WHO Butuh Dana $1 Miliar untuk Anggaran 2026-2027: Krisis Keuangan Mengintai

Table of Contents

L’OMS a encore besoin d’un milliard de dollars pour son prochain budget


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan pada Rabu, 19 November 2025, bahwa mereka masih membutuhkan dana sebesar satu miliar dolar untuk memenuhi anggaran tahun 2026-2027. Pengumuman ini datang di tengah upaya WHO untuk menstabilkan keuangannya setelah pengumuman penarikan dana dari Amerika Serikat. Meskipun demikian, Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, juga menyampaikan adanya beberapa kemajuan.

Potongan bantuan dari Amerika Serikat, yang selama ini menjadi penyumbang terbesar WHO, memaksa organisasi untuk merevisi kembali ekspektasi keuangannya. Anggaran awal untuk periode 2026-2027 yang sebelumnya disetujui, dipangkas sekitar 20%, dari $5,3 miliar menjadi $4,2 miliar pada bulan Mei.

Dampak Penarikan Dana dan Upaya Penyesuaian

Tedros Adhanom Ghebreyesus, dalam pertemuan dengan negara-negara anggota organisasi, menyatakan bahwa tahun ini menjadi salah satu tahun tersulit dalam sejarah WHO. Hal ini disebabkan oleh proses prioritas dan reorganisasi yang sulit namun diperlukan, yang berujung pada pengurangan signifikan jumlah staf. Proses ini bertujuan untuk memastikan efisiensi dan efektivitas dalam penggunaan sumber daya yang ada.

“Kami sekarang mendekati akhir dari proses ini,” kata Tedros, mengumumkan bahwa WHO telah mendapatkan 75% dari pendanaan yang dibutuhkan untuk periode 2026-2027. Ia menambahkan bahwa situasi saat ini lebih baik dibandingkan dengan periode sebelumnya pada siklus anggaran dua tahunan.

Tantangan Penggalangan Dana di Tengah Ketidakpastian

Namun, WHO masih harus mengumpulkan satu miliar dolar lagi untuk menyelesaikan anggaran mereka. Tedros mencatat bahwa saat ini, situasi untuk mengumpulkan sumber daya jauh lebih sulit dibandingkan sebelumnya. Ketidakpastian ekonomi global dan perubahan prioritas donor menjadi tantangan utama.

Negara-negara anggota WHO menyetujui peningkatan kedua sebesar 20% pada iuran wajib pada bulan Mei. Meskipun demikian, peningkatan ini belum cukup karena WHO masih sangat bergantung pada kontribusi sukarela dari negara-negara anggota.

Baca Juga: Menkes Budi Gunadi Sadikin Akselerasi Vaksinasi HPV Nasional untuk Tekan Kematian Akibat Kanker Serviks

Prioritasi Program dan Dampaknya di Lapangan

Seperti banyak organisasi lain yang terkena dampak penurunan bantuan internasional, WHO telah meluncurkan proses untuk memprioritaskan kegiatan mereka. Fokus utama organisasi adalah pada mereka yang paling membutuhkan di daerah yang paling sulit dijangkau.

Konsekuensi nyata dari pengurangan anggaran ini adalah ribuan fasilitas kesehatan di seluruh dunia terpaksa mengurangi layanan mereka, atau bahkan menghentikan kegiatan mereka. Hal ini berdampak langsung pada akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang vital.

Langkah-Langkah Penghematan dan Restrukturisasi

“Kami juga telah menerapkan berbagai langkah pengurangan biaya, termasuk pengurangan biaya perjalanan,” kata Tedros, menambahkan bahwa organisasi juga menawarkan pensiun dini kepada staf. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan efisiensi dan mengurangi dampak dari pengurangan anggaran.

Tanpa semua langkah tersebut, WHO memperkirakan harus memisahkan diri dari sekitar 2.900 kolaborator di seluruh dunia, padahal mereka memiliki sekitar 9.400 karyawan pada awal Januari. Upaya penghematan yang dilakukan berhasil membatasi jumlah pemecatan staf menjadi 1.282 orang.

Tedros juga menyebutkan bahwa ada 1.089 karyawan yang pensiun, kontraknya berakhir, atau mengundurkan diri secara sukarela. Restrukturisasi ini bertujuan untuk memastikan WHO tetap beroperasi secara efektif meskipun menghadapi tantangan finansial yang signifikan.

Ikuti dan Dukung Infolabmed.com

Mari terhubung melalui media sosial dan dukung perkembangan website Infolabmed.com

Follow Media Sosial Infolabmed.com

📢

Telegram

Follow
👍

Facebook

Follow
🐦

Twitter/X

Follow

Dukungan untuk Infolabmed.com

Beri Donasi untuk Perkembangan Website

Dukung Infolabmed.com dengan memberikan donasi terbaikmu melalui DANA. Setiap kontribusi sangat berarti untuk pengembangan dan pemeliharaan website.

Donasi via DANA

Produk Infolabmed

Alat Pemeriksaan Glukosa Darah

Nama Produk: PORLAK BGM-102 - Alat Cek Gula Darah Digital Akurat, Hasil 5 Detik, Bonus Lancet & Baterai

Harga: Rp 270.000

© 2025 Infolabmed.com | Terima kasih atas dukungannya

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment