Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR): Penyebab, Prosedur, dan Interpretasi
Tes Laju Endap Darah (LED) bukanlah tes diagnostik spesifik, tetapi merupakan indikator adanya inflamasi atau peradangan di dalam tubuh.
Baca juga : Mengapa ESR Penting? Memahami Peran Tes Sedimentasi Eritrosit dalam Kesehatan
ESR yang tinggi dapat mengindikasikan berbagai kondisi, termasuk infeksi, penyakit autoimun, dan kanker.
Nilai ESR yang normal bervariasi tergantung usia, jenis kelamin, dan metode laboratorium yang digunakan.
Penyebab ESR Tinggi
ESR yang tinggi biasanya menunjukkan adanya inflamasi dalam tubuh. Inflamasi adalah respons sistem kekebalan tubuh terhadap cedera atau infeksi.
Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan ESR tinggi meliputi infeksi (misalnya, pneumonia, infeksi saluran kemih), penyakit autoimun (misalnya, rheumatoid arthritis, lupus), dan kanker (misalnya, multiple myeloma, limfoma).
Kondisi Medis Lainnya yang Mempengaruhi ESR
Selain kondisi-kondisi di atas, beberapa faktor lain juga dapat memengaruhi ESR. Usia, jenis kelamin, kehamilan, dan anemia juga dapat meningkatkan nilai ESR.
Oleh karena itu, penting untuk mendiskusikan hasil ESR dengan dokter agar interpretasi yang tepat dapat dilakukan berdasarkan riwayat kesehatan dan gejala yang dialami.
Prosedur Pemeriksaan ESR
Pemeriksaan ESR adalah tes darah yang sederhana dan cepat. Sampel darah diambil dari vena di lengan dan dimasukkan ke dalam tabung khusus yang berisi antikoagulan.
Tabung tersebut kemudian ditempatkan secara vertikal, dan kecepatan pengendapan sel darah merah diukur setelah satu jam. Hasilnya dinyatakan dalam milimeter per jam (mm/jam).
Nilai ESR normal bervariasi tergantung pada usia dan jenis kelamin. Secara umum, nilai normal untuk pria adalah 0-15 mm/jam, dan untuk wanita adalah 0-20 mm/jam.
Namun, nilai ini dapat sedikit berbeda tergantung pada laboratorium yang melakukan pengujian.
ESR yang tinggi tidak selalu berarti ada masalah kesehatan yang serius, tetapi dokter akan mempertimbangkan hasil ini bersama dengan riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik untuk menentukan diagnosis yang tepat.
Apa yang Harus Dilakukan Jika ESR Tinggi?
Jika hasil ESR Anda tinggi, dokter Anda akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan penyebabnya. Ini mungkin termasuk tes darah tambahan, rontgen, atau pemindaian lainnya.
Baca juga : Erythrocyte Sedimentation Rate (ESR): Tes, Tujuan, & Interpretasi
Pengobatan akan tergantung pada penyebab yang mendasari inflamasi. Penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk interpretasi hasil dan penentuan langkah selanjutnya.
Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui Telegram, Facebook, dan Twitter/X. Berikan DONASI terbaikmu untuk perkembangan website infolabmed.com melalui Donasi via DANA.***
Post a Comment