Uji ANA (Antinuclear Antibody)

 

Uji ANA (Antinuclear Antibody)
Uji ANA (Antinuclear Antibody). (Foto : Jarun011 by Canva)

INFOLABMED.COM - Uji antinuclear antibody (ANA) memeriksa apakah Anda memiliki gangguan autoimun, kondisi di mana sistem kekebalan menyerang sel-sel sehat.

Apa Itu Uji ANA (Antinuclear Antibody)?

Uji ANA adalah tes darah yang mencari antibodi antinuclear dalam darah Anda. Antibodi adalah protein yang dibuat sistem kekebalan untuk melawan zat asing, seperti virus dan bakteri. 

Namun, antibodi antinuclear menyerang sel sehat Anda sendiri. Disebut "antinuclear" karena menargetkan inti (pusat) sel.

Tujuan Penggunaan

Uji ANA digunakan untuk membantu mendiagnosis gangguan autoimun seperti:

  1. Systemic lupus erythematosus (SLE): Lupus, penyakit kronis yang memengaruhi berbagai bagian tubuh, termasuk sendi, kulit, jantung, paru-paru, pembuluh darah, ginjal, dan otak.
  2. Rheumatoid arthritis: Kondisi yang umumnya memengaruhi sendi, menyebabkan nyeri dan pembengkakan terutama pada pergelangan tangan, tangan, dan kaki.
  3. Scleroderma: Penyakit langka yang dapat memengaruhi kulit, pembuluh darah, dan organ.
  4. Sj√∂gren's syndrome: Penyakit langka yang memengaruhi kelenjar pembuat air mata dan saliva (air liur) serta bagian lain tubuh.
  5. Addison Disease: Mempengaruhi kelenjar adrenal, menyebabkan kelelahan dan kelemahan.
  6. Autoimmune hepatitis: Menyebabkan pembengkakan pada hati.

Mengapa Anda Perlu Uji ANA (Antinuclear Antibody)?

Dokter mungkin memesan uji ANA jika Anda mengalami gejala gangguan autoimun, seperti:

  • Demam
  • Ruam, lepuh, atau perubahan warna kulit
  • Kelelahan
  • Nyeri, kaku, dan pembengkakan sendi
  • Nyeri otot

Bagaimana Pelaksanaan Uji ANA (Antinuclear Antibody)?

Profesional kesehatan akan mengambil sampel darah dari vena di lengan Anda menggunakan jarum kecil.

Setelah jarum dimasukkan, sejumlah kecil darah akan dikumpulkan dalam tabung uji. Proses ini biasanya berlangsung kurang dari lima menit.

Apakah Ada Risiko pada Uji ANA (Antinuclear Antibody)?

Risiko uji darah sangat kecil. Anda mungkin merasakan sedikit nyeri atau memar di tempat jarum dimasukkan, tetapi sebagian besar gejala akan segera hilang.

Apa Arti Hasil Uji ANA (Antinuclear Antibody)?

Hasil dari uji ANA saja tidak dapat mendiagnosis penyakit tertentu. Dokter akan menggunakan hasil uji ANA bersama dengan tes lain dan informasi tentang kesehatan Anda untuk membuat diagnosis.

  • Hasil Negatif: Tidak ditemukan antibodi antinuclear dalam darah Anda, dan kemungkinan kecil memiliki gangguan autoimun. Namun, hasil negatif tidak sepenuhnya menghilangkan kemungkinan gangguan autoimun.

  • Hasil Positif: Antibodi antinuclear ditemukan dalam darah Anda. Ini bisa menjadi tanda SLE, jenis penyakit autoimun lain, infeksi virus, atau kondisi kesehatan lain. Jika hasil positif, dokter kemungkinan akan memesan lebih banyak tes untuk membuat diagnosis.

Keberadaan antibodi antinuclear dalam darah tidak selalu berarti Anda memiliki penyakit. Beberapa orang sehat memiliki antibodi antinuclear dalam darah mereka, dan tingkatnya cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Juga, beberapa obat dapat menyebabkan antibodi antinuclear.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang hasil uji, diskusikan dengan dokter Anda.***

DONASI VIA DANA ke 085862486502 Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi Anda ini akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Donasi klik Love atau dapat secara langsung via Dana melalui : 085862486502. Terima kasih.

Post a Comment

0 Comments