Mengukur Kadar Tingkat Kolesterol Dalam Darah

 

Mengukur Kadar Tingkat Kolesterol Dalam Darah
Ilustrasi Pemeriksaan Kadar Kolesterol. (Foto : RapidEye by Canva)

INFOLABMED.COM - Sebuah pandangan mendalam pada ujian darah yang membantu mengidentifikasi tingkat kolesterol LDL dan HDL, serta lemak dalam tubuh.

Cholesterol tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Dapatkan fakta-fakta tentang ujian darah yang membantu Anda memahami tingkat kolesterol LDL, HDL, dan lemak.

Apa itu Pemeriksaan Kadar Kolesterol?

Pemeriksaan kolesterol adalah pemeriksaan darah yang mengukur jumlah kolesterol dan lemak tertentu dalam darah Anda. 

Kolesterol adalah zat seperti lilin dan lemak yang ditemukan dalam darah dan setiap sel tubuh Anda.

 Meskipun hati menghasilkan semua kolesterol yang dibutuhkan tubuh Anda, makanan juga dapat memberikan kolesterol, terutama ditemukan dalam daging, telur, unggas, dan produk susu.

Jenis Kolesterol Utama

Ada dua jenis kolesterol utama: low-density lipoprotein (LDL), atau kolesterol "jahat", dan high-density lipoprotein (HDL), atau kolesterol "baik". 

Tingkat LDL yang tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit arteri koroner dan penyakit jantung lainnya.

Tujuan Pemeriksaan Kadar Kolesterol

Pemeriksaan kolesterol memberikan informasi penting kepada Anda dan penyedia layanan kesehatan Anda tentang risiko Anda mengembangkan penyakit jantung. 

Jika hasil ujian menunjukkan kolesterol tinggi, langkah-langkah dapat diambil untuk menurunkannya, mengurangi risiko masalah jantung di masa depan.

Komponen yang Diukur

Pemeriksaan kolesterol mengukur tingkat:

  1. LDL: Kolesterol "jahat" yang merupakan sumber utama penyumbatan arteri.
  2. HDL: Kolesterol "baik" yang membantu menghilangkan kolesterol LDL "jahat".
  3. Total kolesterol: Gabungan jumlah kolesterol LDL dan HDL dalam darah.
  4. Trigliserida: Jenis lemak dalam darah yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
  5. VLDL: Very low-density lipoprotein, jenis kolesterol "jahat" lainnya.

Mengapa Perlu Pemeriksaan Kadar Kolesterol?

Anda mungkin disarankan untuk melakukan ujian kolesterol sebagai bagian dari pemeriksaan rutin. 

Ini juga bisa direkomendasikan jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung dalam keluarga atau jika Anda memiliki faktor risiko tertentu seperti hipertensi, diabetes tipe 2, merokok, kelebihan berat badan, kurang aktivitas fisik, atau diet tinggi lemak jenuh.

Prosedur Pemeriksaan Kadar Kolesterol

Ujian melibatkan pengambilan sampel darah dari urat di lengan Anda menggunakan jarum kecil. Anda mungkin perlu berpuasa selama 9-12 jam sebelum ujian.

Hasil Pemeriksaan dan Artinya Hasil Kadar Kolesterol

Hasil kolesterol biasanya diukur dalam miligram (mg) kolesterol per desiliter (dL) darah.

Hasil normal adalah kurang dari 200 mg/dL untuk total kolesterol. Tingkat LDL kurang dari 100 mg/dL dianggap optimal.

Langkah-Langkah untuk Menjaga Kolesterol Sehat

  1. Makan Sehat: Hindari atau kurangi makanan tinggi lemak jenuh dan kolesterol.
  2. Menurunkan Berat Badan: Kegemukan dapat meningkatkan kolesterol dan risiko penyakit jantung.
  3. Berolahraga Teratur: Olahraga dapat menurunkan tingkat kolesterol LDL "jahat" dan meningkatkan HDL "baik".

Tingkat kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung, penyebab nomor satu kematian di Amerika Serikat. 

Meskipun beberapa faktor risiko tidak dapat diubah, seperti usia dan genetika, tindakan dapat diambil untuk menurunkan tingkat LDL dan mengurangi risiko. 

Berbicara dengan penyedia layanan kesehatan sebelum membuat perubahan besar dalam pola makan atau rutinitas olahraga.***

DONASI VIA DANA ke 085862486502 Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi Anda ini akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Donasi klik Love atau dapat secara langsung via Dana melalui : 085862486502. Terima kasih.

Post a Comment

0 Comments