Meningkatnya Kasus Penyakit Pernapasan, Dr. Erlina Burhan Ingatkan Pentingnya Pemeriksaan di Indonesia

 

Meningkatnya Kasus Penyakit Pernapasan, Dr. Erlina Burhan Ingatkan Pentingnya Pemeriksaan di Indonesia

INFOLABMED.COM - Dunia saat ini tengah menghadapi tantangan serius dengan meningkatnya kasus penyakit pernapasan pneumonia yang disebut 'misterius' dan merebak di China,  terutama menyerang anak-anak. 

Penyakit ini ternyata disebabkan oleh infeksi Mycoplasma pneumoniae,  yang umumnya menyebabkan infeksi ringan pada sistem pernapasan.

Di Indonesia, situasinya tidak jauh berbeda.  Dr. Erlina Burhan, seorang dokter spesialis paru dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI),  menjelaskan bahwa kasus batuk dan pilek di Indonesia memang mengalami peningkatan. 

Namun, apakah peningkatan ini terkait dengan Mycoplasma pneumoniae atau tidak,  masih menjadi misteri.

Menurut dr. Erlina,  peningkatan kasus batuk dan pilek dapat disebabkan oleh polusi udara. 

Namun, kelemahan kita terletak pada kurangnya pemeriksaan terkait Mycoplasma pneumoniae,  karena pemeriksaan ini bukanlah pemeriksaan rutin. 

Dr. Erlina mengajak Kementerian Kesehatan untuk  melakukan pemeriksaan yang lebih intensif terhadap kasus-kasus ini.

"Dalam kondisi seperti sekarang, kita perlu memperhatikan pasien yang berpotensi terinfeksi bakteri serupa. Khususnya,  kita harus waspada terhadap pasien yang mengalami batuk dan pilek, terutama jika di rumah sakit terdapat kasus pneumonia," tutur dr. Erlina dalam konferensi pers virtual pada Kamis, 30 November 2023.

Lebih lanjut,  dr. Erlina menyoroti pentingnya pemeriksaan menggunakan swab, yang memerlukan reagen khusus. 

Ia berharap pemerintah  dapat menyediakan reagen tersebut di rumah sakit tertentu agar pemeriksaan dapat dilakukan secara efektif.

Dalam konteks ini,  dr. Erlina memberikan peringatan kepada orang tua untuk tidak mengizinkan anak-anak yang mengalami gejala batuk dan pilek pergi sekolah atau bermain dengan teman-teman sebayanya. Ia mengkhawatirkan  hal ini dapat memicu penularan penyakit pernapasan.

"Anak-anak yang mengalami gejala batuk dan  pilek sebaiknya tidak pergi sekolah atau bermain dengan teman-teman sebaya. Kita harus mencegah penularan,  apapun penyebabnya, baik itu Mycoplasma pneumoniae, influenza, atau virus lainnya," tambah dr. Erlina.

Ia juga menekankan  pentingnya edukasi kepada anak-anak untuk menjaga kebersihan diri, seperti mencuci tangan dan menggunakan masker. 

Orang tua diminta  untuk secara aktif memantau kondisi kesehatan anak sebelum pergi sekolah, termasuk memeriksa apakah ada gejala demam atau batuk pilek.

Dengan langkah-langkah ini,  diharapkan dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit pernapasan di masyarakat, menjaga kesehatan anak-anak, dan mendukung upaya pencegahan yang lebih baik.***

DONASI VIA DANA ke 085862486502 Bantu berikan donasi jika artikelnya dirasa bermanfaat. Donasi Anda ini akan digunakan untuk memperpanjang domain www.infolabmed.com. Donasi klik Love atau dapat secara langsung via Dana melalui : 085862486502. Terima kasih.

Post a Comment

0 Comments