Cara Hitung Eritrosit Manual dengan Haemocytometer: Panduan Lengkap dan Rumus
INFOLABMED.COM - Meskipun alat hematologi analyzer sudah umum, kemampuan untuk cara hitung eritrosit manual tetap menjadi keterampilan penting bagi analis laboratorium.
Metode ini menggunakan haemocytometer (kotak hitung) dan berguna saat alat utama rusak, untuk verifikasi hasil, atau di fasilitas kesehatan dengan sumber daya terbatas. Memahami prosedur ini membutuhkan ketelitian dalam setiap langkah, dari pengenceran hingga perhitungan.
Alat dan Bahan yang Diperlukan
Sebelum mempelajari cara hitung eritrosit manual, siapkan alat dan bahan berikut:
- Haemocytometer dengan bilik Improved Neubauer
- Pipet Thoma untuk eritrosit atau pipet mikro volume tepat
- Larutan Pengencer (biasanya Larutan Hayem atau Formol-Sitrat)
- Kaca Penutup khusus
- Mikroskop
- Kapas alkohol dan vortex mixer (jika ada)
Langkah 1: Pengenceran Sampel Darah
Proses cara hitung eritrosit manual dimulai dengan pengenceran yang tepat. Metode klasik menggunakan Pipet Thoma:
- Hisap darah segar (dari tusukan jari atau darah EDTA) hingga tanda 0.5.
- Segera hisap Larutan Hayem hingga tanda 101. Perhatikan bahwa volume antara 0.5 dan 101 adalah 100.5, sehingga perbandingan pengencerannya adalah 0.5 : 100.5 yang dapat disederhanakan menjadi 1:201.
- Kocok pipet secara horizontal selama 3-5 menit dengan gerakan angka 8 untuk memastikan pengenceran homogen.
Catatan Modern: Dengan pipet mikro, Anda dapat membuat pengenceran 1:200 dengan lebih akurat, misalnya 10 µL darah + 1990 µL Larutan Hayem.
Langkah 2: Pengisian Bilik Hitung (Chamber)
- Pasang kaca penutup pada haemocytometer dengan benar hingga muncul pola Newton's ring (cincin pelangi).
- Buang 2-3 tetes pertama dari ujung pipet Thoma.
- Sentuhkan ujung pipet pada tepi celah bilik hitung. Biarkan cairan mengisi bilik secara kapiler hingga penuh. Hati-hati jangan sampai meluap atau ada gelembung.
Langkah 3: Penghitungan Sel di Bawah Mikroskop
- Diamkan haemocytometer selama 2-3 menit agar sel mengendap.
- Letakkan di bawah mikroskop dan gunakan perbesaran 400x.
- Hitung jumlah eritrosit pada 5 kotak sedang di dalam grid Improved Neubauer. Kelima kotak ini biasanya adalah 4 kotak di setiap sudut dan 1 kotak di tengah.
- Setiap kotak sedang dibagi menjadi 16 kotak kecil.
- Hitung sel-sel yang berada di dalam kotak dan yang menyentuh garis atas dan kiri. Abaikan sel yang menyentuh garis bawah dan kanan untuk konsistensi.
Langkah 4: Rumus dan Cara Hitung Eritrosit Manual
Ini adalah inti dari cara hitung eritrosit manual. Gunakan rumus berikut:
Jumlah Eritrosit/µL = (N ÷ 5) x 10 x Faktor Pengenceran x 200
Keterangan Rumus:
- N: Jumlah total sel eritrosit yang dihitung di 5 kotak sedang.
- N ÷ 5: Rata-rata sel per 1 kotak sedang.
- x 10: Faktor konversi karena volume 1 kotak sedang adalah 0.1 µL (1/10 µL). Untuk mendapatkan jumlah per 1 µL, kita kalikan 10.
- x Faktor Pengenceran: Kalikan dengan 201 (jika menggunakan Pipet Thoma) atau 200 (jika menggunakan pengenceran mikro).
- x 200: Volume darah yang dihitung sebenarnya adalah dari 5 kotak sedang (total 0.5 µL setelah dikali faktor lain). Untuk menyesuaikan ke standar "per µL", dikalikan 2. Namun, dalam praktiknya, faktor 10 dan 200 sering digabungkan menjadi x 2000 untuk Pipet Thoma.
Rumus Praktis untuk Pipet Thoma: Jumlah Eritrosit/µL = (N ÷ 5) x 10 x 201 x 2 = N x 10.000
Contoh Perhitungan: Jika total sel yang dihitung di 5 kotak sedang (N) = 500 sel, maka:
- Jumlah Eritrosit/µL = 500 x 10.000 = 5.000.000 sel/µL atau 5.0 juta/µL.
Dengan menguasai cara hitung eritrosit manual ini, seorang analis laboratorium tidak hanya memiliki cadangan metode andal tetapi juga memahami prinsip dasar di balik penghitungan sel darah yang dilakukan oleh alat otomatis.
Dapatkan informasi kesehatan dan laboratorium terkini dengan mengikuti media sosial Infolabmed.com. Bergabunglah di channel Telegram, like halaman Facebook kami, dan ikuti update di Twitter/X. Jika artikel ini bermanfaat, dukung perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA.
Post a Comment