Pewarnaan Metilen Biru atau Methylene Blue

 

Pewarnaan Metilen Biru atau Methylene Blue

INFOLABMED.COM - Methylene Blue atau Metilen biru adalah pewarna kationik. Secara sederhana, metilen biru  adalah pewarna biru yang bermuatan positif dan berikatan dengan komponen sel yang bermuatan negatif seperti inti, DNA, atau RNA yang ada di sitoplasma. 

Sel-sel ini  biasanya memiliki afinitas rendah. Metilen biru adalah pewarna yang populer digunakan untuk berbagai kegiatan, termasuk identifikasi bakteri dan struktur sel baik pada sel tumbuhan maupun sel hewan. 

Larutan Methylene Blue digunakan untuk  mewarnai sel. Tujuan pewarnaan dengan methylene blue adalah  untuk menentukan kematian sel. 

Ketika pewarna methylene blue diberikan ke sampel,  sel yang sehat menyebabkan pewarna menjadi tidak berwarna.

Methylene blue digunakan untuk beberapa tujuan,  termasuk sebagai antidepresan, pengobatan keracunan sianida, dan indikator titrasi di laboratorium. 

Pewarna ini berubah menjadi  biru gelap ketika larut dalam air. Ini  digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah untuk berbagai prosedur. 

Ini adalah indikator redoks  yang efisien dalam kimia karena menjadi jernih ketika bersentuhan dengan zat pengurang. 

Digunakan sebagai bantuan titrasi  dalam larutan. Juga  digunakan sebagai pigmen dalam mikrobiologi untuk menganalisis rantai asam nukleat. 

Ini dapat ditambahkan  ke dalam larutan untuk mewarnai RNA dan DNA untuk analisis visual.

Methylene Blue  dapat digunakan sebagai counterstain. Untuk menggunakan counterstain, Anda harus mendekolorisasi pewarna utama  menggunakan agen dekolorisasi (larutan asam-alkohol).

Dalam beberapa keadaan tidak diperlukan pulasan Gram atau Ziehl-Neelsen, yaitu jika hanya menghendaki menyatakan adanya jasad renik saja.

Dalam hal itu, pulasan yang cepat dan tepat ialah memakai larutan metilen biru umpamanya menurut Loeffler (Lihat pada larutan cara Ziehl-Neelsen).

Cara Pulasan Metilen Biru

  1. Rekatlah sediaan yang sudah kering pada hawa udara dengan api.
  2. Pulaslah dengan metilen biru selama 1/2 - 3 menit.
  3. Cuci dengan aqua dest, keringkan dan periksa.

Catatan

Lamanya pulasan ditentukan oleh bahan yang diperiksa dan oleh tebalnya sediaan. Dalam pulasan ini bentuk sel-sel badan lebih terjaga daripada dengan pulasan Gram atau Ziehl-Neelsen.


Sumber rujukan :

  1. Gandasoebrata, R. (2004). Penuntun Laboratorium Klinik. Dian Rakyat:Jakarta.
  2. Macsenlab. Methylene Blue as a Stain | What is it used for with Example. Diakses tanggal 28 November 2023. Link akses :https://www.macsenlab.com/blog/staining-with-methylene-blue-different-uses-and-example/

DONASI VIA DANA ke 085862486502 Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi Anda ini akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Donasi klik Love atau dapat secara langsung via Dana melalui : 085862486502. Terima kasih.

Post a Comment

0 Comments