-check) warna tabung sebelum dan sesudah pengambilan.
  3. Pelabelan Spesimen yang Jelas segera setelah pengambilan.
  4. Komunikasi yang baik antara laboratorium dan unit perawatan jika ditemukan ketidaksesuaian sampel.

Kesimpulannya, using the wrong collection tube bukanlah kesalahan prosedural kecil. Ini adalah kesalahan sistematis yang secara langsung merusak integritas sampel dan mengancam kualitas pelayanan pasien. Kepatuhan ketat terhadap protokol pengambilan sampel darah adalah suatu keharusan.

Pelajari lebih dalam tentang prinsip pra-analitik dan kesalahan laboratorium lainnya di Infolabmed.com. Ikuti update informasi kami melalui Telegram di sini, Facebook di sini, dan Twitter/X di sini. Dukung edukasi tenaga kesehatan yang akurat dengan memberikan donasi via DANA.

Rachma Amalia Maharani
Rachma Amalia Maharani Halo saya lulusan Teknologi Laboratorium Medik yang memiliki ketertarikan besar pada dunia kesehatan dan laboratorium klinik. Berpengalaman dalam praktik laboratorium selama masa studi dan magang, terbiasa bekerja secara teliti, disiplin, dan bertanggung jawab. Saya juga aktif mengembangkan diri melalui pembelajaran mandiri. I am looking for opportunities to contribute further to the health industry to be able to apply the knowledge and interests that I have. Let's connect on Linkedin in my Portfolio https://rachma-mlt.framer.website/

Post a Comment