Rahasia Langsing Park Ji-hyun: Ballet, Diet Seimbang, dan Penurunan Berat Badan 20kg
INFOLABMED.COM - Aktris Park Ji-hyun mengungkapkan rahasia di balik bentuk tubuhnya yang proporsional dan ideal: latihan balet yang konsisten. Bintang film ""You and Everything Else"" ini membagikan foto-foto dirinya sedang berlatih balet di media sosial, memperlihatkan postur tubuh yang elegan dan kelenturan yang sempurna, di tengah jadwalnya yang padat.
Peran Balet dalam Menurunkan Berat Badan
Park Ji-hyun sebelumnya pernah mengungkapkan dalam sebuah acara televisi bahwa berat badannya pernah mencapai 80 kilogram. Ia berhasil menurunkan berat badannya sebanyak 20 hingga 30 kilogram melalui pengaturan pola makan yang ketat dan olahraga teratur. Balet, menurutnya, menjadi salah satu kunci untuk menjaga tubuhnya tetap langsing dan kencang.
Balet menawarkan manfaat aerobik dan kekuatan bagi tubuh. Olahraga ini dianggap sebagai latihan aerobik dengan intensitas sedang yang juga memperkuat otot-otot tubuh.
Banyak gerakan dalam balet melibatkan pengangkatan tumit atau mempertahankan posisi yang membutuhkan keterlibatan otot inti. Sebuah studi dari Universitas West Attica di Yunani menunjukkan bahwa penari balet jangka panjang cenderung memiliki indeks massa tubuh dan persentase lemak tubuh yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang bukan penari. Studi tersebut juga mencatat bahwa pengurangan asupan makanan juga dapat berkontribusi terhadap penurunan berat badan.
Balet: Lebih dari Sekadar Menurunkan Berat Badan
Balet lebih fokus pada koreksi postur tubuh daripada sekadar menurunkan berat badan. Gerakan-gerakan yang meluruskan kepala, bahu, panggul, dan kaki membantu para praktisi mengembangkan kebiasaan menjaga keseimbangan yang tepat bahkan di luar kelas.
Keseimbangan satu kaki dan rotasi meningkatkan stabilitas sekaligus memperkuat otot perut dan tulang belakang, mendukung postur tubuh yang tegak. Peregangan juga merupakan bagian penting dalam balet, yang dapat mengendurkan otot-otot yang tegang dan sendi pinggul meningkatkan fleksibilitas dan memperbaiki sirkulasi darah, memungkinkan tubuh untuk melakukan gerakan yang lebih halus.
Kombinasi dan Pencegahan Cedera dalam Balet
Karena sebagian besar latihan balet melibatkan peregangan dan latihan pose daripada gerakan berkelanjutan, olahraga ini tidak selalu memberikan intensitas aerobik yang cukup dengan sendirinya. Para ahli merekomendasikan untuk melengkapi balet dengan berjalan kaki atau berenang untuk memaksimalkan efek latihan.
Pemula juga harus berhati-hati terhadap cedera. Balet menuntut kontrol otot yang tepat dan gerakan berulang; memaksakan diri melampaui batas fisik atau mempertahankan postur yang salah dapat membebani persendian. Penting untuk berlatih di bawah pengawasan profesional, terutama bagi mereka yang memulai balet untuk menurunkan berat badan.
Diet yang berlebihan dapat menyebabkan ketidakseimbangan nutrisi, yang pada gilirannya dapat menyebabkan menstruasi yang tidak teratur, penurunan kepadatan tulang, dan melemahnya kekebalan tubuh. Pola makan yang seimbang harus menyertai setiap program kebugaran untuk hasil yang aman dan berkelanjutan.
Post a Comment