NEXPLANON: KB Implan 3 Tahun yang Efektif & Praktis

Table of Contents

NEXPLANON: KB Implan 3 Tahun yang Efektif & Praktis


INFOLABMED.COM - NEXPLANON adalah salah satu metode kontrasepsi jangka panjang yang sangat efektif dan praktis bagi wanita. 

Berbentuk batang kecil seukuran korek api, alat ini ditempatkan di bawah kulit lengan atas dan dapat melindungi dari kehamilan hingga 3 tahun. Artikel ini akan mengupas tuntas semua hal yang perlu Anda ketahui tentang KB implan NEXPLANON.

Apa Itu NEXPLANON?

NEXPLANON adalah alat kontrasepsi berbentuk implan (susuk) yang mengandung hormon etonogestrel, sejenis progestin. Hormon ini dilepaskan secara perlahan dan stabil ke dalam tubuh untuk mencegah terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur). Dengan tidak adanya sel telur yang dilepaskan, kehamilan pun tidak dapat terjadi.

Bagaimana Cara Kerja NEXPLANON?

Cara kerja NEXPLANON sangat efektif dengan tiga mekanisme utama:

  1. Menghambat Ovulasi: Ini adalah cara kerja utamanya. Hormon etonogestrel mencegah indung telur untuk melepaskan sel telur.
  2. Menebalkan Lendir Serviks: Hormon ini membuat lendir di leher rahim menjadi kental, sehingga menghalangi perjalanan sperma untuk bertemu dengan sel telur.
  3. Menipiskan Dinding Rahim: NEXPLANON membuat lapisan dinding rahim (endometrium) menipis, yang membuatnya tidak ideal untuk penempelan sel telur yang telah dibuahi.

Kelebihan dan Kekurangan NEXPLANON

Sebelum memutuskan, penting untuk mengetahui pro dan kontra dari NEXPLANON.

Kelebihan NEXPLANON:

  • Sangat Efektif (>99%): Tingkat keberhasilan mencegah kehamilan sangat tinggi.
  • Jangka Panjang: Dapat melindungi hingga 3 tahun.
  • Reversibel: Kesuburan akan cepat kembali setelah implan dicabut.
  • Tidak Mengganggu Aktivitas Seks: Tidak perlu repot mengingat atau melakukan sesuatu sebelum berhubungan.
  • Tidak Mengandung Estrogen: Aman untuk ibu menyusui dan wanita yang tidak boleh mengonsumsi estrogen.

Kekurangan & Efek Samping NEXPLANON:

  • Perubahan Pola Menstruasi: Ini adalah efek samping paling umum. Menstruasi bisa menjadi tidak teratur, lebih lama, lebih sebentar, atau bahkan berhenti untuk sementara waktu.
  • Efek Samping Hormonal Lainnya: Dapat menyebabkan sakit kepala, jerawat, nyeri payudara, perubahan suasana hati, atau penambahan berat badan pada sebagian wanita.
  • Butuh Tenaga Kesehatan: Pemasangan dan pencabutan harus dilakukan oleh dokter atau bidan yang terlatih.
  • Tidak Melindungi dari IMS: NEXPLANON tidak mencegah penularan Infeksi Menular Seksual (IMS), sehingga penggunaan kondom tetap dianjurkan.

Proses Pemasangan dan Pencabutan NEXPLANON

  • Pemasangan: Dilakukan oleh tenaga medis dengan bius lokal. Prosesnya cepat, hanya beberapa menit. Implan dimasukkan di bawah kulit bagian dalam lengan atas yang tidak dominan.
  • Pencabutan: Juga dilakukan dengan bius lokal. Tenaga medis akan membuat sayatan kecil untuk mengangkat implan. Setelah dicabut, kesuburan akan segera kembali seperti semula.

Siapa Saja yang Tidak Disarankan Menggunakan NEXPLANON?

NEXPLANON mungkin tidak disarankan untuk wanita dengan kondisi tertentu, seperti:

  • Memiliki riwayat atau sedang menderita penyakit pembuluh darah (trombosis).
  • Mengidap penyakit hati yang berat.
  • Diduga mengalami kanker payudara atau riwayat kanker payudaki.
  • Perdarahan vagina yang belum diketahui penyebabnya.

Biaya dan Ketersediaan di Indonesia

NEXPLANON tersedia di banyak klinik KB, rumah sakit, dan praktik bidan. Biayanya bervariasi, tergantung fasilitas kesehatan. Untuk informasi yang pasti mengenai biaya dan apakah metode ini cocok untuk Anda, konsultasilah langsung dengan dokter atau bidan.

Follow Media Sosial Infolabmed.com untuk update informasi kesehatan terkini melalui chanel Telegram di sini, Facebook di sini, dan Twitter/X di sini. Bantu pengembangan website infolabmed.com dengan memberikan DONASI terbaikmu melalui Donasi via DANA ini.

Rachma Amalia Maharani
Rachma Amalia Maharani Halo saya lulusan Teknologi Laboratorium Medik yang memiliki ketertarikan besar pada dunia kesehatan dan laboratorium klinik. Berpengalaman dalam praktik laboratorium selama masa studi dan magang, terbiasa bekerja secara teliti, disiplin, dan bertanggung jawab. Saya juga aktif mengembangkan diri melalui pembelajaran mandiri. I am looking for opportunities to contribute further to the health industry to be able to apply the knowledge and interests that I have. Let's connect on Linkedin in my Portfolio https://rachma-mlt.framer.website/

Post a Comment