Pengobatan Multiple Sclerosis (MS) di Norfolk and Norwich Hospitals

Table of Contents
Multiple Sclerosis,MS,Pengobatan MS,Norfolk and Norwich,Kesehatan,


INFOLABMED.COM - Meskipun saat ini belum ada obat untuk multiple sclerosis (MS), berbagai pengobatan tersedia untuk mengelola gejala dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

 Norfolk and Norwich University Hospitals NHS Foundation Trust menawarkan berbagai opsi pengobatan untuk membantu individu dengan MS.

Baca juga : Multiple Sclerosis (MS): Gejala, Pengobatan, dan Jenisnya

Pendekatan Pengobatan MS yang Komprehensif

Pengobatan MS sangat individual dan disesuaikan dengan gejala spesifik serta kesulitan yang dialami setiap pasien. Pendekatan ini melibatkan beberapa strategi utama:

  • Pengobatan Kekambuhan: Menggunakan obat steroid untuk mengatasi kekambuhan gejala MS.
  • Terapi Modifikasi Penyakit: Mengurangi frekuensi kekambuhan dengan terapi yang memodifikasi perjalanan penyakit.

Pasien didukung oleh tim multidisiplin yang terdiri dari berbagai profesional kesehatan, termasuk ahli neurologi, fisioterapis, terapis wicara dan bahasa, serta perawat spesialis MS yang menjadi titik kontak utama.

Peran Perawat Spesialis MS

Perawat spesialis MS memainkan peran penting dalam memberikan perawatan dan dukungan berkelanjutan. Mereka adalah penghubung utama antara pasien dan tim medis, membantu memantau gejala, memberikan edukasi tentang pengobatan, dan membantu pasien mengelola kondisi mereka secara efektif.

Pengobatan untuk Kekambuhan MS

Jika Anda mengalami kekambuhan, segera hubungi perawat spesialis MS Anda. Penting untuk membedakan antara kekambuhan dan gejala yang disebabkan oleh faktor lain, seperti infeksi. 

Pengobatan untuk kekambuhan biasanya melibatkan:

  • Kursus lima hari steroid tablet di rumah.
  • Obat steroid intravena di rumah sakit selama tiga hingga lima hari.

Meskipun steroid dapat mempercepat pemulihan dari kekambuhan, penting untuk diingat bahwa mereka tidak mencegah kekambuhan di masa depan atau menghentikan perkembangan MS dalam jangka panjang. 

Penggunaan steroid juga dibatasi untuk menghindari efek samping seperti osteoporosis, penambahan berat badan, dan diabetes. Idealnya, penggunaan steroid tidak lebih dari tiga kali setahun.

Mengatasi Gejala MS Secara Individual

MS dapat menyebabkan berbagai gejala yang memerlukan penanganan individual. Berikut adalah beberapa contoh pengobatan untuk gejala utama:

Kelelahan (Fatigue)

Amantadine dapat diresepkan untuk mengatasi kelelahan yang disebabkan oleh MS, meskipun efektivitasnya mungkin terbatas. 

Selain itu, pasien akan menerima saran umum tentang manajemen kelelahan, termasuk olahraga, pola tidur sehat, teknik penghematan energi, dan menghindari obat-obatan yang dapat memperburuk kelelahan.

Masalah Penglihatan

Masalah penglihatan terkait MS seringkali membaik dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Jika gejala parah, steroid dapat diresepkan untuk mempercepat pemulihan. 

Gabapentin dapat membantu mengatasi gerakan mata yang tidak terkendali, dan ahli oftalmologi dapat memberikan bantuan untuk penglihatan ganda.

Spasme Otot dan Kekakuan (Spastisitas)

Fisioterapi, termasuk teknik peregangan, dapat membantu memperbaiki spasme otot dan kekakuan. Jika spasme otot parah, obat pelemas otot seperti baclofen atau gabapentin dapat diresepkan. 

Obat alternatif termasuk tizanidine, diazepam, clonazepam, dan dantrolene. Efek samping dari obat-obatan ini perlu didiskusikan dengan perawat spesialis MS atau dokter umum.

Masalah Mobilitas

Masalah mobilitas seringkali disebabkan oleh spasme otot dan spastisitas, tetapi juga dapat disebabkan oleh kelemahan otot, masalah keseimbangan, atau pusing. 

Program latihan yang diawasi oleh fisioterapis, latihan rehabilitasi vestibular, alat bantu mobilitas seperti tongkat atau kursi roda, dan adaptasi rumah seperti lift tangga atau pegangan tangan dapat bermanfaat.

Nyeri Neuropatik

Nyeri neuropatik disebabkan oleh kerusakan saraf dan biasanya tajam dan menusuk. Obat-obatan seperti gabapentin, carbamazepine, atau amitriptyline dapat digunakan untuk mengobati nyeri ini.

Nyeri Muskuloskeletal

Fisioterapis dapat membantu mengatasi nyeri otot dan sendi melalui teknik latihan atau posisi duduk yang lebih baik.

 Pereda nyeri atau mesin stimulasi saraf listrik transkutan (TENS) dapat digunakan untuk nyeri yang lebih parah.

Masalah Emosional

Ledakan emosi yang tidak terkendali dapat dinilai oleh psikolog klinis, dan antidepresan dapat diresepkan. 

Antidepresan atau terapi seperti terapi perilaku kognitif (CBT) juga dapat digunakan untuk mengobati depresi dan kecemasan.

Disfungsi Seksual

Sildenafil (Viagra) dapat diresepkan untuk pria dengan MS yang mengalami disfungsi ereksi. 

Konseling hubungan atau terapi seks juga dapat membantu pria dan wanita dengan MS yang mengalami penurunan minat pada seks atau kesulitan mencapai orgasme.

Masalah Kandung Kemih dan Usus

Berbagai obat tersedia untuk mengatasi kandung kemih yang terlalu aktif atau sering buang air kecil di malam hari. 

Saran dari perawat kontinensia atau fisioterapis dapat membantu kesulitan mengosongkan kandung kemih. 

Kateter dapat digunakan dalam kasus tertentu. Diet, pencahar, supositoria, enema, obat anti-diare, dan latihan dasar panggul dapat digunakan untuk mengobati masalah usus.

Kesulitan Berbicara dan Menelan

Terapis wicara dan bahasa dapat membantu mengatasi masalah bicara dan menelan. 

Mereka dapat memberikan saran tentang makanan yang mudah ditelan dan merekomendasikan latihan untuk memperkuat otot yang digunakan dalam berbicara dan menelan. 

Dalam kasus yang parah, pemberian makanan melalui tabung yang dimasukkan ke dalam perut mungkin diperlukan.

Terapi Modifikasi Penyakit (Disease-Modifying Therapies)

Terapi modifikasi penyakit bertujuan untuk mengurangi jumlah dan tingkat keparahan kekambuhan dengan mengurangi kerusakan pada selubung mielin saraf. 

Meskipun penelitian tentang manfaat jangka panjangnya terbatas, terapi ini dapat membantu memperlambat perkembangan disabilitas pada MS. 

Baca juga : Obat-obatan MS: Dosis, Efek Samping, dan Penjelasan Lengkap

Contoh terapi modifikasi penyakit yang tersedia di Inggris termasuk interferon beta-1a (Avonex, Rebif, Plegridy), interferon beta-1b (Betaferon, Extavia), glatiramer acetate (Copaxone), teriflunomide (Aubagio), dan natalizumab (Tysabri). 

Penting untuk mendiskusikan potensi manfaat dan risiko terapi ini dengan dokter Anda untuk menentukan apakah mereka cocok untuk Anda.***

Ikuti dan Dukung Infolabmed.com

Mari terhubung melalui media sosial dan dukung perkembangan website Infolabmed.com

Follow Media Sosial Infolabmed.com

📢

Telegram

Follow
👍

Facebook

Follow
🐦

Twitter/X

Follow

Dukungan untuk Infolabmed.com

Beri Donasi untuk Perkembangan Website

Dukung Infolabmed.com dengan memberikan donasi terbaikmu melalui DANA. Setiap kontribusi sangat berarti untuk pengembangan dan pemeliharaan website.

Donasi via DANA

Produk Infolabmed

Reagen Golongan Darah

Nama Produk: REAGEN GOLONGAN DARAH REIGED DIAGNOSTICS (1 SET LENGKAP ANTI-A, ANTI-B, ANTI-AB, ANTI-D + KARTU GOLONGAN DARAH)

Harga: Rp 430.000

© 2025 Infolabmed.com | Terima kasih atas dukungannya

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment