Tes Darah Westergren: Prosedur, Hasil, dan Interpretasinya
Prosedur Tes darah Westergren mengukur kecepatan sel darah merah mengendap di dalam tabung dalam satu jam.
Baca juga : Tes Darah Westergren ESR: Tujuan, Prosedur, dan Interpretasi Hasil
Apa Itu Tes Westergren?
Tes Westergren, sering disingkat ESR (Erythrocyte Sedimentation Rate), bukanlah tes diagnostik untuk penyakit tertentu.
Sebaliknya, tes Darah Westergren membantu dokter menentukan apakah ada peradangan dalam tubuh, yang dapat disebabkan oleh berbagai kondisi.
Mengapa Tes Westergren Dilakukan?
Dokter mungkin merekomendasikan tes Westergren jika pasien mengalami gejala peradangan seperti demam yang tidak dapat dijelaskan, nyeri sendi, nyeri otot, atau sakit kepala.
Tes Darah Westergren juga sering digunakan untuk memantau perkembangan penyakit inflamasi seperti rheumatoid arthritis, lupus, dan infeksi.
Prosedur Tes Darah Westergren
Prosedur tes ini cukup sederhana. Darah diambil dari vena, biasanya di lengan, dan dimasukkan ke dalam tabung khusus yang disebut tabung Westergren.
Tabung kemudian diletakkan secara vertikal dan dibiarkan selama satu jam. Setelah satu jam, jarak antara permukaan plasma (bagian cair darah) dan bagian atas endapan sel darah merah diukur dalam milimeter (mm).
Interpretasi Hasil Tes Westergren
Hasil tes Westergren dinyatakan dalam milimeter per jam (mm/jam). Tingkat endap darah yang lebih tinggi menunjukkan adanya peradangan.
Nilai normal bervariasi tergantung pada usia dan jenis kelamin. Secara umum, nilai normal untuk pria adalah 0-15 mm/jam, dan untuk wanita adalah 0-20 mm/jam.
Faktor yang Mempengaruhi Hasil
Beberapa faktor selain peradangan dapat mempengaruhi hasil tes Westergren. Ini termasuk usia, jenis kelamin, kehamilan, anemia, dan beberapa obat-obatan.
Karena itu, hasil tes Westergren harus selalu diinterpretasikan dalam konteks riwayat medis dan pemeriksaan fisik pasien secara keseluruhan.
Baca juga : Pemeriksaan Laju Endap Darah (LED)
Dokter akan menggunakan hasil tes Westergren bersamaan dengan tes lain untuk membuat diagnosis yang akurat.
Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui Telegram, Facebook, dan Twitter/X. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA.***
Post a Comment