Mengenal Indeks Eritrosit: Kunci Penting dalam Mendiagnosis Jenis-jenis Anemia dan Implikasinya

Table of Contents

 

Mengenal Indeks Eritrosit: Kunci Penting dalam Mendiagnosis Jenis-jenis Anemia dan Implikasinya
Foto : Vecteezy

INFOLABMED.COM - Eritrosit, juga dikenal sebagai sel darah merah, adalah komponen penting dari darah yang bertanggung jawab untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh dan membawa kembali karbon dioksida dari tubuh ke paru-paru untuk diekskresikan. 

Ketika seorang pasien memiliki kadar hemoglobin yang lebih rendah dari normal, penting untuk menentukan apakah eritrosit memiliki ukuran normal dan apakah mereka memiliki konsentrasi hemoglobin yang normal.

Pengukuran indeks Eritrosit, dikenal sebagai indeks eritrosit atau eritrosit, memberikan informasi penting tentang berbagai jenis anemia.

Indeks Eritrosit

  • Volume Corpuscular Rata-rata (MCV)

MCV mengukur ukuran rata-rata atau rata-rata dari sel darah merah individual. Untuk mendapatkan MCV, hematokrit dibagi oleh total jumlah RBC. 

MCV adalah indikator dari ukuran sel darah merah. Jika MCV rendah, sel tersebut mikrositik atau lebih kecil dari normal. 

Sel darah merah mikrositik terlihat pada anemia defisiensi besi, keracunan timbal, dan penyakit genetik thalassemia mayor dan thalassemia minor

Jika MCV tinggi, sel tersebut makrositik, atau lebih besar dari normal. Sel darah merah makrositik dikaitkan dengan anemia pernisiosa dan defisiensi asam folat. 

Jika MCV berada dalam kisaran normal, sel tersebut disebut sebagai normositik. Seorang pasien yang mengalami anemia akibat perdarahan akut akan memiliki anemia normositik.

  • Hemoglobin Corpuscular Rata-rata (MCH)

MCH mengukur jumlah, atau massa, hemoglobin yang ada dalam satu RBC. Berat hemoglobin dalam satu sel rata-rata diperoleh dengan membagi hemoglobin oleh total jumlah RBC. 

Hasilnya dilaporkan dengan berat sangat kecil yang disebut pikogram (pg).

  • Konsentrasi Hemoglobin Corpuscular Rata-rata (MCHC)

MCHC mengukur proporsi setiap sel yang diambil oleh hemoglobin. Hasilnya dilaporkan dalam persentase, mencerminkan proporsi hemoglobin dalam RBC. 

Hemoglobin dibagi oleh hematokrit dan dikalikan dengan 100 untuk mendapatkan MCHC.

Nilai Normal Indeks Eritrosit

  • MCV:

    • Nilai MCV lebih tinggi pada bayi baru lahir dan bayi.
    • Pria: 80-98 fl (femtoliter)
    • Wanita: 96-108 fl
  • MCH:

    • 17-31 pg (pikogram)
  • MCHC:

    • 32-36%

Klasifikasi Anemia Menggunakan Indeks Eritrosit

  • Normositik, Normokromik Anemia:

    • MCV, MCH, dan MCHC normal.
    • Paling sering disebabkan oleh kehilangan darah akut.
  • Mikrositik, Hipokromik Anemia:

    • MCV, MCH, dan MCHC yang menurun.
    • Paling sering disebabkan oleh defisiensi besi.
  • Makrositik Anemia:

    • MCV meningkat, MCH dan MCHC yang bervariasi.
    • Paling sering disebabkan oleh defisiensi vitamin B12 (akibat anemia pernisiosa) dan defisiensi asam folat.

Indeks eritrosit memberikan informasi penting dalam diagnosis dan klasifikasi anemia. Namun, diagnosis harus didasarkan pada riwayat pasien, pemeriksaan fisik, dan prosedur diagnostik lainnya.***

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment