Gambaran Pemeriksaan Hitung Jumlah Eritrosit Metode Hematologi Analyzer dan Mikroskopik Larutan Gower

 

Gambaran Pemeriksaan Hitung Jumlah Eritrosit Metode Hematologi Analyzer dan Mikroskopik Larutan Gower

INFOLABMED.COM - Pemeriksaan hitung jumlah eritrosit merupakan salah satu pemeriksaan hematologi yang penting untuk membantu menegakkan diagnosis suatu penyakit.

 Eritrosit atau sel darah merah adalah komponen sel yang paling banyak dalam darah dengan fungsi utama mengangkut oksigen.

Pemeriksaan hitung jumlah eritrosit dapat dilakukan secara manual menggunakan mikroskop dengan larutan pengencer dan juga secara otomatis menggunakan hematologi analyzer. 

Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui jumlah eritrosit dalam satuan volume darah.

Larutan pengencer yang biasa digunakan pada metode manual untuk pemeriksaan trombosit diantaranya larutan Hayem, Saline, Rees Ecker dan Gower.

 Masing-masing larutan pengencer ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Larutan Gower misalnya dapat mencegah aglutinasi tetapi membuat eritrosit sulit dibedakan dengan kotoran karena pH asam sehingga bentuk eritrosit menjadi mengkerut.

Metode otomatis menggunakan hematologi analyzer memiliki keunggulan cepat, akurat dan presisi.

 Namun metode manual tetap diperlukan terutama pada laboratorium dengan keterbatasan fasilitas.

 Hasil pemeriksaan dengan kedua metode ini perlu dibandingkan untuk menjamin hasil yang akurat.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan hitung jumlah eritrosit antara metode hematologi analyzer dan mikroskopik larutan Gower.

 Sampel yang digunakan adalah 33 sampel darah vena dari pasien yang diperiksa di laboratorium.

Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hitung jumlah eritrosit dengan hematologi analyzer sebesar 4.371.515/mm3, sedangkan mikroskopik larutan Gower sebesar 4.722.813/mm3. 

Terdapat perbedaan rata-rata jumlah eritrosit antara kedua metode meskipun masih dalam rentang normal.

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan hitung jumlah eritrosit antara lain jenis kelamin, usia, kondisi geografis, kondisi tubuh, kualitas sampel, cara pengambilan dan penyimpanan sampel, prosedur pemeriksaan, kemampuan teknisi, kualitas alat dan bahan yang digunakan.

Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa rata-rata hitung jumlah eritrosit dengan metode mikroskopik larutan Gower lebih tinggi dibandingkan hematologi analyzer. 

Perbedaan hasil pemeriksaan ini perlu diperhatikan agar tidak menyebabkan kesalahan interpretasi. Metode hematologi analyzer sebaiknya tetap menjadi gold standar pemeriksaan hitung jumlah eritrosit.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar laboratorium melakukan validasi secara berkala untuk memastikan akurasi metode pemeriksaan manual.

 Sampel yang sama perlu diperiksa dengan kedua metode guna mendeteksi adanya perbedaan. 

Selain itu, penerapan standar prosedur operasional baku dan program jaminan mutu perlu ditingkatkan untuk meminimalkan faktor kesalahan.

Kesimpulannya, hasil pemeriksaan hitung jumlah eritrosit antara metode hematologi analyzer dan mikroskopik larutan Gower menunjukkan perbedaan meskipun masih dalam rentang normal.

 Faktor-faktor pra analitik, analitik dan pasca analitik perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil yang akurat. Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar.***

Sumber : Jurnal Fatmawati Laboratory & Medical Science ISSN 2808-8492 Vol 3 No. 2 Desember 2023 Febriyanto, Sahidan, dan Windy| 69 - 84

DONASI VIA DANA ke 085862486502 Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi Anda ini akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Donasi klik Love atau dapat secara langsung via Dana melalui : 085862486502. Terima kasih.

Post a Comment

0 Comments