Epitel yang Menumpuk di Urine: Penyebab, Jenis, dan Kapan Harus Waspada
Table of Contents
INFOLABMED.COM - Sel epitel yang menumpuk di urine bisa menjadi tanda berbagai kondisi, mulai dari yang normal hingga indikasi masalah kesehatan serius.
Pemeriksaan mikroskopis urine dapat mengidentifikasi keberadaan dan jenis sel epitel ini.
Baca juga : Sel Epitel Urin dan Cast Epitel
Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang penyebab, jenis, dan interpretasi klinis dari epitel dalam urine.
Apa Itu Sel Epitel dalam Urine?
![]() |
| Sumber ; Narayana Health |
Sel epitel adalah sel pelapis permukaan yang melapisi saluran kemih. Dalam urine, dapat ditemukan tiga jenis utama sel epitel:
- Epitel skuamosa (asal uretra distal dan genitalia eksterna)
- Epitel transisional (asal ureter, kandung kemih, dan uretra proksimal)
- Epitel tubular ginjal (asal tubulus ginjal)
Penyebab Penumpukan Sel Epitel dalam Urine
Kondisi Normal:
- Kontaminasi sampel (terutama epitel skuamosa)
- Pengambilan urine tidak midstream
- Aktivitas fisik berat
Kondisi Patologis:
- Infeksi saluran kemih (ISK)
- Trauma atau iritasi saluran kemih
- Penyakit ginjal (nefritis, nekrosis tubular akut)
- Batu saluran kemih
- Prosedur kateterisasi baru-baru ini
Interpretasi Hasil Pemeriksaan
| Jenis Epitel | Jumlah Normal | Arti Klinis Jika Meningkat |
|---|---|---|
| Skuamosa | <15-20 sel/LPB | Kontaminasi sampel |
| Transisional | <5 sel/LPB | Iritasi/radang saluran kemih |
| Tubular ginjal | 0-1 sel/LPB | Kerusakan ginjal |
Prosedur Pemeriksaan yang Tepat
Pengambilan Sampel:
- Urine midstream pagi hari
- Bersihkan genitalia sebelum pengambilan
- Hindari kontaminasi (wanita: pisahkan labia)
Pemeriksaan Laboratorium:
- Mikroskop dengan pewarnaan sedimen urine
- Pelaporan kuantitatif (sel/LPB)
Kapan Harus Khawatir?
Segera konsultasi dokter jika:
- Ditemukan epitel tubular ginjal
- Jumlah epitel transisional >10 sel/LPB
- Disertai gejala: nyeri saat BAK, anyang-anyangan, demam
- Ada riwayat penyakit ginjal
Penanganan dan Tindak Lanjut
Jika karena kontaminasi:
- Ulangi pengambilan sampel dengan teknik yang benar
Jika patologis:
- Pemeriksaan kultur urine untuk ISK
- Tes fungsi ginjal (ureum, kreatinin)
- Pencitraan jika dicurigai batu saluran kemih
Baca juga : Sel Epithel (Epithelial Cell) Sedimen Urine - Seri Edukasi Teknologi Laboratorium Klinik
Pencegahan
- Teknik pengambilan urine yang benar
- Hidrasi cukup (minum 2 liter/hari)
- Kebersihan genital yang baik
- Kontrol rutin jika memiliki faktor risiko
Update pengetahuan medis Anda melalui Telegram, Facebook, dan Twitter/X. Dukung pengembangan konten kesehatan berkualitas melalui Donasi via DANA.


Post a Comment