Panduan Penting dalam Pengangkutan dan Pengolahan Spesimen Darah

Table of Contents

 

Panduan Penting dalam Pengangkutan dan Pengolahan Spesimen Darah

INFOLABMED.COM - Setelah berhasil mengambil spesimen darah, langkah selanjutnya yang kritis adalah pengangkutan dan pengolahan dengan benar. 

Proses ini memastikan hasil analisis laboratorium yang akurat.

Pentingnya Pengangkutan Cepat

Setelah darah diambil, spesimen seharusnya segera diangkut ke laboratorium. Karena sel darah tetap hidup di tabung pengumpulan, mereka akan terus mengolah beberapa komponen dalam darah. 

Hal ini dapat menyebabkan perubahan dalam konsentrasi beberapa komponen darah sebelum diuji di laboratorium. 

Oleh karena itu, spesimen darah sebaiknya dikirim ke laboratorium untuk pengolahan dalam waktu 1 jam, tergantung pada jenis uji. Spesimen darurat sebaiknya dikirim segera setelah diambil.

Kriteria Penolakan Spesimen

Laboratorium memiliki kriteria tertulis untuk menolak spesimen yang tidak layak diuji. Beberapa alasan umum penolakan spesimen darah termasuk identifikasi sampel yang salah, penggunaan tabung pengumpulan yang tidak tepat, jumlah darah yang tidak mencukupi, hemolisis pada sampel darah, pengangkutan sampel yang tidak benar, dan pengisian tabung antikoagulan yang tidak mencukupi.

Waktu Penanganan Spesimen

Secara umum, spesimen sebaiknya diuji dalam waktu 1 jam setelah pengambilan. Jika hal ini tidak mungkin, sampel mungkin perlu disimpan dalam lemari pendingin atau dibekukan tergantung pada jenis uji yang dilakukan. 

Beberapa spesimen darah harus dikirim melalui pos atau kurir khusus dari kantor dokter atau rumah sakit ke laboratorium referensi besar, yang dapat menyebabkan keterlambatan hingga 24 jam sebelum analisis spesimen.

Pentingnya Penyimpanan Spesimen

Setelah pengujian, sisa sampel darah harus disimpan oleh laboratorium bersama dengan sampel asli selama 24 jam untuk diuji ulang jika diperlukan. 

Sampel ini juga dapat digunakan untuk uji tambahan yang dipesan oleh dokter tanpa memerlukan tusukan vena tambahan.

Peran Mesin Pemeriksaan Multiphasic

Mesin pemeriksaan multiphasic dapat melakukan banyak tes darah dengan cepat dan secara simultan menggunakan sampel darah yang sangat kecil. 

Contohnya adalah Astra-7 atau Chem-7, yang biasanya mencakup tujuh studi berikut: natrium, kalium, klorida, kandungan CO2, BUN, kreatinin, dan glukosa. 

Keuntungan mesin ini adalah hasilnya cepat tersedia dan biayanya lebih murah dibandingkan dengan melakukan setiap uji secara individual.

Penting untuk mengikuti prosedur pengangkutan dan pengolahan spesimen darah dengan cermat untuk memastikan hasil uji laboratorium yang akurat. 

Dengan memahami langkah-langkah ini, kita dapat memastikan keandalan dan integritas data klinis yang diperoleh dari analisis darah.***


Sumber : Mosby's Pagana. Manual of Diagnostic and Laboratory Test Fifth Edition.

Infolabmed
Infolabmed infolabmed.com merupakan kanal informasi tentang Teknologi Laboratorium Medik meliputi Materi Kuliah D3 dan D4, Informasi Seminar ATLM, Lowongan Kerja. Untuk dukung website infolabmed tetap aktif silahkan ikut berdonasi melalui DANA = 085862486502.

Post a Comment