Platelet Apheresis: Prosedur Donor Trombosit Modern untuk Menolong Pasien Kritis

Table of Contents

INFOLABMED.COM - Platelet Apheresis merupakan prosedur medis yang digunakan untuk mengambil trombosit (platelet) dari darah donor dengan bantuan mesin apheresis.

Trombosit sangat penting dalam proses pembekuan darah, sehingga transfusi platelet sering kali dibutuhkan oleh pasien kanker, penderita demam berdarah berat, atau pasien yang mengalami perdarahan hebat.

Baca juga: Apa Itu Thrombocyte Concentrates: Manfaat, Indikasi, dan Prosedur Transfusi Trombosit

Berbeda dengan donor darah biasa, dalam Platelet Apheresis, hanya trombosit yang diambil sementara komponen darah lainnya dikembalikan ke tubuh donor. 

Proses ini membuat hasil donor lebih efektif, karena dari satu kali donor apheresis dapat diperoleh jumlah trombosit yang setara dengan beberapa kantong donor darah biasa.

Apa Itu Platelet Apheresis?

Platelet Apheresis adalah teknik pengambilan trombosit menggunakan mesin apheresis. Darah donor dialirkan ke mesin, dipisahkan komponen-komponennya, lalu trombosit dikumpulkan dan sisanya dikembalikan ke tubuh donor.

Metode ini sangat bermanfaat karena:

  • Membutuhkan lebih sedikit donor untuk memenuhi kebutuhan pasien.
  • Hasil trombosit lebih steril dan terkontrol.
  • Dapat langsung digunakan untuk pasien dengan kondisi kritis.

Siapa yang Membutuhkan Transfusi Platelet?

Platelet Apheresis umumnya diberikan kepada pasien dengan:

  • Kanker darah (leukemia, limfoma, mieloma)
  • Pasien kemoterapi atau transplantasi sumsum tulang
  • Pasien dengan demam berdarah dengue berat (DBD)
  • Pasien trauma dengan perdarahan masif

Prosedur Platelet Apheresis pada Donor

  • Pendaftaran dan Skrining Donor – Pemeriksaan kesehatan awal untuk memastikan donor memenuhi syarat.
  • Proses Donor – Darah donor dialirkan ke mesin apheresis. Proses ini berlangsung sekitar 1,5–2 jam.
  • Pengembalian Komponen Lain – Sel darah merah, plasma, dan leukosit dikembalikan ke tubuh donor.
  • Hasil Donasi – Dari satu kali donor platelet apheresis bisa dihasilkan trombosit untuk 1–3 pasien.

Syarat Menjadi Donor Platelet Apheresis

  • Usia 17–60 tahun
  • Berat badan minimal 50 kg
  • Tidak sedang sakit atau mengonsumsi obat tertentu
  • Jarak minimal 2 minggu sejak donor darah terakhir
  • Tidak memiliki riwayat penyakit menular (HIV, Hepatitis, dll.)

Manfaat Platelet Apheresis

  • Untuk Pasien: Menyediakan trombosit yang lebih berkualitas, steril, dan langsung siap pakai.
  • Untuk Donor: Proses lebih aman karena sebagian besar komponen darah dikembalikan, sehingga donor bisa melakukannya lebih sering dibanding donor darah biasa.

Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui chanel Telegram Link, Facebook Link, Twitter/X Link, dan Instagram Link. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA Link.***

Nadya
Nadya Halo, saya Nadya Septriana seorang Ahli Tenaga Laboratorium Medik (ATLM) yang gemar menulis konten seputar laboratorium dan kesehatan. Lewat tulisan, saya ingin membantu pembaca lebih memahami topik medis dengan cara yang mudah dipahami. Hope u like it and find it helpful!

Post a Comment