Tuberkulosis Kutis Verukosa: Gejala, Diagnosis, dan Penanganan yang Tepat
INFOLABMED.COM – Tuberkulosis kutis verukosa merupakan salah satu bentuk tuberkulosis ekstraparu yang menyerang kulit.
Kondisi ini termasuk jarang tetapi penting untuk dikenali karena seringkali terdiagnosis salah sebagai infeksi kulit biasa.
Baca Juga: Teknik Pemeriksaan BTA Sputum dan Interpretasi: Panduan Lengkap Diagnosis TB
Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang gejala, diagnosis, dan penanganan tuberkulosis kutis verukosa.
Apa Itu Tuberkulosis Kutis Verukosa?
Tuberkulosis kutis verukosa adalah infeksi kulit kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis atau Mycobacterium bovis. Lesi kulit ini bersifat:
- Berbentuk verukosa (seperti kutil)
- Tidak nyeri
- Tumbuh perlahan
- Sering muncul di area yang pernah mengalami trauma
Gejala dan Tanda Klinis
Ciri khas tuberkulosis kutis verukosa meliputi:
- Plak atau nodul berwarna kemerahan hingga kecoklatan
- Permukaan lesi bersisik dan verukosa
- Dapat disertai pembesaran kelenjar getah bening regional
- Sering muncul di ekstremitas (tangan, kaki) atau bokong
Proses Diagnosis
Diagnosis tuberkulosis kutis verukosa memerlukan:
- Pemeriksaan Histopatologi – Biopsi kulit menunjukkan gambaran tuberkuloid
- Pewarnaan Ziehl-Neelsen – Mencari basil tahan asam
- PCR Mycobacterium – Deteksi DNA bakteri
- Tes Tuberkulin – Hasil seringkali positif kuat
Penanganan dan Terapi
Prinsip pengobatan tuberkulosis kutis verukosa:
- Regimen OAT (Obat Anti Tuberkulosis) standar selama 6-9 bulan
- Kombinasi rifampisin, isoniazid, pirazinamid, dan etambutol
- Pada kasus resisten, diperlukan regimen khusus
- Perawatan luka lokal untuk mencegah infeksi sekunder
Diagnosis Banding
Penting membedakan dari kondisi lain:
- Kromomikosis
- Leismaniasis kutis
- Sifilis tersier
- Karsinoma sel skuamosa
Pencegahan dan Prognosis
Baca Juga: Teknik Pewarnaan BTA: Kunci Deteksi Cepat Tuberkulosis
Langkah pencegahan utama:
- Vaksinasi BCG
- Hindari kontak dengan penderita TB aktif
- Tingkatkan daya tahan tubuh
Prognosis umumnya baik dengan pengobatan tepat.
Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui Telegram, Facebook, Twitter/X. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA.

Post a Comment