PEMERIKSAAN PROTEIN DAN GLOBULIN LCS: Cara Kerja & Prosedur Analisis Cairan Serebrospinal

Table of Contents
PEMERIKSAAN PROTEIN DAN GLOBULIN LCS: Cara Kerja & Prosedur Analisis Cairan Serebrospinal


INFOLABMED.COM - Pemeriksaan protein dan globulin dalam cairan serebrospinal (LCS) merupakan tes penting untuk mendiagnosis berbagai gangguan sistem saraf. 

Artikel ini akan mengupas tuntas cara kerja, metode analisis, dan prosedur pemeriksaan protein dan globulin LCS di laboratorium.

Baca juga : PEMERIKSAAN LCS: Prosedur, Indikasi, dan Interpretasi Hasil Cairan Serebrospinal

Prinsip Dasar Pemeriksaan Protein dan Globulin LCS

Pemeriksaan ini bertujuan untuk:

  1. Menilai integritas sawar darah-otak
  2. Mendeteksi adanya proses inflamasi atau infeksi
  3. Membantu diagnosis penyakit neurologis tertentu

Cara Kerja Pemeriksaan Protein Total LCS

  1. Metode Biuret

    • Prinsip: Reaksi protein dengan ion tembaga dalam suasana basa
    • Hasil: Kompleks berwarna ungu yang diukur spektrofotometri
    • Rentang Normal: 15-45 mg/dL
  2. Metode Lowry

    • Lebih sensitif daripada Biuret
    • Menggunakan reagen Folin-Ciocalteu

Cara Kerja Pemeriksaan Globulin LCS

  1. Uji Pandy (Kualitatif)

    • Prinsip: Pengendapan globulin dengan asam karbol
    • Hasil: Kekeruhan menunjukkan adanya globulin
  2. Elektroforesis (Kuantitatif)

    • Memisahkan fraksi protein (albumin, α1, α2, β, γ-globulin)
    • Rasio normal globulin/albumin <0.26

Prosedur Laboratorium Lengkap

  1. Pengambilan Sampel

    • Punksi lumbal di ruang L3-L4/L4-L5
    • Pengumpulan dalam tabung steril nomor 2
  2. Pengolahan Sampel

    • Sentrifugasi jika diperlukan
    • Analisis dalam 1 jam setelah pengambilan
  3. Analisis Instrumentasi

    • Spektrofotometer untuk protein total
    • Elektroforesis untuk fraksi protein

Interpretasi Hasil

KondisiProtein TotalGlobulin
Normal15-45 mg/dLRasio G/A <0.26
Meningitis Bakterial↑↑ (100-500)↑↑
Multiple SclerosisNormal/sedikit ↑↑ (pita oligoklonal)
GBS↑ (50-200)

Baca juga : PEMERIKSAAN PROTEIN DAN GLOBULIN LCS: Pentingnya Evaluasi Cairan Serebrospinal untuk Diagnosis Neurologis

Faktor yang Mempengaruhi Hasil

  1. Kontaminasi darah
  2. Penundaan pengujian
  3. Kesalahan teknik pengambilan

Follow Media Sosial Infolabmed.com melalui TelegramFacebook, dan Twitter/X. Dukung kami dengan Donasi via DANA.

Rachma Amalia Maharani
Rachma Amalia Maharani Halo saya lulusan Teknologi Laboratorium Medik yang memiliki ketertarikan besar pada dunia kesehatan dan laboratorium klinik. Berpengalaman dalam praktik laboratorium selama masa studi dan magang, terbiasa bekerja secara teliti, disiplin, dan bertanggung jawab. Saya juga aktif mengembangkan diri melalui pembelajaran mandiri. I am looking for opportunities to contribute further to the health industry to be able to apply the knowledge and interests that I have. Let's connect on Linkedin in my Portfolio https://rachma-mlt.framer.website/

Post a Comment