WHO Keluarkan Panduan GLP-1 untuk Penanganan Obesitas Global

Table of Contents

World Health Organization issues first-ever guidelines for use of GLP-1 weight loss medications - ABC News


INFOLABMED.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan panduan baru mengenai penggunaan obat-obatan GLP-1 untuk orang dewasa yang mengalami obesitas. Panduan ini merekomendasikan penggunaan jangka panjang dan berkelanjutan obat-obatan ini, jika secara klinis sesuai.

Panduan ini, yang dirilis pada hari Senin dan dipublikasikan di jurnal medis JAMA, menandai langkah penting dalam pendekatan global terhadap obesitas. WHO menekankan bahwa obat-obatan seperti semaglutide (Wegovy), liraglutide (Saxenda), dan tirzepatide (Zepbound) bukanlah solusi tunggal.

Pendekatan Komprehensif untuk Obesitas

Menurut WHO, obesitas adalah penyakit kronis yang memerlukan perawatan seumur hidup. Penanganan terbaik melibatkan penggunaan GLP-1 jangka panjang yang dikombinasikan dengan program terstruktur yang mencakup pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, dan konseling berkelanjutan untuk menurunkan dan mempertahankan berat badan.

Dr. Louis Arrone, direktur Comprehensive Weight Control Center di Weill Cornell Medicine, mengatakan kepada ABC News bahwa panduan ini menandakan perubahan penting. Ini menunjukkan bahwa penanganan obesitas sejak dini, sebagai penyakit kronis yang membutuhkan perawatan seumur hidup, akhirnya menjadi bagian utama dari layanan kesehatan.

Tantangan dan Rekomendasi

Panduan ini juga menyoroti tantangan utama, termasuk biaya yang tinggi, pasokan yang terbatas, dan akses yang tidak merata di seluruh dunia. WHO mendesak negara-negara untuk membangun jalur yang adil dan terjangkau, memastikan bahwa orang-orang dengan kebutuhan medis tertinggi menerima perawatan terlebih dahulu.

Pedoman ini menekankan bahwa obat-obatan ini harus dipilih dalam konteks dan kondisi yang tepat. Obat-obatan ini seringkali memudahkan orang untuk mengikuti rekomendasi pola makan karena rasa lapar berkurang dan makanan terasa lebih netral, jelas Dr. Arrone.

Peran Perubahan Gaya Hidup dan Latihan Kekuatan

Banyak pasien yang merasakan bahwa mereka akhirnya dapat mengikuti pola makan sehat karena merasa kenyang lebih cepat dan tidak lagi terdorong untuk mengonsumsi makanan tertentu. Dr. Arrone, yang telah memimpin banyak studi klinis tentang obat-obatan GLP-1 dan perawatan obesitas lainnya, juga menekankan perlunya latihan kekuatan.

Latihan kekuatan penting untuk melindungi massa otot selama penurunan berat badan. Kehilangan massa otot lebih sering terjadi ketika orang makan sangat sedikit dan menurunkan berat badan dengan cepat.

“Obat-obatan bekerja paling baik ketika sejalan dengan perubahan kebiasaan makan dan perilaku sehari-hari,” kata Dr. Arrone. “Ketika rasa lapar berkurang, orang akhirnya merasa mampu mengikuti langkah-langkah sehat yang telah disarankan kepada mereka selama bertahun-tahun.”

Skala Global Obesitas dan Langkah Selanjutnya

Secara global, lebih dari 1 miliar orang saat ini hidup dengan obesitas. Jumlah ini diproyeksikan mencapai 2 miliar pada tahun 2030. WHO mencatat bahwa pedoman di masa mendatang akan berfokus pada cara mengidentifikasi dan memprioritaskan individu dengan kebutuhan terbesar.

WHO juga merekomendasikan agar negara-negara anggota “memulai ulang” pendekatan mereka terhadap perawatan obesitas. Ini termasuk meningkatkan pencegahan, pengobatan, dan kapasitas sistem untuk mengatasi krisis kesehatan masyarakat yang berkembang pesat.

“Ini menandakan perubahan pemikiran yang belum pernah kita lihat dalam satu generasi – sebuah langkah menuju penanganan obesitas terlebih dahulu, daripada menunggu orang mengembangkan banyak komplikasi yang menyusul,” kata Dr. Arrone.

Meredith Montgomery, MD, seorang dokter anak bersertifikat, seorang fellow tahun kedua pengobatan darurat anak di Monroe Carell Jr. Children's Hospital di Vanderbilt dan anggota Unit Medis ABC News, turut berkontribusi dalam pelaporan ini. ABC News menyediakan liputan berita terkini dan acara langsung 24/7.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa itu obat GLP-1 yang direkomendasikan WHO?

Obat GLP-1 adalah jenis obat yang digunakan untuk mengobati obesitas. Contohnya termasuk semaglutide (Wegovy), liraglutide (Saxenda), dan tirzepatide (Zepbound).

Mengapa WHO merekomendasikan penggunaan jangka panjang GLP-1?

Karena obesitas adalah penyakit kronis, WHO merekomendasikan penggunaan jangka panjang GLP-1 untuk membantu mengelola berat badan, terutama jika dikombinasikan dengan perubahan gaya hidup sehat.

Apa saja tantangan dalam penggunaan obat GLP-1?

Tantangan utama termasuk biaya yang tinggi, pasokan yang terbatas, dan akses yang tidak merata di seluruh dunia.

Selain obat-obatan, apa lagi yang direkomendasikan WHO untuk penanganan obesitas?

WHO merekomendasikan pendekatan komprehensif yang mencakup pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, dan konseling berkelanjutan.

Mengapa latihan kekuatan penting dalam proses penurunan berat badan?

Latihan kekuatan membantu melindungi massa otot selama penurunan berat badan. Kehilangan massa otot sering terjadi ketika orang makan sangat sedikit dan menurunkan berat badan dengan cepat.

Ikuti dan Dukung Infolabmed.com

Mari terhubung melalui media sosial dan dukung perkembangan website Infolabmed.com

Follow Media Sosial Infolabmed.com

📢

Telegram

Follow
👍

Facebook

Follow
🐦

Twitter/X

Follow

Dukungan untuk Infolabmed.com

Beri Donasi untuk Perkembangan Website

Dukung Infolabmed.com dengan memberikan donasi terbaikmu melalui DANA. Setiap kontribusi sangat berarti untuk pengembangan dan pemeliharaan website.

Donasi via DANA

Produk Infolabmed

Alat Pemeriksaan Glukosa Darah

Nama Produk: PORLAK BGM-102 - Alat Cek Gula Darah Digital Akurat, Hasil 5 Detik, Bonus Lancet & Baterai

Harga: Rp 270.000

© 2025 Infolabmed.com | Terima kasih atas dukungannya

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment