Buprenorfin Menurunkan Risiko Overdosis Opioid pada Remaja: Studi Terbaru

Table of Contents

Buprenorphine Lowers Opioid OD Risk, But Only If Taken As Directed Long-Term | News | tiogapublishing.com


Penggunaan opioid telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Kabar baiknya, terdapat pengobatan yang efektif dalam mengurangi risiko overdosis akibat penggunaan opioid: buprenorfin. Namun, efektivitas buprenorfin sangat bergantung pada lamanya penggunaan dan kepatuhan pasien terhadap resep.

Sebuah studi terbaru yang diterbitkan pada 20 November 2025 (HealthDay News) mengungkapkan bahwa buprenorfin secara signifikan dapat menurunkan risiko overdosis pada remaja dan dewasa muda. Studi ini menunjukkan bahwa manfaat maksimal dari buprenorfin hanya dapat dicapai jika pengobatan dilakukan dalam jangka panjang.

Temuan Kunci Studi

Penelitian yang dipublikasikan pada 18 November di jurnal *Pediatrics* ini meneliti efek buprenorfin pada hampir 12.000 remaja dan dewasa muda berusia 13 hingga 26 tahun yang memulai pengobatan buprenorfin di Massachusetts antara tahun 2014 dan 2020. Hasil studi sangat jelas: mereka yang menggunakan buprenorfin sesuai resep setidaknya selama satu tahun memiliki risiko overdosis dan rawat inap yang jauh lebih rendah terkait penggunaan opioid.

Dr. Scott Hadland, ketua pengobatan remaja dan dewasa muda di Mass General Brigham for Children di Boston, menyatakan bahwa temuan ini memberikan pesan yang jelas kepada dokter, keluarga, dan remaja. Pesan tersebut adalah bahwa pengobatan yang lebih lama menyelamatkan nyawa.

Dampak Durasi Penggunaan Buprenorfin

Studi ini menemukan bahwa mereka yang berhenti menggunakan buprenorfin dalam waktu 3 hingga 9 bulan memiliki risiko overdosis 82% lebih tinggi dibandingkan mereka yang melanjutkan pengobatan selama satu tahun penuh. Demikian pula, mereka yang berhenti dalam waktu kurang dari 3 bulan memiliki risiko overdosis 76% lebih tinggi.

Selain durasi, kepatuhan terhadap pengobatan juga memainkan peran penting. Mereka yang menggunakan buprenorfin selama setahun tetapi tidak secara teratur mematuhi dosis yang diresepkan, memiliki risiko overdosis 46% lebih tinggi dibandingkan mereka yang secara konsisten mengikuti dosis yang dianjurkan.

Mengapa Penggunaan Jangka Panjang Penting?

Buprenorfin bekerja dengan menargetkan reseptor yang sama di otak seperti opioid lainnya, seperti heroin dan fentanyl. Hal ini membantu mengurangi keinginan (craving) dan gejala putus obat yang terkait dengan kecanduan opioid, sehingga menurunkan risiko overdosis.

Banyak keluarga dan remaja yang cenderung menghentikan pengobatan buprenorfin setelah beberapa minggu atau bulan ketika mereka mulai melihat perbaikan. Namun, studi ini menekankan bahwa penggunaan konsisten selama setahun memberikan perlindungan terbesar terhadap overdosis.

Baca Juga: Cara Sederhana Mengatasi Brain Fog: Tips Jitu untuk Fokus Lebih Baik

Pentingnya Dukungan Berkelanjutan

Dr. Hadland menekankan bahwa gangguan penggunaan opioid adalah kondisi yang dapat datang dan pergi selama beberapa tahun. Oleh karena itu, tetap menjalani pengobatan yang lebih lama, bahkan ketika merasa lebih baik, dapat mencegah kekambuhan dan menyelamatkan jiwa remaja.

Pusat-pusat pengobatan, dokter, dan perusahaan asuransi dapat memainkan peran penting dalam mendukung remaja yang membutuhkan pengobatan buprenorfin. Ini termasuk meresepkan buprenorfin injeksi jangka panjang dan memberikan dukungan tambahan bagi mereka yang juga mengalami masalah kesehatan mental atau ketidakstabilan perumahan.

Di tengah era fentanyl, pengobatan jangka pendek saja tidak cukup. Klinisi, perusahaan asuransi, dan sistem kesehatan harus berupaya semaksimal mungkin untuk membantu remaja melanjutkan pengobatan setidaknya selama satu tahun atau lebih. Ini adalah langkah kunci untuk mengurangi kematian akibat overdosis pada remaja.

Kesimpulan

Studi ini memberikan bukti kuat tentang efektivitas buprenorfin dalam mengurangi risiko overdosis opioid pada remaja dan dewasa muda. Kunci utama keberhasilan terletak pada penggunaan jangka panjang dan kepatuhan terhadap resep. Dengan dukungan yang tepat, remaja yang berjuang melawan kecanduan opioid dapat meningkatkan peluang mereka untuk pulih dan menjalani hidup yang sehat.

Sumber: Mass General Brigham, siaran pers, 18 November 2025.

Orang yang diresepkan buprenorfin harus terus menggunakannya sesuai petunjuk setidaknya selama satu tahun.

Originally published onhealthday.com, part of theBLOX Digital Content Exchange.

Drugs Acting On The Nervous System

Ikuti dan Dukung Infolabmed.com

Mari terhubung melalui media sosial dan dukung perkembangan website Infolabmed.com

Follow Media Sosial Infolabmed.com

📢

Telegram

Follow
👍

Facebook

Follow
🐦

Twitter/X

Follow

Dukungan untuk Infolabmed.com

Beri Donasi untuk Perkembangan Website

Dukung Infolabmed.com dengan memberikan donasi terbaikmu melalui DANA. Setiap kontribusi sangat berarti untuk pengembangan dan pemeliharaan website.

Donasi via DANA

Produk Infolabmed

Alat Pemeriksaan Glukosa Darah

Nama Produk: PORLAK BGM-102 - Alat Cek Gula Darah Digital Akurat, Hasil 5 Detik, Bonus Lancet & Baterai

Harga: Rp 270.000

© 2025 Infolabmed.com | Terima kasih atas dukungannya

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment