Atypical Lymphocyte: Temuan Hematologi yang Menandakan Respons Imun Tubuh
INFOLABMED.COM - Atypical lymphocyte atau limfosit atipikal adalah sel limfosit dengan bentuk dan ukuran yang berbeda dari limfosit normal yang muncul sebagai respons terhadap stimulasi imun, terutama pada infeksi virus tertentu.
Sel ini bukan merupakan sel kanker, melainkan tanda bahwa sistem imun sedang aktif bekerja.
Baca juga: Skrining Hipotiroid Kongenital: Pemeriksaan SHK Dini untuk Menjaga Tumbuh Kembang Bayi
Apa Itu Atypical Lymphocyte?
Limfosit atipikal adalah limfosit reaktif yang mengalami perubahan morfologi akibat aktivasi sistem imun. Ciri-cirinya meliputi ukuran lebih besar, sitoplasma lebih luas, dan inti sel yang bentuknya tidak beraturan.
Kapan Atypical Lymphocyte Muncul?
Kemunculan limfosit atipikal sering dijumpai pada:
- Infeksi virus Epstein-Barr (mononukleosis infeksiosa)
- Infeksi sitomegalovirus (CMV)
- Hepatitis virus
- Infeksi HIV tahap awal
- Respons pasca vaksinasi
- Beberapa penyakit autoimun
Makna Klinis
Persentase kecil limfosit atipikal bisa normal dalam kondisi infeksi ringan. Namun jumlah yang tinggi menandakan aktivasi imun yang signifikan dan perlu dikorelasikan dengan gejala klinis pasien.
Perbedaan dengan Limfosit Abnormal
Limfosit atipikal bersifat reaktif dan sementara, sedangkan limfosit abnormal (misalnya pada leukemia) bersifat neoplastik dan memerlukan evaluasi lanjutan seperti imunofenotiping.
Baca juga: Swab vs Urine vs Sputum: Pemilihan Spesimen Infeksi Saluran Pernapasan
Pemeriksaan Laboratorium
Atypical lymphocyte biasanya terdeteksi melalui:
- Hitung darah lengkap dengan diferensial leukosit
- Pemeriksaan hapusan darah tepi
- Kadang dikonfirmasi dengan flow cytometry bila mencurigakan
.png)
Post a Comment