Nyeri Dada Setelah Olahraga: Waspada Sakit Jantung? Kata Dokter di Jakarta
Sering merasakan nyeri di dada setelah berolahraga, terutama dengan intensitas sedang hingga berat? Pertanyaan ini seringkali menghantui para penggemar olahraga. Artikel ini akan mengulas lebih dalam mengenai kemungkinan penyebab nyeri dada setelah olahraga dan kaitannya dengan penyakit jantung, berdasarkan penjelasan dari seorang dokter spesialis jantung.
Pemaparan Dokter tentang Nyeri Dada dan Jantung
Menurut dr. Aditya Agita Sembiring, Sp.JP(K), seorang dokter spesialis jantung yang ditemui di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita, Jakarta Barat, pada Rabu, 24 September 2025, nyeri dada setelah olahraga bisa disebabkan oleh berbagai faktor.
Penyebab Nyeri Dada Selain Jantung
Dr. Aditya menjelaskan bahwa tidak semua nyeri dada setelah olahraga adalah indikasi penyakit jantung. Ada beberapa kemungkinan penyebab lain, seperti:
- Masalah pada Kulit: Misalnya, nyeri akibat herpes di area dada.
- Masalah Otot dan Tulang: Nyeri bisa muncul karena masalah pada tulang atau otot dada yang terlibat saat berolahraga.
- Gangguan Lambung: Asam lambung yang naik juga bisa memicu rasa nyeri atau panas di dada.
Tanda-tanda yang Mengindikasikan Masalah Jantung Koroner
Dr. Aditya menekankan bahwa sakit jantung koroner biasanya tidak muncul secara tiba-tiba. Terdapat beberapa ciri yang perlu diperhatikan, terutama kaitannya dengan aktivitas fisik. Berikut beberapa gejala yang perlu diwaspadai:
- Nyeri Muncul Saat Berolahraga: Nyeri dada yang timbul saat aktivitas fisik berat, seperti berlari di treadmill.
- Nyeri Menjalar: Rasa sakit bisa menjalar ke area lain seperti leher atau bahu kiri.
- Keringat Dingin: Disertai keringat dingin saat nyeri muncul.
- Nyeri Berkurang Saat Istirahat: Rasa sakit mereda atau hilang saat beristirahat.
Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner
Dr. Aditya mengingatkan bahwa penyakit jantung koroner tidak muncul begitu saja. Terdapat beberapa faktor risiko yang perlu diperhatikan, yaitu:
- Riwayat Keluarga: Adanya riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
- Gaya Hidup: Merokok, pola makan yang tidak sehat, dan kurang olahraga.
- Kondisi Medis: Penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol tinggi.
Kapan Harus ke Dokter?
Jika Anda mengalami nyeri dada setelah olahraga yang memenuhi kriteria di atas (muncul saat aktivitas, menjalar, dan hilang saat istirahat), segera periksakan diri ke dokter. Pemeriksaan dini sangat penting untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.
Ingat, nyeri dada setelah olahraga tidak selalu berarti sakit jantung. Namun, kewaspadaan dan pemeriksaan medis adalah langkah terbaik untuk menjaga kesehatan jantung Anda.
Ikuti dan Dukung Infolabmed.com
Mari terhubung melalui media sosial dan dukung perkembangan website Infolabmed.com
Dukungan untuk Infolabmed.com
Beri Donasi untuk Perkembangan Website
Dukung Infolabmed.com dengan memberikan donasi terbaikmu melalui DANA. Setiap kontribusi sangat berarti untuk pengembangan dan pemeliharaan website.
Donasi via DANAProduk Infolabmed
Nama Produk: PORLAK BGM-102 - Alat Cek Gula Darah Digital Akurat, Hasil 5 Detik, Bonus Lancet & Baterai
Harga: Rp 270.000
© 2025 Infolabmed.com | Terima kasih atas dukungannya
Post a Comment