Mencekam! Pria di AS Nyaris Dijadikan Donor Organ Padahal Masih Hidup

Table of Contents

Ngeri! Pria di AS Nyaris Diambil Organnya untuk Donor Padahal Masih Hidup


Bayangkan berbaring tak berdaya di meja operasi, dada terbuka lebar, menunggu ajal. Inilah yang dialami Larry Black Jr. di sebuah rumah sakit di Amerika Serikat, namun takdir berkata lain ketika seorang dokter menggagalkan rencana mengerikan tersebut.

Detik-Detik Mencekam di Ruang Operasi

Suasana di ruang operasi SSM Health Saint Louis University Hospital pada Maret 2019 begitu menegangkan. Larry Black Jr., seorang pria berusia 22 tahun yang baru saja tertembak di kepala, terbaring di meja operasi, siap untuk menjalani proses pengambilan organ tubuhnya untuk donor. Namun, saat para dokter bersiap, secara tiba-tiba seorang dokter berlari masuk ke dalam ruangan, menghentikan semua persiapan.

Dokter bernama Zohny Zohny berteriak, "Turunkan dia dari meja! Dia pasien saya. Segera turunkan dia dari meja!" dikutip dari CNN. Pada saat itu, wajah Zohny tertutup masker bedah sehingga tak ada yang mengenalinya. Setelah ia memperkenalkan diri sebagai dokter bedah saraf yang menangani kasus Black, tim medis terkejut. Mereka yakin telah mendapatkan persetujuan dari keluarga untuk melakukan pengambilan organ.

Perjuangan Hidup di Tengah Keraguan

Keputusan untuk mendonorkan organ tubuh Black sempat menjadi perdebatan dalam keluarga. Molly Watts, saudara perempuan Black, mengungkapkan bahwa keluarga merasa ragu, namun suara mereka seolah tak didengar. Untungnya, intervensi dari dokter Zohny menyelamatkan nyawa Black.

Black ditembak di kepala pada 24 Maret 2019. Seminggu kemudian, jadwal pengambilan organ donor telah ditetapkan, meskipun jantungnya masih berdetak dan ia belum dinyatakan mati otak. Zohny, yang saat itu baru menginjak tahun pertama sebagai dokter bedah saraf, bersikeras untuk membatalkan prosedur tersebut. "Aku tidak peduli meskipun sudah ada persetujuan. Aku belum bicara dengan keluarganya, dan aku tidak setuju dengan ini. Segera turunkan dia dari meja," tegas Zohny.

Kisah Larry Black Jr. Kini

Kini, Larry Black Jr., yang telah berusia 28 tahun, adalah seorang musisi dan ayah dari tiga anak. Ia masih menjalani fisioterapi rutin akibat luka tembak yang dialaminya. Ia mengaku dihantui oleh ingatan saat dirinya dalam kondisi koma medis. Ia berusaha menunjukkan kepada semua orang bahwa ia masih berjuang untuk hidup, dengan mengetukkan tangan dan mengedipkan mata.

Kontroversi di Balik Donor Organ

Transplantasi organ memang telah menyelamatkan banyak nyawa di Amerika Serikat. Menurut Organ Procurement and Transplantation Network, lebih dari 48.000 transplantasi dilakukan pada tahun 2024. Namun, praktik donor organ juga tak luput dari kritik. Beberapa laporan menyebutkan adanya kasus di mana pasien masih menunjukkan tanda-tanda kesadaran sebelum organ mereka diambil.

Investigasi dan Reformasi

Investigasi federal terhadap organisasi donor organ di Kentucky, yang terungkap oleh The New York Times pada Juni lalu, menemukan bahwa tenaga medis sempat merencanakan pengambilan organ dari 73 pasien meskipun pasien masih memperlihatkan aktivitas neurologis. Meskipun prosedur tersebut tidak jadi dilakukan, pejabat federal berjanji akan melakukan reformasi besar terhadap sistem donor organ di AS pada Juli lalu.

Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, Robert F Kennedy Jr., menyatakan, "Temuan kami menunjukkan bahwa rumah sakit mengizinkan proses pengambilan organ dimulai meskipun pasien masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan, dan ini sungguh mengerikan. Seluruh sistem ini harus diperbaiki untuk memastikan setiap calon donor diperlakukan dengan penghormatan yang selayaknya bagi kehidupan mereka."

Pandangan Dokter Zohny Zohny

Dokter Zohny mengaku kisah pasiennya itu terus melekat di ingatannya. Ia menegaskan bahwa meskipun donor organ harus terus berjalan, pemahaman tentang kesadaran manusia masih sangat terbatas. Menentukan kapan seseorang benar-benar meninggal dunia tetap menjadi persoalan yang krusial dan membingungkan. Ia menekankan bahwa ini adalah masalah sistem, bukan individu. "Kita perlu meninjau kembali kebijakan yang ada dan melakukan penyesuaian agar donor organ dilakukan pada orang yang tepat, di waktu yang tepat, di tempat yang tepat, dan dengan tenaga ahli yang tepat," pungkasnya.

Ikuti dan Dukung Infolabmed.com

Mari terhubung melalui media sosial dan dukung perkembangan website Infolabmed.com

Follow Media Sosial Infolabmed.com

📢

Telegram

Follow
👍

Facebook

Follow
🐦

Twitter/X

Follow

Dukungan untuk Infolabmed.com

Beri Donasi untuk Perkembangan Website

Dukung Infolabmed.com dengan memberikan donasi terbaikmu melalui DANA. Setiap kontribusi sangat berarti untuk pengembangan dan pemeliharaan website.

Donasi via DANA

Produk Infolabmed

Reagen Golongan Darah

Nama Produk: REAGEN GOLONGAN DARAH REIGED DIAGNOSTICS (1 SET LENGKAP ANTI-A, ANTI-B, ANTI-AB, ANTI-D + KARTU GOLONGAN DARAH)

Harga: Rp 430.000

© 2025 Infolabmed.com | Terima kasih atas dukungannya

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment