Pentingnya Uji Alpha-Fetoprotein (AFP) pada Kehamilan: Pengertian, Tujuan, dan Prosedur

 

Pentingnya Uji Alpha-Fetoprotein (AFP) pada Kehamilan Pengertian, Tujuan, dan Prosedur

INFOLABMED.COM - Uji Alpha-Fetoprotein (AFP) merupakan uji darah yang seharusnya dilakukan oleh semua ibu hamil. 

Uji ini bertujuan untuk mengukur kadar AFP, sejenis protein yang berkembang dalam hati janin. Kadar AFP yang tidak normal dapat menjadi indikasi adanya masalah seperti gangguan genetik atau cacat tabung saraf. Jika hasil uji AFP Anda tidak biasa, Anda akan memerlukan uji lanjutan.

Apa itu uji alpha-fetoprotein (AFP)?

Uji alpha-fetoprotein (AFP) adalah uji darah untuk ibu hamil. Para penyedia layanan kesehatan menggunakan uji AFP untuk memeriksa risiko cacat lahir atau kondisi genetik pada janin.

Apa itu uji tumor marker AFP?

Secara umum, para penyedia layanan kesehatan menggunakan uji AFP pada ibu hamil. Namun, dalam beberapa kasus, penyedia kesehatan Anda mungkin memesan uji tumor marker AFP ketika Anda tidak hamil. Uji tumor marker memiliki tujuan yang berbeda dibandingkan uji AFP untuk ibu hamil.

Kapan uji AFP dilakukan selama kehamilan?

Ibu hamil biasanya menjalani uji AFP antara minggu ke-16 hingga ke-22 kehamilan.

Tujuan Uji AFP

Apa yang diperiksa oleh uji AFP?

Uji ini dapat mendeteksi:

  • Gangguan genetik, seperti sindrom Down atau sindrom Turner.
  • Kesalahan perhitungan tanggal kelahiran.
  • Kehamilan ganda, seperti kandungan kembar atau triplet.
  • Cacat tabung saraf, seperti spina bifida atau anencephaly.

Prosedur Uji AFP

Bagaimana uji AFP bekerja?

Uji AFP adalah uji darah. Selama uji darah, penyedia layanan kesehatan Anda akan:

  • Menyuntikkan jarum ke salah satu vena lengan Anda.
  • Mengumpulkan satu tabung (vial) darah.
  • Menarik jarum dan menempatkan kapas serta perban di area tersebut.

Bagaimana persiapan untuk uji AFP?

Tidak ada persiapan khusus untuk uji darah AFP. Umumnya, tetap terhidrasi dengan minum banyak air dapat membantu proses pengambilan darah berjalan lebih cepat dan lancar.

Hasil dan Tindak Lanjut

Apa yang perlu saya ketahui tentang hasil uji AFP?

Jika hasil uji AFP Anda tidak normal, penyedia Anda akan memesan lebih banyak uji untuk mengonfirmasi diagnosis. 

Kadar AFP yang lebih tinggi dari biasanya dapat mengindikasikan cacat tabung saraf. Kadar AFP yang lebih rendah dari biasanya dapat menunjukkan bahwa janin memiliki gangguan genetik seperti sindrom Down.

Apakah uji AFP adalah satu-satunya uji yang saya butuhkan?

Jika kadar AFP Anda di luar kisaran normal, penyedia Anda kemungkinan besar akan memesan lebih banyak uji untuk mendiagnosis atau menyingkirkan kondisi lain.

Seberapa akurat uji AFP?

Uji AFP adalah alat yang baik untuk mendeteksi gangguan genetik atau cacat tabung saraf. Namun, tidak sempurna. 

Dalam setiap 1.000 ibu hamil yang menjalani uji AFP, hingga 50 orang mendapatkan hasil yang tidak normal. Dari 50 itu, hanya sekitar 1 dari 16 memiliki bayi dengan gangguan genetik atau cacat tabung saraf.

Kesimpulan Pentingnya Uji Alpha-Fetoprotein (AFP) pada Kehamilan

Uji Alpha-Fetoprotein adalah alat penting untuk mendeteksi risiko gangguan genetik atau cacat tabung saraf pada janin. 

Meskipun hasil uji AFP tidak selalu menunjukkan adanya masalah, penting untuk menjalani uji lanjutan jika hasilnya tidak normal. 

Diskusikan dengan penyedia kesehatan Anda tentang hasil uji AFP dan langkah-langkah tindak lanjut yang mungkin diperlukan.***

Sumber :

  1. Cleveland Clinic. 2022. Alpha-Fetoprotein (AFP) Test. Diakses tanggal 12 November 2023. Link : https://my.clevelandclinic.org/health/diagnostics/24301-alpha-fetoprotein-test




DONASI VIA DANA ke 085862486502 Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi Anda ini akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Donasi klik Love atau dapat secara langsung via Dana melalui : 085862486502. Terima kasih.

Post a Comment

0 Comments