10 Makanan untuk Mengurangi Stres

 

10 Makanan untuk Mengurangi Stres
Ilustrasi Makanan Penghilang Stres dan Cemas. Foto : ilovelife.co.id)

INFOLABMED.COM - Kesehatan mental kita bisa dipengaruhi oleh pola makan yang sehat. Dalam artikel ini, kita akan membahas 10 makanan yang dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental Anda.

Fatty Fish

Makanan laut berlemak seperti salmon, tuna, trout, dan sardenmengandung senyawa penenang stres seperti omega-3, L-tryptophan, L-tyrosine, dan vitamin D. Senyawa ini dapat membantu meningkatkan mood dan mengurangi stres.

Kacang dan Kacang-kacangan

Diet tinggi kacang-kacangan, seperti kacang dan lentil, telah terbukti mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan mood.

 Kandungan asam amino L-tryptophan dan mineral seperti magnesium dalam kacang-kacangan membantu mengatur mood dan merespons stres.

Buah-buahan Beri

Beri kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral yang berperan dalam fungsi kognitif, regulasi mood, dan respons terhadap stres. Mengonsumsi buah-buahan ini dapat membantu menurunkan tingkat stres.

Matcha

Matcha, teh hijau bubuk, mengandung L-theanine, asam amino yang memiliki efek penenang stres dan anti-kecemasan. 

Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi matcha dapat mengurangi aktivitas penanda stres dalam tubuh.

 Buah Apel, Pir, Pisang, dan Jeruk

Studi menunjukkan bahwa konsumsi buah-buahan tertentu seperti pisang, jeruk, apel, dan pir terkait dengan penurunan tingkat stres.

 Kandungan mineral, vitamin, dan fitokimia dalam buah-buahan ini berkontribusi pada sifat penenang stres.

Sayuran Hijau dan Cruciferous

Sayuran hijau dan cruciferous, seperti bayam, brokoli, dan Swiss chard, tinggi akan nutrisi penurun stres seperti vitamin C, karotenoid, dan magnesium. 

Mengonsumsi makanan kaya magnesium dapat membantu menanggapi stres.

Biji Hemp

Biji hemp kaya magnesium dan zinc, yang membantu merespons stres. Konsumsi biji hemp dapat membantu meningkatkan kadar magnesium dan mengurangi tingkat kecemasan.

Produk Kakao

Produk kakao seperti bubuk cokelat dapat membantu meredakan stres dan meningkatkan mood. Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi produk kakao dapat memberikan perbaikan jangka pendek pada mood.

Alpukat

Alpukat mengandung magnesium dan serat, yang dapat membantu mengurangi stres. Kandungan serat dalam alpukat dapat membantu mengurangi tingkat inflamasi dalam tubuh.

Sauerkraut dan Makanan Fermentasi Lainnya

Makanan fermentasi seperti sauerkraut, kimchi, dan kefir dapat memengaruhi hormon stres dan membantu mengurangi persepsi stres. 

Konsumsi makanan ini dapat mendukung kesehatan mental melalui dukungan terhadap bakteri usus yang sehat.

Makanan yang Perlu Dibatasi atau Dihindari

Beberapa makanan dapat meningkatkan stres dan kecemasan, termasuk kafein, alkohol, pemanis buatan, gula tambahan, dan diet tertentu.

Meskipun tidak mungkin menghindari semua stres, mengubah pola makan dapat berdampak besar pada tingkat stres dan kemampuan Anda untuk mengatasinya.

 Mengadopsi pola makan sehat dengan memprioritaskan makanan yang terkait dengan tingkat stres yang rendah dapat menjadi cara efektif meningkatkan ketahanan terhadap stres dan mendukung kesehatan mental Anda.***

DONASI VIA DANA ke 085862486502 Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi Anda ini akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Donasi klik Love atau dapat secara langsung via Dana melalui : 085862486502. Terima kasih.

Post a Comment

0 Comments