Pedikulosis: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Penanganannya

 

Pedikulosis: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Penanganannya
Wood lamp examination. (Foto: dermnetnz.org)

INFOLABMED.COM - Pedikulosis, atau infestasi kutu pada kulit atau rambut, merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi terutama pada anak-anak di sekolah.

Pedikulosis adalah infestasi ektoparasit berupa kutu pada kulit atau rambut manusia. 

Kutu yang umum terkait dengan pedikulosis adalah Pediculus humanus capitis, Pthirus pubis, dan Pediculus humanus corporis.

Gejala Pedikulosis

Gejala yang paling umum dari pedikulosis adalah rasa gatal, namun pasien juga dapat mengalami ekskoriasi, limfadenopati leher, konjungtivitis, dan ruam hipersensitivitas.

Patofisiologi Pedikulosis

Patofisiologi pedikulosis dimulai dengan infestasi ektoparasit pada kulit dan rambut di kepala, pubis, atau badan. 

Kutu ini menghisap darah dan menyebabkan reaksi hipersensitivitas yang mengakibatkan rasa gatal.

Diagnosis Pedikulosis

Diagnosis pedikulosis biasanya ditegakkan jika ditemukan nits, nymph, atau kutu dewasa pada area yang terinfestasi.

 Anamnesis meliputi keluhan rasa gatal yang hebat dan tindakan menggaruk yang dapat merusak kulit.

Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan fisik tergantung pada jenis dan lokasi kutu. Pada kasus pedikulosis kapitis, dapat ditemukan pioderma, makula eritematosa, ekskoriasi wheals, dan puncta hemoragik.

Diagnosis Banding dan Pemeriksaan Penunjang

Diagnosis banding meliputi eksim/urtikaria, infeksi jamur, skabies, ketombe, atau dermatitis seboroik. 

Pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan mikroskop dan wood lamp dapat membantu dalam diagnosis.

Apa itu  wood lamp

Sebuah lampu Wood tradisional adalah lampu busur merkuri rendah yang dilapisi dengan filter Wood (silikat barium dan 9% nikel oksida) dan memancarkan panjang gelombang 320–450 nm (puncak 365 nm). Lampu ini ditemukan pada tahun 1903 oleh fisikawan Baltimore, Robert W. Wood.

Cara Kerja Wood Lamp

Pemeriksaan menggunakan lampu Wood melibatkan langkah-langkah berikut:

  1. Idealnya, kulit yang akan diperiksa sebaiknya tidak baru saja dicuci atau menggunakan makeup, deodoran, atau krim pelembap, karena ini dapat menyebabkan fluoresensi yang menghasilkan hasil positif palsu.
  2. Pembersihan kulit wajah yang lembut mungkin diperlukan.
  3. Lampu Wood dihidupkan untuk memanaskan selama sekitar satu menit.
  4. Lampu ruangan dimatikan, dan tirai jendela ditutup, atau selimut hitam digunakan untuk menggelapkan lingkungan sepenuhnya.
  5. Setelah menunggu beradaptasi dengan kegelapan, kulit diperiksa dengan lampu Wood selama beberapa detik. Lampu dipegang sekitar 10-30 cm dari kulit. Pemeriksaan ini tidak menyakitkan dan aman.

Penanganan Pedikulosis

Penanganan pedikulosis meliputi penggunaan obat anti-kutu topikal, seperti permetrin atau ivermectin. 

Selain itu, penting untuk mencuci pakaian dan linen tempat tidur dengan air panas serta menyisir rambut dengan sisir khusus anti-kutu.

Pedikulosis merupakan masalah kesehatan yang umum terutama pada anak-anak di sekolah.

 Pemeriksaan dan penanganan yang tepat diperlukan untuk mencegah penyebaran infestasi kutu dan komplikasi yang mungkin timbul.***

DONASI VIA DANA ke 085862486502 Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi Anda ini akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Donasi klik Love atau dapat secara langsung via Dana melalui : 085862486502. Terima kasih.

Post a Comment

0 Comments