Pentingnya Pemeriksaan Pap Smear - Melihat Perubahan Struktur Sel Epitel

 

Pentingnya Pemeriksaan Pap Smear - Melihat Perubahan Struktur Sel Epitel
Ilustrasi Kanker Serviks. (Foto : Canva)

INFOLABMED.COM -  Pemeriksaan kanker serviks merupakan bagian penting dalam mencegah atau mendeteksi kanker secara dini. Sebuah Pap smear yang abnormal menandakan adanya perubahan sel.

Cervical cancer screening merupakan bagian penting dari upaya pencegahan kanker atau deteksi dini. Dua tes digunakan untuk pemeriksaan ini: tes Pap (smear) dan tes HPV. 

Tes Pap smear bertujuan untuk memeriksa perubahan sel pada leher rahim wanita yang bisa berkembang menjadi kanker jika tidak diobati. 

Sementara itu, tes HPV mencari human papillomavirus (HPV) yang dapat menyebabkan perubahan sel menuju kanker serviks.

Hasil Tes Pap Smear

Hasil tes Pap dapat berupa Normal (negatif), Tidak Jelas (inconclusive), atau Abnormal (positif). Jenis perubahan sel yang ditemukan meliputi:

  • ASC-US (Atypical squamous cells of undetermined significance): Perubahan sel skuamosa yang tidak jelas.
  • AGC (Atypical glandular cells): Perubahan sel kelenjar yang lebih serius daripada ASC.
  • LSIL (Low-grade squamous intraepithelial lesions): Perubahan ringan yang biasanya disebabkan oleh infeksi HPV.
  • HSIL (High-grade squamous intraepithelial lesions): Perubahan serius yang disebabkan oleh HPV.
  • ASC-H (Atypical squamous cells, cannot exclude HSIL): Sel tidak normal, dengan kemungkinan adanya HSIL.
  • AIS (Adenocarcinoma in situ): Lesi lanjutan pada jaringan kelenjar.

Tindakan Lanjutan

Jika hasil tes abnormal, dokter mungkin akan melakukan tes HPV atau kolposkopi. Kolposkopi melibatkan pemeriksaan lebih mendalam dengan lensa pembesar pada leher rahim, dan mungkin biopsi untuk deteksi kanker.

Pengobatan dan Pertimbangan

Jika ditemukan sel pra-kanker, beberapa opsi pengobatan termasuk krioterapi, terapi laser, LEEP, atau konisasi. Pengobatan kanker serviks melibatkan pembedahan, radioterapi, dan kemoterapi.

Pertanyaan untuk Dokter

  • Apa arti hasil ini?
  • Apakah perlu tes Pap atau tes HPV tambahan?
  • Perlukah kolposkopi atau biopsi?
  • Apakah saya perlu pengobatan?
  • Apakah saya berisiko terkena kanker serviks?
  • Apakah aman untuk berhubungan seks?

Meskipun hasil pemeriksaan kanker serviks bisa keliru, pemeriksaan ini telah menyelamatkan banyak nyawa. 

Diskusikan risiko Anda dengan dokter, serta pro dan kontra pemeriksaan, kapan memulai, dan seberapa sering dilakukan.

Ingatlah, informasi ini bersifat umum. Konsultasikan dengan dokter keluarga Anda untuk mengetahui apakah informasi ini berlaku untuk Anda dan dapatkan informasi lebih lanjut tentang subjek ini.***

DONASI VIA DANA ke 085862486502 Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi Anda ini akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Donasi klik Love atau dapat secara langsung via Dana melalui : 085862486502. Terima kasih.

Post a Comment

0 Comments