Prosedur Pemeriksaan TIBC: Metode dan Interpretasi Hasil untuk Evaluasi Status Besi
INFOLABMED.COM - Pemeriksaan Total Iron Binding Capacity (TIBC) merupakan tes laboratorium penting untuk mengevaluasi status besi dalam tubuh.
TIBC mengukur jumlah total besi yang dapat diikat oleh protein transferin dalam darah, memberikan informasi berharga untuk diagnosis anemia defisiensi besi dan gangguan metabolisme besi lainnya.
Apa Itu Pemeriksaan TIBC?
TIBC (Total Iron Binding Capacity) adalah pemeriksaan yang mengukur kapasitas maksimal protein transferin dalam mengikat ion besi dalam serum. Tes ini berkaitan erat dengan pemeriksaan besi serum dan saturasi transferin, membentuk panel lengkap untuk evaluasi status besi.
Prinsip Dasar Pemeriksaan TIBC
Mekanisme Kerja:
- Penjenuhan Transferin: Transferin dalam sampel serum dijenuhkan dengan besi tambahan
- Penghilangan Besi Bebas: Besi yang tidak terikat dihilangkan
- Pengukuran Besi Terikat: Besi yang terikat pada transferin diukur sebagai TIBC
Indikasi Pemeriksaan TIBC
Kondisi yang Memerlukan TIBC:
- Evaluasi anemia
- Diagnosis banding anemia defisiensi besi
- Monitoring terapi suplementasi besi
- Kecurigaan hemokromatosis
- Penyakit kronis dengan gangguan besi
Persiapan Pasien dan Spesimen
Persiapan Pasien:
- Puasa 10-12 jam (direkomendasikan)
- Hindari suplemen besi 24 jam sebelum pengambilan darah
- Informasi obat-obatan yang sedang dikonsumsi
Spesimen yang Diperlukan:
- Jenis: Serum
- Volume: 3-5 mL
- Tabung: Serum separator tube (SST)
- Stabilitas: 7 hari pada 2-8°C
Prosedur Laboratorium TIBC
Metode Konvensional:
Tahap 1: Penjenuhan Transferin
- Tambahkan besi ferris ke sampel serum
- Inkubasi pada suhu 37°C selama 10 menit
- pH diatur pada kondisi optimal
Tahap 2: Presipitasi Besi Bebas
- Tambahkan magnesium karbonat
- Besi berlebih yang tidak terikat akan mengendap
- Sentrifugasi untuk memisahkan supernatant
Tahap 3: Pengukuran TIBC
- Ukur besi dalam supernatant
- Hasil setara dengan kapasitas ikat besi total
- Ekspresikan dalam μg/dL atau μmol/L
Metode Modern (Automated):
Prinsip: Metode kolorimetri langsung Keunggulan:
- Hasil lebih cepat
- Presisi lebih baik
- Otomatis penuh
Reagen dan Instrumentasi
Reagen yang Digunakan:
- Buffer acetate (pH 4.5-5.5)
- Ferric chloride solution
- Magnesium carbonate
- Chromogen (ferene, bathophenanthroline)
Analyser yang Umum Digunakan:
- Chemistry analyzer (Architect, Cobas, Advia)
- Prinsip: Photometric measurement
- Wavelength: 560-600 nm
Kendali Mutu (Quality Control)
Jenis Kontrol:
- Kontrol Level Rendah (nilai TIBC rendah)
- Kontrol Level Normal (nilai TIBC normal)
- Kontrol Level Tinggi (nilai TIBC tinggi)
Frekuensi QC:
- Setiap hari pemeriksaan pasien
- Setiap shift pada laboratorium 24 jam
- Setiap new lot reagen
Interpretasi Hasil TIBC
Nilai Rujukan Normal:
- Dewasa: 250-400 μg/dL
- Anak-anak: 200-400 μg/dL
- SI Units: 45-72 μmol/L
Pola Hasil dan Interpretasi:
1. TIBC Tinggi (>400 μg/dL) Kondisi:
- Anemia defisiensi besi
- Kehamilan (trimester ketiga)
- Penggunaan kontrasepsi oral
- Hepatitis akut
Mekanisme:
- Peningkatan sintesis transferin
- Respons terhadap kekurangan besi
2. TIBC Rendah (<250 μg/dL) Kondisi:
- Anemia penyakit kronis
- Hemokromatosis
- Malnutrisi protein
- Sirosis hati
- Sindrom nefrotik
Mekanisme:
- Penurunan sintesis transferin
- Gangguan fungsi hati
Perhitungan Saturasi Transferin
Rumus:
Saturasi Transferin (%) = (Besi Serum ÷ TIBC) × 100
Interpretasi Saturasi:
- Normal: 20-50%
- Defisiensi Besi: <16%
- Hemokromatosis: >55%
Integrasi dengan Pemeriksaan Lain
Panel Besi Lengkap:
- Besi Serum
- TIBC
- Feritin
- Saturasi Transferin
Pola Khas:
Anemia Defisiensi Besi:
- Besi serum: Rendah
- TIBC: Tinggi
- Feritin: Rendah
- Saturasi transferin: Rendah
Anemia Penyakit Kronis:
- Besi serum: Rendah
- TIBC: Rendah/Normal
- Feritin: Normal/Tinggi
- Saturasi transferin: Rendah/Normal
Faktor yang Mempengaruhi Hasil
Faktor Pra-Analitik:
- Hemolisis: Dapat meningkatkan besi semu
- Lipemia: Mengganggu pengukuran fotometri
- Ikterus: Interferensi dengan beberapa metode
Faktor Biologis:
- Variasi diurnal: Kadar tertinggi pagi hari
- Diet: Makanan kaya besi sebelum puasa
- Obat-obatan: Suplemen besi, kontrasepsi oral
Troubleshooting Masalah Teknis
Masalah Umum dan Solusi:
1. Hasil Tidak Reprodusibel:
- Periksa stabilitas reagen
- Verifikasi suhu inkubasi
- Cek kalibrasi instrument
2. Nilai Diluar Linearitas:
- Lakukan dilusi sampel
- Gunakan high-dose hook effect check
- Verifikasi dengan metode alternatif
3. Interferensi Sampel:
- Lakukan blanking untuk lipemia
- Gunakan serum replacement untuk ikterus berat
- Ulangi dengan sampel non-hemolisis
Validasi Metode
Parameter Validasi:
- Presisi: CV <5%
- Akurasi: Recovery 95-105%
- Linearitas: Sesuai claim manufacturer
- Limit of detection: Sesuai kebutuhan klinis
Biaya dan Ketersediaan
Aspek Ekonomi:
- Biaya pemeriksaan: Menengah
- Waktu tunggu: 1-2 hari
- Ketersediaan: Tersedia di sebagian besar laboratorium klinis
Aplikasi Klinis
Diagnosis Anemia:
- Membedakan anemia defisiensi besi dan anemia penyakit kronis
- Memandu terapi suplementasi besi
- Monitoring respons pengobatan
Skrining Hemokromatosis:
- Tes awal untuk kecurigaan kelebihan besi
- Pemantauan terapi phlebotomy
- Evaluasi anggota keluarga pasien hemokromatosis
Perkembangan Teknologi Terkini
Inovasi Metode:
- Automated systems dengan throughput tinggi
- Point-of-care testing dalam pengembangan
- Integrated iron panel dengan satu platform
Kesimpulan
Prosedur pemeriksaan TIBC merupakan komponen essensial dalam evaluasi status besi tubuh. Dengan pemahaman yang komprehensif tentang metode pemeriksaan, interpretasi hasil, dan integrasi dengan parameter besi lainnya, klinisi dapat mendiagnosis dan menatalaksana gangguan metabolisme besi secara tepat. Kualitas hasil yang andal sangat bergantung pada prosedur teknis yang benar, kendali mutu yang ketat, dan interpretasi dalam konteks klinis yang sesuai.
Dapatkan informasi terbaru seputar dunia laboratorium medis dengan mengikuti media sosial Infolabmed.com. Ikuti update kami di Telegram, Facebook, dan Twitter/X. Jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, dukung pengembangan website ini melalui Donasi via DANA. Kontribusi Anda sangat berarti untuk kemajuan pendidikan kesehatan.
Post a Comment