Panduan Lengkap Cara Pengoperasian Alat Hematology Analyzer Rayto untuk Hasil Akurat
Table of Contents
INFOLABMED.COM – Hematology Analyzer Rayto merupakan salah satu alat penting di laboratorium untuk pemeriksaan darah lengkap (CBC).
Artikel ini akan membahas cara pengoperasian alat Hematology Analyzer Rayto secara tepat untuk memastikan hasil yang akurat dan konsisten.
Baca juga : Hematology Analyzer: Pengertian, Fungsi, dan Cara Penggunaannya
1. Persiapan Sebelum Pengoperasian
A. Persiapan Alat
- Pastikan alat terhubung dengan sumber listrik yang stabil.
- Hidupkan alat dengan menekan tombol Power dan tunggu hingga sistem selesai melakukan self-test.
- Lakukan prime system untuk memastikan larutan reagen dan saluran dalam kondisi siap pakai.
B. Persiapan Sampel
- Gunakan sampel darah EDTA (tabung ungu) yang telah dihomogenisasi dengan baik.
- Pastikan tidak ada gumpalan darah dalam sampel.
- Sampel harus dalam suhu ruang (tidak beku atau terlalu panas).
2. Prosedur Pengoperasian Hematology Analyzer Rayto
A. Mode Pengukuran
Manual Mode:
- Letakkan sampel darah pada rack sampler.
- Pilih "Manual Mode" di layar tampilan.
- Tekan "Start" untuk memulai analisis.
Auto Mode:
- Letakkan beberapa sampel sekaligus di auto-sampler.
- Pilih "Auto Mode" dan tentukan jumlah sampel.
- Alat akan bekerja secara otomatis.
B. Input Data Pasien
- Masukkan ID pasien secara manual atau melalui sistem LIS (Laboratory Information System).
- Pastikan data pasien sesuai untuk menghindari kesalahan pelaporan.
C. Proses Analisis
- Alat akan secara otomatis:
- Menghitung sel darah merah (RBC), sel darah putih (WBC), trombosit (PLT).
- Mengukur hemoglobin (HGB) dan hematokrit (HCT).
- Hasil akan muncul di layar dalam 1-2 menit.
3. Kalibrasi dan Quality Control
A. Kalibrasi Rutin
- Gunakan kalibrator khusus Rayto sesuai petunjuk manual.
- Lakukan kalibrasi minimal 1 bulan sekali atau sesuai rekomendasi produsen.
B. Quality Control (QC)
- Jalankan control darah setiap hari sebelum pemeriksaan pasien.
- Pastikan nilai QC dalam range yang diterima (±2 SD).
4. Perawatan dan Troubleshooting
A. Cleaning Daily
- Bersihkan probe dengan larutan pembersih khusus.
- Lakukan system rinse setelah 50 sampel atau setiap hari.
B. Troubleshooting Umum
- Error Clog: Terjadi jika ada sumbatan di probe → bersihkan dengan needle cleaning tool.
- Low Reagent: Ganti reagen jika volume kurang dari batas minimum.
- Hemolysis Sample: Ulangi pengambilan sampel jika darah terlihat hemolisis.
Baca juga : Mengungkap Prinsip Kerja Hematology Analyzer: Teknologi Penting dalam Diagnostik Laboratorium
5. Kelebihan Hematology Analyzer Rayto
- Akurasi tinggi untuk parameter dasar (WBC, RBC, PLT, HGB).
- Mudah dioperasikan dengan antarmuka touchscreen.
Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui Telegram, Facebook, dan Twitter/X. Dukung kami dengan donasi via DANA untuk konten edukasi lebih lanjut.

Post a Comment