Martin Kemp Ungkap Disleksia Akibat Kanker di I'm A Celeb: Penjelasan Medis

Musisi ternama Martin Kemp, yang dikenal sebagai pemain bass Spandau Ballet, baru-baru ini berbagi pengalaman pribadinya tentang disleksia di acara populer I'm A Celebrity… Get Me Out of Here!. Dalam episode terbaru yang tayang pada 19 November, Kemp membuka diri tentang bagaimana ia mengembangkan kesulitan belajar tersebut setelah menjalani operasi pengangkatan tumor kanker.
Pengakuan Kemp ini terjadi di tengah sorotan awal musim I'm A Celeb yang lebih banyak membahas kontroversi, seperti dugaan perseteruan antara Kelly Brook dengan Ant dan Dec, atau penggunaan AI dalam tantangan. Namun, kejujuran Kemp dalam berbagi pengalamannya dengan kanker sangat mungkin akan menyentuh hati para penonton.
Bagaimana Kanker Bisa Menyebabkan Disleksia?
Mungkin belum banyak diketahui, tetapi pengangkatan tumor dapat menyebabkan berbagai perubahan kesehatan, termasuk potensi berkembangnya disleksia di kemudian hari. Khususnya, tumor otak dapat menjadi pemicu disleksia pada sebagian pasien.
Penyebabnya adalah bagaimana tumor dapat menekan otak, bahkan memengaruhi jaringan saraf pada beberapa pasien, bahkan sebelum tumor tersebut diangkat. Penelitian yang dilakukan dalam Human Brain Mapping menemukan bahwa dari 49 individu yang diuji dengan tumor otak, 18 di antaranya mengalami penurunan kinerja membaca selama operasi dibandingkan sebelum operasi. Setelah operasi selesai, angka ini meningkat menjadi 26 dari 49.
Dampak Operasi Pengangkatan Tumor pada Fungsi Otak
Meskipun beberapa pasien kembali ke kondisi awal mereka setelah beberapa minggu, lima orang mengalami kesulitan membaca yang lebih permanen akibat operasi. Hal ini disebabkan oleh kerusakan pada jalur saraf saat tumor otak diangkat. Proses ini dapat menyebabkan perubahan signifikan pada cara otak memproses informasi, termasuk kemampuan membaca.
Dalam diskusi tentang membaca di I'm A Celeb, Kemp mengakui bahwa ia menderita disleksia. Ia mengungkapkan bahwa ketika membaca, 'semua ujung kata berantakan'.
Perjuangan Martin Kemp: Tumor Otak dan Disleksia
Kemp melanjutkan dengan mengatakan, "Disleksiaku berasal dari operasi, pengangkatan tumor otak." Tumor tersebut diangkat pada tahun 1995. Ia juga menceritakan bahwa saat diminta mengenakan penutup kepala botak untuk sebuah acara, hal itu menimbulkan kehebohan ketika orang-orang melihat kepalanya.
Baca Juga: Uji Cairan Cerebrospinal (CSF) - Mengapa, Kapan, dan Bagaimana Melakukannya
"Saya bisa mendengar seluruh gerbong rias menjadi sunyi karena Anda bisa melihat benjolan di belakang kepala saya," kata Kemp. Kemp menjelaskan bahwa tumornya mulai tumbuh ke tulang, dan ia harus menjalani operasi dalam waktu dua hari. Ia juga menambahkan bahwa ia 'disengat' dengan radiasi stereotaktik.
"Untuk sementara waktu, saya kehilangan segalanya, saya tidak bisa berjalan, saya tidak bisa melihat, saya hancur setelahnya," kenang Kemp. Sebelumnya, dalam podcast yang dibuat oleh putranya, Roman Kemp, ia mengungkapkan dampak serius yang dialaminya akibat disleksia.
"Disleksiaku, karena berasal dari sesuatu yang terjadi secara fisik di otak saya, bukan hanya tentang apa yang bisa saya baca dan tidak bisa saya baca. Ini juga tentang saya menemukan jalan saya. Saya mengalami disleksia ketika harus memikirkan jalan mana yang ada di depan jalan lain. Itu semua kembali ke cedera otak yang saya alami, saya tidak bisa menahannya - aplikasi peta itu adalah penyelamat bagi saya," jelas Kemp.
Pentingnya Kesadaran dan Dukungan
Pengakuan Martin Kemp di I'm A Celeb menyoroti pentingnya kesadaran tentang dampak jangka panjang dari pengobatan kanker, termasuk potensi munculnya kesulitan belajar seperti disleksia. Kisah Kemp memberikan inspirasi bagi banyak orang yang berjuang menghadapi tantangan serupa.
Perjalanan Kemp adalah pengingat bahwa pemulihan dari kanker seringkali merupakan proses yang kompleks, yang melibatkan pemulihan fisik dan juga tantangan neurologis. Penting untuk menyediakan dukungan yang memadai bagi para penyintas kanker, termasuk akses ke sumber daya yang membantu mereka mengatasi kesulitan belajar dan masalah lainnya.
Michael Slavin adalah penulis Film dan TV spesialis di LADbible. Setelah menyelesaikan gelar Master dalam Jurnalistik Internasional di Universitas Salford, ia mulai bekerja untuk Warrington Guardian sebagai reporter. Selama ini ia melakukan pekerjaan lepas tentang Hiburan untuk publikasi seperti DiscussingFilm, di mana ia adalah editor Film dan TV. Sekarang, ia adalah suara andalan LAD untuk semua hal Netflix, True Crime, dan TV Inggris, serta mewawancarai bintang global besar seperti Jake Gyllenhaal, Daisy Ridley, dan Ben Stiller.
Ikuti dan Dukung Infolabmed.com
Mari terhubung melalui media sosial dan dukung perkembangan website Infolabmed.com
Dukungan untuk Infolabmed.com
Beri Donasi untuk Perkembangan Website
Dukung Infolabmed.com dengan memberikan donasi terbaikmu melalui DANA. Setiap kontribusi sangat berarti untuk pengembangan dan pemeliharaan website.
Donasi via DANAProduk Infolabmed
Nama Produk: PORLAK BGM-102 - Alat Cek Gula Darah Digital Akurat, Hasil 5 Detik, Bonus Lancet & Baterai
Harga: Rp 270.000
© 2025 Infolabmed.com | Terima kasih atas dukungannya
Post a Comment