Difference Between Serum and Plasma: Perbedaan Kritis dalam Specimen Laboratorium Klinis
Table of Contents
INFOLABMED.COM – Pemahaman perbedaan antara serum dan plasma merupakan dasar kritis dalam praktik laboratorium klinis.
Kedua specimen ini memiliki karakteristik, metode preparasi, dan aplikasi yang berbeda dalam diagnosis penyakit.
Baca juga : Serum Darah: Komponen Penting dalam Tubuh Manusia
Apa Itu Serum dan Plasma?
Plasma
- Komponen cair darah yang mengandung fibrinogen
- Diperoleh dengan penambahan antikoagulan
- Mewakili 55% dari total volume darah
- Mengandung semua faktor koagulasi
Serum
- Komponen cair darah tanpa fibrinogen
- Diperoleh melalui proses koagulasi
- Volume lebih sedikit dibanding plasma
- Tidak mengandung faktor koagulasi
Perbedaan Utama Serum vs Plasma
| Parameter | Plasma | Serum |
|---|---|---|
| Persiapan | Antikoagulan | Koagulasi |
| Warna | Kuning jernih | Kuning lebih terang |
| Fibrinogen | Ada | Tidak ada |
| Volume | 55% darah | 45% darah |
| Stabilitas | Stabil dengan antikoagulan | Stabil secara alami |
| Aplikasi | Koagulasi, kimia klinis | Kimia klinis, serologi |
Metode Preparasi
Preparasi Plasma
- Pengambilan darah ke tabung antikoagulan
- Pencampuran segera dengan antikoagulan
- Sentrifugasi 1500-2000 g selama 10-15 menit
- Supernatan adalah plasma
Preparasi Serum
- Pengambilan darah ke tabung tanpa antikoagulan (Tabung Merah)
- Dibiarkan menggumpal 30-60 menit pada suhu ruang
- Sentrifugasi 1500-2000 g selama 10 menit
- Supernatan adalah serum
Jenis Antikoagulan untuk Plasma
1. Heparin
- Mekanisme: Aktivasi antithrombin III
- Aplikasi: Gas darah, elektrolit, kimia emergensi
- Warna tabung: Hijau
2. EDTA
- Mekanisme: Mengikat ion kalsium
- Aplikasi: Hematologi, PCR, bank darah
- Warna tabung: Ungu
3. Sitrat
- Mekanisme: Mengikat ion kalsium
- Aplikasi: Tes koagulasi (PT, APTT)
- Warna tabung: Biru
4. Fluoride
- Mekanisme: Inhibisi enzim glikolisis
- Aplikasi: Glukosa darah
- Warna tabung: Abu-abu
Aplikasi Klinis
Pemeriksaan yang Memerlukan Plasma
- Tes koagulasi (PT, APTT, fibrinogen)
- Plasma elektrolit
- Ammonia plasma
- EDTA plasma untuk hematologi
Pemeriksaan yang Memerlukan Serum
- Kimia klinis (glukosa, ureum, kreatinin)
- Tes fungsi hati dan ginjal
- Marker jantung (troponin, CK-MB)
- Serologi (antibodi, antigen)
Keuntungan dan Kerugian
Plasma
- Keuntungan: Cepat diproses, volume lebih banyak
- Kerugian: Interferensi antikoagulan, hemolisis
Serum
- Keuntungan: Tidak ada antikoagulan, stabil untuk banyak tes
- Kerugian: Waktu preparasi lama, volume sedikit
Pengaruh terhadap Hasil Pemeriksaan
Nilai yang Berbeda Plasma vs Serum
- Kalium: Plasma lebih rendah 0.1-0.3 mmol/L
- Glukosa: Serum lebih tinggi 5-10%
- Kalsium: Serum lebih rendah karena tidak ada sitrat
- LDH: Serum lebih tinggi karena release dari platelet
Kesalahan Pra-Analitik yang Umum
- Penggunaan tabung salah untuk tes tertentu
- Pencampuran tidak adequate dengan antikoagulan
- Waktu centrifugasi tidak tepat
- Hemolisis sample
Baca juga : Pembuatan Serum Spesimen | Seri Edukasi Teknologi Laboratorium Medik
Rekomendasi Praktis
- Selalu gunakan tabung sesuai dengan jenis pemeriksaan
- Perhatikan waktu centrifugasi dan suhu
- Segera proses sample setelah pengambilan
- Label dengan jelas jenis specimen (serum/plasma)
Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui Telegram, Facebook, Twitter/X. Dukung pengembangan konten kesehatan via Donasi DANA.
.png)
Post a Comment