Waspada DBD di Indonesia! Kenali Gejala, Pencegahan, dan Penanganannya
INFOLABMED.COM - Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali mewabah di berbagai daerah di Indonesia.
Kasusnya cenderung meningkat terutama saat musim hujan, di mana nyamuk Aedes aegypti sebagai pembawa virus dengue berkembang biak dengan cepat. Kenali gejala, pencegahan, dan penanganannya agar terhindar dari risiko fatal!
Baca juga : Memahami Prosedur Rumple Leede untuk Deteksi Kerapuhan Kapiler
Apa Itu DBD?
DBD adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.
Penyakit ini dapat menyebabkan demam tinggi, perdarahan, hingga syok yang berpotensi fatal jika tidak ditangani dengan cepat.
Gejala DBD yang Harus Diwaspadai
- Demam tinggi mendadak (39–40°C) selama 2–7 hari
- Sakit kepala berat dan nyeri di belakang mata
- Nyeri otot dan sendi
- Mual, muntah, dan nafsu makan menurun
- Ruam merah pada kulit
- Perdarahan ringan seperti mimisan atau gusi berdarah
Fase Penyakit DBD
- Fase Demam (1–3 hari): Demam tinggi, nyeri otot, dan lemas.
- Fase Kritis (hari 4–5): Demam turun, tetapi risiko perdarahan dan kebocoran plasma meningkat.
- Fase Pemulihan (hari 6–7): Kondisi mulai membaik jika tidak terjadi komplikasi.
Pencegahan DBD yang Efektif
3M Plus:
- Menguras tempat penampungan air
- Menutup wadah air
- Mendaur ulang barang bekas
- Plus: Hindari gigitan nyamuk dengan lotion anti-nyamuk atau kelambu
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)
- Penggunaan insektisida atau fogging di daerah endemis
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika muncul gejala:
- Demam tinggi lebih dari 3 hari
- Muntah terus-menerus
- Sakit perut hebat
- Lemas atau pingsan (tanda syok)
Penanganan DBD
- Istirahat total dan banyak minum air
- Obat penurun demam (hindari aspirin karena risiko perdarahan)
- Monitor trombosit melalui tes darah
- Perawatan rumah sakit jika terjadi kebocoran plasma atau syok
Baca juga : Deteksi Virus Dengue pada Nyamuk Aedes spp.: Metode dan Pentingnya bagi Pencegahan DBD
DBD di Indonesia: Data Terkini
Menurut Kemenkes RI, kasus DBD cenderung meningkat setiap tahun, terutama di daerah dengan sanitasi buruk dan curah hujan tinggi. Beberapa provinsi dengan kasus tertinggi meliputi Jawa Barat, Jawa Timur, dan DKI Jakarta.
Follow Media Sosial kami di Telegram, Facebook, dan Twitter/X. Dukung perkembangan website ini dengan Donasi via DANA.

Post a Comment